Tips Menjaga Konsentrasi Belajar Anak

Suhardiman Suara.Com
Minggu, 09 Februari 2025 | 11:50 WIB
Tips Menjaga Konsentrasi Belajar Anak
Ilustrasi Anak Belajar. (Pexels/Oleksandr Pidvalnyi)

Suara.com - Pendidikan sejak dini memainkan peran krusial dalam membentuk fondasi perkembangan anak secara holistik. Meningkatkan konsentrasi belajar anak memerlukan pendekatan holistik yang melibatkan manajemen waktu, lingkungan belajar, dan dukungan nutrisi.

Berikut strategi efektif berdasarkan penelitian dan rekomendasi ahli:

Manajemen Waktu dan Jadwal

1. Atur waktu belajar dengan interval pendek

Gunakan metode 10-15 menit belajar diikuti istirahat 5 menit untuk menjaga fokus optimal. Sesuaikan durasi dengan kemampuan individual anak.

2. Buat jadwal harian visual

Tempelkan papan jadwal dengan detail waktu belajar, bermain, dan istirahat untuk membangun disiplin.

3. Tentukan batas waktu tugas

Beri deadline realistis untuk mencegah kelelahan dan meningkatkan efisiensi.

4. Lingkungan Belajar Optimal

- Minimalkan gangguan

Matikan TV/gadget selama sesi belajar. Gunakan ruang khusus belajar dengan pencukupan cahaya dan sirkulasi udara baik.

- Sesuaikan dengan gaya belajar

Fasilitasi kebutuhan visual (poster warna-warni), auditori (rekaman audio), atau kinestetik (aktivitas praktik).

5. Dukungan Nutrisi

- Sarapan tinggi protein

Telur, ikan salmon, atau daging tanpa lemak untuk energi berkelanjutan.

- Camilan kaya omega-3

Kacang almond, biji chia, atau alpukat untuk perkembangan sel otak.

- Hindari gula berlebihan

Ganti permen dengan buah segar seperti pisang atau beri untuk stabilkan gula darah.

6. Strategi Pembelajaran

- Fokus pada satu tugas

Hindari multitasking dengan membagi materi kompleks menjadi bagian kecil.

- Gunakan alat bantu visual

Mind mapping atau diagram warna untuk materi abstrak.

- Integrasikan dengan aktivitas harian

Hitung jumlah apel saat berbelanja atau baca rambu lalu lintas sebagai latihan.

Yang perlu dihindari:

- Paparan layar >1 jam/hari tanpa pengawasan.
- Jadwal belajar tanpa jeda istirahat.
- Kritikan berlebihan saat anak kesulitan fokus.

Konsistensi dalam penerapan strategi ini selama 3-4 minggu biasanya menunjukkan peningkatan signifikan dalam daya konsentrasi. Jika masalah fokus berlanjut, konsultasikan ke profesional untuk mengevaluasi kemungkinan gangguan belajar spesifik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI