Apa Itu PDSS? Sekolah Lalai Daftar, Siswa Terancam Gagal Daftar Kuliah Jalur Prestasi PTN

Husna Rahmayunita

Selasa, 04 Februari 2025 | 20:52 WIB
Apa Itu PDSS? Sekolah Lalai Daftar, Siswa Terancam Gagal Daftar Kuliah Jalur Prestasi PTN
Ilustrasi PDSS [ANTARA]

Suara.com - Sederet siswa dari SMAN 1 Mempawah, Kalimantan Barat dan SMKN 2 Surakarta kompak menggelar demo terhadap pihak sekolah. Usut punya usut, para siswa dari kedua sekolah tersebut punya keluhan yang sama yakni pihak sekolah dinilai lalai dan tak sempat mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).

Kelalaian tersebut berujung ke hilangnya peluang siswa SMAN 1 Mempawah dan SMKN 2 Surakarta untuk kuliah. Pasalnya, kegagalan mengisi PDSS berarti para siswa kedua sekolah tersebut tak bisa mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi atau SNBP 2025.

Penutupan pengisian PDSS diketahui telah ditutup pada 31 Januari 2025 lalu dan kedua belah pihak sekolah gagal mengunggah data sebelum tenggat waktu.

Lantas, apa itu PDSS? Bagaimana prosedur pendaftaran SNBP dari pengisian data PDSS oleh sekolah hingga pendaftaran dari pihak siswa?

Mengenal PDSS: Data nilai siswa yang dilaporkan ke panitia SNBP

Ilustrasi kuliah, kapan terakhir pengisian PDSS SNMPTN 2022 (Freepik)
Ilustrasi kuliah, kapan terakhir pengisian PDSS SNMPTN 2022 (Freepik)

PDSS meliputi data prestasi dan performa siswa selama ia menempuh tiga tahun pembelajaran di tingkat SMA.

Data yang dihimpun berupa nilai dari setiap mata pelajaran hingga prestasi akademik dan nonakademik apa saja yang telah ditorehkan oleh siswa tersebut.

Pihak sekolah harus melakukan input data secara akurat sesuai dengan laporan nilai siswa yang tercantum di rapor.

Jika terjadi kesalahan atau ketidaksesuaian, maka data siswa yang bersangkutan tak valid dan berujung ke ia gagal melaju ke SNBP.

baca juga

Selain data PDSS, sekolah juga punya tugas tambahan untuk melakukan verifikasi data ke Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikbudristek.

Pengisian PDSS oleh pihak sekolah

Sesuai dengan informasi yang disediakan oleh pihak panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), berikut prosedur dan tata cara pengisian PDSS oleh pihak sekolah:

  1. Sekolah melakukan verifikasi data sekolah melalui situs pdss.ltmpt.ac.id,
  2. Login ke akun LTMPT yang telah terdaftar,
  3. Isi data sekolah di kolom yang tersedia, 
  4. Jika ada data yang belum sesuai, segera lakukan verifikasi dan validasi data di vervalsp.data.kemendikbud.go.id,
  5. Lakukan finalisasi data untuk mengunci pengisian data sekolah,
  6. Isi data siswa dengan file berformat CSV,
  7. Buat pilihan kurikulum dan isi data terkait mata pelajaran, KKM, dan jumlah jam pelajaran untuk semua jenjang, jurusan, dan jenis program
  8. Lakukan finalisasi data untuk mengunci pengisian data siswa,
  9. Unggah nilai siswa dengan file berformat CSV,
  10. Lakukan finalisasi nilai siswa

Tahapan pendaftaran SNPB oleh siswa

Setelah pihak sekolah menyelesaikan pengisian PDSS, maka siswa dapat mendaftar SNPB secara mandiri melalui tautan https://portal-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id./

Siswa juga diminta untuk melakukan pendaftaran sesuai dengan tata cara sebagai berikut:

  1. Masuk ke laman tautan dan lakukan pendaftaran akun
  2. Pilih 'Daftar Akun Siswa'
  3. Masukkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), dan tanggal lahir dengan benar,
  4. Masukan email atau surel aktif,
  5. Lakukan verifikasi email melalui pesan yang telah dikirimkan ke kotak masuk email yang telah didaftarkan,
  6. Klik tautan yang tersedia untuk aktivasi akun,
  7. Masuk kembali ke laman SNPB,
  8. Masukan seluruh data yang diminta sesuai dengan kolom data,
  9. Periksa kembali data yang telah diisi di kolom masing-masing,
  10. Lakukan finalisasi 'Simpan Permanen' untuk mengunci data akun mulai 1 Februari 2025,
  11. Unduk bukti permanen dan simpan baik-baik 
  12. Pilih program studi yang diinginkan dengan ketentuan:
    • Jika memilih dua prodi, salah satu harus berada di PTN dalam provinsi yang sama dengan sekolah asal,
    • Khusus siswa dari Papua, jika memilih dua prodi, salah satunya harus berada di PTN yang berlokasi di Papua,
    • Jika hanya memilih satu prodi, boleh dari PTN di provinsi mana pun.
    • Setelah menentukan pilihan, tekan 'Simpan semua pilihan' untuk mengamankan data
  13. Isi portofolio karya untuk peserta yang memilih program studi di bidang seni atau olahraga
  14. Isi prestasi yang telah dicapai oleh peserta (bersifat opsional),
  15. Lakukan finalisasi data. 

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berapa Jurusan yang Bisa Dipilih di SNBP 2025? Ini Informasi Resminya

Berapa Jurusan yang Bisa Dipilih di SNBP 2025? Ini Informasi Resminya

Lifestyle | Selasa, 04 Februari 2025 | 16:30 WIB

Berapa Rata-rata Nilai Rapor untuk Daftar SNBP 2025?

Berapa Rata-rata Nilai Rapor untuk Daftar SNBP 2025?

Lifestyle | Selasa, 04 Februari 2025 | 08:20 WIB

Kapan Daftar SNPMB 2025 untuk Jalur SNBP? Siap-siap Mulai Besok, Catat Tanggalnya!

Kapan Daftar SNPMB 2025 untuk Jalur SNBP? Siap-siap Mulai Besok, Catat Tanggalnya!

Lifestyle | Senin, 03 Februari 2025 | 15:39 WIB

Terkini

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:55 WIB

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

×