Suara.com - Dataran tinggi Dieng yang terletak di antara Kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara, Jawa Tengah, merupakan kawasan yang menawarkan berbagai destinasi wisata pesona alam luar biasa. Dengan ketinggian lebih dari 2.000 meter di atas permukaan laut, Dieng sering disebut sebagai "negeri di atas awan". Ini karena pemandangan kabutnya yang memukau.
Selain panorama yang indah, di kawasan ini juga menyadikan udara sejuk, serta nilai historis yang kaya akan budaya dan sejarah. Mau tahu apa saja rekomendasi tempat wisata di Dieng? Berikut di antaranya.
1. Telaga Warna

Telaga Warna adalah salah satu ikon wisata Dieng yang terkenal dengan keunikan airnya yang bisa berubah warna, mulai dari hijau, biru, hingga kuning.
Bukan tanpa alasan, fenomena ini terjadi karena kandungan belerang yang tinggi dan pantulan sinar matahari sehingga terjadi perubahan unsur yang mengakibatkan air di telaga berubah warna.
Tak hanya itu, sekeliling telaga juga dipenuhi dengan pemandang hijau yang memanjakan mata.
Lokasinya berada di Desa Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo dengan jadwal buka setiap hari pada pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.
2. Bukit Sikunir

Bagi pecinta sunrise, Bukit Sikunir adalah destinasi yang tidak boleh dilewatkan ketika berkunjung ke datarang tinggi Dieng.
Terletak di Desa Sembungan, Kecamatan Kejajar, bukit ini menawarkan pemandangan matahari terbit yang disebut-sebut sebagai salah satu yang terindah di Asia Tenggara.
Menariknya, tempat wisata ini sangat ramah bagi para pendaki pemula karena jalur pendakian yang ringan sehingga mudah diakses bagi siapa saja.
Dari atas bukit, pengunjung dapat melihat banyak panorama alam memuka, seperti Gunung Sindoro, Gunung, Gunung Sumbing, Gunung Merbabu, dan lainnya.
3. Kawah Sikidang

Kawah Sikidang adalah kawah vulkanik aktif yang terletak di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara.
Destinasi wisata ini menawarkan pemandangan uap belerang dan lumpur mendidih yang eksotis.
Dari segi nama, Sikidang berasal dari kata kijang karena kabarnya kawah ini setiap beberapa tahun sekali lompak atau berpindah tempat layaknya hewan kijang.
Kendati masuk sebagai wisata aman, tapi disarankan untuk mengenakan masker karena di sekitar lokasi cukup menyengat bau belerang dan diselimuti awan putih.
4. Candi Arjuna

Candi Arjuna adalah situs bersejarah yang mencerminkan kejayaan Kerajaan Mataram Kuno dengan menampilkan lima candi saling berjajar.
Menurut informasi yang dihimpun, candi yang dibangun pada abad ke-8 Masehi ini merupakan peninggalan Hindu yang masih digunakan untuk ritual keagamaan, seperti cukur rambut gimbal anak-anak Dieng.
Ketika berkunjung ke sini, wisatawan tidak hanya melihat warisan sejarah, tapi juga panorama alam karena dikelilingi oleh pemandangan alam yang indah.
5. Batu Pandang Ratapan Angin

Batu Pandang Ratapan Angin adalah tempat wisata yang terletak di Desa Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar.
Di tempat ini, terdapat dua batu besar di atas tebing yang seolah saling padang sehingga memberi kesan estetik.
Tak hanya itu, di sekelilingnya juga terdapat panorama telaga dan perbukitan hijau yang memukau sehingga sangat cocok untuk dijadikan spot foto.
Sensasi alam semakin terasa karena embusan angina cukup kencang sehingga diberi nama ratapan angina.
6. Gunung Prau

Gunung Prau dengan ketinggian 2.565 mdpl adalah surga bagi pendaki yang suka dengan tantangan.
Selama melewati jalur pendakaian, pengunjung akan disuguhkan dengan pemandangan mengesankan, seperti lautan awan yang nampak putih.
Selain itu, kadang wisatawan juga datang menyesuaikan waktu agar dapat melihat matahari terbit secara jelas di atas puncak gunung.
Untuk sampai ke puncak, diperkirakan butuh waktu kurang lebih 3 jam sehingga disarankan agar mempersiapkan diri dan bekal termasuk obat-obatan sebelum mendaki.
Kontributor : Damayanti Kahyangan