Hibisc Fantasy Puncak Punya Siapa? Tegas Dibongkar Dedi Mulyadi Walau Baru Dibuka

Farah Nabilla, Elvariza Opita

Jum'at, 07 Maret 2025 | 11:38 WIB
Hibisc Fantasy Puncak Punya Siapa? Tegas Dibongkar Dedi Mulyadi Walau Baru Dibuka
Suasana bangunan yang telah dibongkar di tempat wisata Hibisc Fantasy Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (6/3/2025). [ANTARA FOTO/Lintang/Arf/nz]

Suara.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menutup tempat wisata di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor menyusul tingginya banjir yang terjadi. Padahal taman bermain Hibisc Fantasy Puncak baru dibuka pada 11 Desember 2024.

Bukan tanpa alasan, ada indikasi banjir besar yang terjadi di sejumlah daerah Jabar sekarang tidak terlepas dari alih fungsi kebun teh dan hutan di Puncak menjadi tempat wisata.

"Ini mah kalau air dia (langsung turun tanpa resapan)," tutur Dedi saat menginspeksi kawasan Hibisc Fantasy Puncak, dilihat di Instagram-nya, Jumat (7/3/2025). "Yang repot yang di bawah itu, yang di kampung."

Alhasil Dedi bersama sejumlah pihak berwenang dan warga membongkar tempat wisata tersebut. Aksi tegas Dedi ini pun membuatnya ramai dibanjiri pujian warganet.

Selain itu, sorotan terhadap Hibisc Fantasy Puncak juga ikut meningkat, termasuk memunculkan pertanyaan siapa sebenarnya pemilik dan pengelola tempat wisata tersebut?

Usut punya usut, tempat wisata di wilayah Cisarua itu ternyata milik BUMD Jawa Barat, PT Jaswita Lestari Jaya. Perusahaan ini sendiri merupakan anak usaha dari PT Jasa dan Kepariwisataan Jabar (Perseroda).

Dilansir dari laman resminya, PT Jaswita Lestari Jaya berlokasi di Grha Jaswita, Jl. Lengkong Besar No. 135 Bandung. Perusahaan ini mulai didirikan pada 8 Februari 2018.

Proporsi kepemilikan saham atas PT Jaswita Lestari Jaya per tahun 2023 adalah 70% milik PT Jasa dan Kepariwisataan Jabar (Perseroda) dan 30% PT Bajo Tirba Juara.

Sejak tahun 2023 pula, perusahaan ini menempatkan Hendra Guntara sebagai Komisaris Utama, Himawan sebagai Komisaris, R. Ridha Wirahman P., sebagai Direktur Utama, dan Angga Syafriel Prasetyo Latief sebagai Direktur Operasional.

baca juga

Pihak PT Jaswita Lestari Jaya sendiri ternyata sudah sempat mengklarifikasi masalah ketidaksesuaian penggunaan lahan yang menjadi salah satu kontroversi Hibisc Fantasy Puncak.

"Yang diizinkan berapa hektar?" tanya Dedi.

"Yang diizinkan awalnya memang 15 hektar, kemudian PTPN meminta kami untuk menambah menjadi 23 hektar," jelas perwakilan PT Jaswita Lestari Jaya.

"PTPN-nya yang meminta ya? Jadi PTPN merekomendasikan, memberikan izin, untuk dibangun 21 hektar? Ya KSO-nya 21 hektar?" jawab Dedi memastikan.

Dijelaskan lebih jauh, sebanyak 3 hektar kawasan tersebut awalnya adalah kebun teh, sedangkan sisanya adalah hutan. Namun malah dibeton demi menjadi tempat wisata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Hibisc Fantasy Puncak Bogor, Belum Genap 3 Bulan Buka Sudah Dibongkar Dedi Mulyadi

Profil Hibisc Fantasy Puncak Bogor, Belum Genap 3 Bulan Buka Sudah Dibongkar Dedi Mulyadi

News | Jum'at, 07 Maret 2025 | 11:26 WIB

Pelajar Tagih Janji Perbaikan Sekolah ke Walkot Bekasi saat Banjir, Panen Dukungan Publik

Pelajar Tagih Janji Perbaikan Sekolah ke Walkot Bekasi saat Banjir, Panen Dukungan Publik

Bisnis | Jum'at, 07 Maret 2025 | 10:41 WIB

Liburan Antiboros! 4 Destinasi Wisata dengan Promo Spesial Ramadan

Liburan Antiboros! 4 Destinasi Wisata dengan Promo Spesial Ramadan

Your Say | Jum'at, 07 Maret 2025 | 10:23 WIB

Terkini

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Hasto Soal Putusan MA Ijazah Gibran: Tak Ada Kebohongan Abadi dalam Politik

Hasto Soal Putusan MA Ijazah Gibran: Tak Ada Kebohongan Abadi dalam Politik

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Perbedaan Fungsi Retinol, Niacinamide, dan Vitamin C, Mana yang Dibutuhkan Kulitmu?

Perbedaan Fungsi Retinol, Niacinamide, dan Vitamin C, Mana yang Dibutuhkan Kulitmu?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:40 WIB

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:17 WIB

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum

Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:04 WIB

7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis

7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:47 WIB

×