Puasa Prapaskah 2025: Jadwal, Aturan, dan Maknanya Bagi Umat Kristiani

Vania Rossa Suara.Com
Senin, 07 April 2025 | 20:43 WIB
Puasa Prapaskah 2025: Jadwal, Aturan, dan Maknanya Bagi Umat Kristiani
Ilustrasi Puasa Prapaskah 2025 (Unsplash)

• Jumat, 4 April 2025

• Jumat, 11 April 2025

• Jumat, 18 April 2025

Jadwal Paskah 2025

Berdasarkan peraturan yang ditetapkan dalam SKB 3 Menteri, hari Kebangkitan Yesus Kristus (Paskah) jatuh pada tanggal 20 April 2025. Adapun libur Paskah hanya terjadi satu hari tepat pada peringatannya. Akan tetapi, libur Paskah 2025 kemungkinan bisa bertambah lantaran berdekatan dengan libur Jumat Agung (Wafat Yesus Kristus). Berikut ini adalah rinciannya:

• Jumat, 18 April 2025: Libur nasional Wafat Yesus Kristus (Jumat Agung)

• Sabtu, 19 April 2025: Libur akhir pekan

• Minggu, 20 April 2025: Libur akhir pekan sekaligus libur peringatan Paskah.

Peraturan Puasa dan Pantang Tahun 2025

Baca Juga: Paskah 2025 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Lengkap dan Makna Spesialnya di Sini!

Selama menjalanj ibadah puasa dan pantang, terdapat beberapa peraturan yang harus dipatuhi. Gereja Katolik pun telah menetapkan aturan khusus terkait puasa dan pantang pada tahun 2025. Mengutip dari situs Keuskupan Agung Semarang, berikut adalah aturannya.

• Masing-masing pribadi, keluarga, dan komunitas menentukan bentuk matiraga (pantang dan puasa) yang lebih bermakna dan sesuai dengan jenjang usia. Sebagai contoh pantang yang dapat dilakukan yaitu tidak mengonsumsi daging merah atau unggas, tidak merokok, tidak bermain game, tidak minum alkohol dan lain-lain.

• Di masa pantang dan/atau hari-hari lain yang ditentukan, setiap keluarga dan kelompok bisa berpantang makan nasi. Mereka bisa menggantinya dengan bahan makanan pokok lain dengan satu macam lauk.

• Lalu, selama 40 hari masa Prapaskah, secara pribadi atau secara bersama dalam keluarga dan komunitas biara/pastor/seminari memilih wujud pertobatan yang mempunyai daya ubah baik bagi diri sendiri ataupun bagi masyarakat.

• Setiap orang, keluarga dan komunitas bisa mewujudkan karya amal kasih bagi mereka yang membutuhkan.

• Setiap pribadi, keluarga dan komuntias bisa melatih diri lebih tekun dalam olah rohani, antara lain yaitu melalui ketekunan membaca dan merenungkan Kitab Suci, rekoleksi/retret, latihan rohani, mengikuti renungan APP, ibadat jalan salib, pengakuan dosa, meditasi, hingga adorasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI