Rekam Jejak Fiersa Besari, Musisi yang Selamat dari Tragedi Puncak Carstensz

Yasinta Rahmawati

Senin, 03 Maret 2025 | 17:52 WIB
Rekam Jejak Fiersa Besari, Musisi yang Selamat dari Tragedi Puncak Carstensz
Potret Fiersa Besari. (Instagram.com/fiersabesari)

Suara.com - Publik kini tengah dihebohkan dengan tragedi Puncak Carstensz, Papua yang menelan nyawa dua orang pendaki wanita asal Indonesia, yaitu Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono. Keduanya dilaporkan mengalami hipotermia sebelum akhirnya meninggal dunia saat akan turun dari Puncak Carstensz.

Berita ini pun ikut mencuat karena salah seorang dari pendaki Puncak Carstensz yaitu musisi Fiersa Besari dikabarkan menjadi salah satu dari rombongan dua pendaki wanita tersebut.

Isu soal keberadaan Fiersa yang sempat hilang kontak pun juga terungkap dari unggahan sang istri, Aqia Nurfadla yang sempat mencari cari sang suami usai berita soal tewasnya dua pendaki wanita tersebut beredar.

Setelah hampir 2 hari tanpa kabar, Fiersa akhirnya muncul ke publik dan memberi kabar bahwa dirinya selamat dari tragedi tersebut karena ternyata berbeda tim dengan dua pendaki wanita tersebut.

"Saya tergabung dalam tim yang terdiri dari tiga orang, sedangkan Bu Lilie dan Bu Elsa tergabung dalam tim yang terdiri dari empat orang, beda tur operator," tulis Fiersa dalam unggahannya di Instagram @fiersabesari pada Senin (03/03/2025).

Fiersa juga mengungkap bahwa ia dan timnya baru mengetahui tragedi Carstensz tersebut saat sampai di basecamp Yellow Valley yang bisa dikatakan menjadi titik cukup aman setelah mendaki dan turun dari Carstensz.

Tak hanya itu, Fiersa juga mengunggah video saat ia sudah berada di Puncak Carstenzs dan meminta doa agar bisa pulang dengan selamat.

"Saya bisa melewati di tempat yang saya tidak pernah percayai saya bisa berada disini yaitu Carstensz Pyramid, puncak tertinggi di Indonesia. Terima kasih atas doanya, doakan kami semua pulang dengan selamat," ucap Fiersa sambil menahan tangis.

Fiersa pun mengaku masih syok dengan kejadian yang menimpa rekan pendakinya tersebut. Ia juga meminta agar warganet tidak memperkeruh suasana dengan menyebarkan berita hoaks.

baca juga

Sosok Fiersa sendiri sudah lama dikenal sebagai pencinta alam. Ia pun mulai rutin naik gunung sejak tahun 2012 saat ia baru memulai karier musiknya.

Lalu, seperti apa rekam jejak seorang Fiersa Besari? Simak inilah selengkapnya.

Rekam Jejak Fiersa Besari

Nama Fiersa Besari mulai dikenal publik sejak tahun 2014 saat lagu yang dipopulerkannya berjudul Waktu Yang Salah meledak di belantara musik Indonesia.

Sebelum namanya dikenal sebagai penyanyi dan musisi, Fiersa ternyata pernah menjadi pemain bass di grup band bersama teman-temannya. Di awal merintis kariernya, Fiersa mengawali semuanya sebagai vokalis di grup musik bernama Hellfairies dan Eat Well Earl.

Namun karena pertimbangan perkembangan karier, Fiersa akhirnya memutuskan untuk bersolo karier di tahun 2012. Dua tahun merilis single dan album, nama Fiersa akhirnya meledak lewat lagu Waktu Yang Salah dan Celengan Rindu yang rilis tahun 2014 lewat album Tempat Aku Pulang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Segini Biaya Fantastis untuk Bisa Mendaki ke Puncak Carstensz Papua

Segini Biaya Fantastis untuk Bisa Mendaki ke Puncak Carstensz Papua

Lifestyle | Senin, 03 Maret 2025 | 17:42 WIB

Fiersa Besari Rayakan Ulang Tahun di Puncak Tertinggi Indonesia: Hari yang Istimewa...

Fiersa Besari Rayakan Ulang Tahun di Puncak Tertinggi Indonesia: Hari yang Istimewa...

Entertainment | Senin, 03 Maret 2025 | 17:40 WIB

The Seven Summits Indonesia, Impian Terakhir Lilie Wijayati dan Elsa Laksono Taklukkan Puncak Carstensz

The Seven Summits Indonesia, Impian Terakhir Lilie Wijayati dan Elsa Laksono Taklukkan Puncak Carstensz

Lifestyle | Senin, 03 Maret 2025 | 15:56 WIB

Terkini

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:42 WIB

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi

Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:34 WIB

Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja

Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:32 WIB

Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO

Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO

Jakarta | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan

Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:27 WIB

Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?

Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:26 WIB

×