Nasib Pendaki Gunung Lawu yang Kencingi Telaga Kuning, Auto Dilarang Mendaki di Jawa

Nur Khotimah, Fita Nofiana

Rabu, 05 Februari 2025 | 17:10 WIB
Nasib Pendaki Gunung Lawu yang Kencingi Telaga Kuning, Auto Dilarang Mendaki di Jawa
Pendaki 'kencingi' Telaga Kuning (Instagram)

Suara.com - Pengguna media sosial dibuat geram dengan aksi seorang pria yang mengencingi Telaga Kuning, Gunung Lawu. Apalagi aksi pendaki tersebut direkam dan diviralkan di media sosial. 

Diketahui belakangan, seorang pendaki pria viral di media sosial usai mengunggah video kencing sambil berdiri di Telaga Kuning, Gunung Lawu. Videonya yang tersebar di media sosial lantas membuat pria tersebut banjir kecaman. 

Usai viral, pria yang belakangan diketahui bernama Abu Khoir itu menghapus videonya. Ia kemudian melakukan klarifikasi bahwa aksinya hanya pura-pura kencing dengan menggunakan botol air minum. 

Meski sudah meminta maaf dan klariikasi, pendaki tersebut mendapatkan sanksi kena blacklist tak boleh mendaki di seluruh gunung di Jawa. Sanksi itu diterapkan lantaran pendaki asal Semarang itu dianggap tak beretika. 

Video Abu Khoir yang kembali diunggah akun Instagram @/campermagz sontak menuai berbagai respons dari warganet. 

"Pentingnya attitude dan sopan santun," komentar warganet. 

"Dia belum kena kualat aja tuh," tulis warganet di kolom komentar. 

"Ini akhirnya udah kena blacklist sih," timpal lainnya.

Berkaca dari kasus tersebut, tidak ada salahnya untuk menilik lagi etika naik gunung yang perlu diperhatikan para pendaki. Apa saja?

baca juga

Etika Naik Gunung 

Bagi pendaki gunung, ada sejumlah etika yang perlu ditaati, antara lain: 

1. Jaga Sopan Santun

Menjaga sopan santun menjadi hal yang diperlukan saat naik gunung. Usahakan tidak bertindak sembrono dan semaunya sendiri. 

2. Tidak Merusak Tanaman

Saat mendaki gunung, pendaki tentu tidak diperbolehkan merusak tanaman. Seperti merusak tanaman langka, menebang pohon, dan lain sebagainya. 

3. Tidak Meninggalkan Sampah

Saat mendaki gunung, hal yang sering didengar adalah 'jangan tinggalkan apa pun selain jejak'. Ungkapan itu juga berlaku untuk sampah. Jangan menjadi pecinta alam yang malah merusak alam dengan meninggalkan sampah. 

4. Menghormati Kepercayaan Sekitar

Setiap gunung atau alam memiliki cerita sendiri. Entah sekadar mitos atau cerita rakyat, pendaki tentu  harus menghormati kepercayaan masyarakat sekitar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Kencingi Muka Wanita Diduga Ibunya, Pemuda Ini Dikecam Netizen karena Dicap Durhaka: Kelakuannya Ngalahin Iblis

Viral Kencingi Muka Wanita Diduga Ibunya, Pemuda Ini Dikecam Netizen karena Dicap Durhaka: Kelakuannya Ngalahin Iblis

News | Rabu, 18 Desember 2024 | 14:30 WIB

30 Penerbangan Dibatalkan Akibat Erupsi Gunung Lewotobi, BMKG Bali Beri Update Terkini

30 Penerbangan Dibatalkan Akibat Erupsi Gunung Lewotobi, BMKG Bali Beri Update Terkini

Bisnis | Rabu, 13 November 2024 | 16:02 WIB

Daftar Pendaki Hilang di Gunung Slamet: Kisah Tragedi 1985 dan 2001

Daftar Pendaki Hilang di Gunung Slamet: Kisah Tragedi 1985 dan 2001

Lifestyle | Senin, 14 Oktober 2024 | 21:47 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×