Jusuf Kalla Lulusan Apa? Itung-itungan Tarif Trump di Papan Tulis Tuai Sorotan

Farah Nabilla

Rabu, 09 April 2025 | 12:35 WIB
Jusuf Kalla Lulusan Apa? Itung-itungan Tarif Trump di Papan Tulis Tuai Sorotan
Jusuf Kalla meyakini kebijakan tarif impor Trump 32 persen tidak akan memiliki efek besar terhadap Indonesia [Suara.com/Tim Media JK]

Suara.com - Eks Wakil Presiden RI Jusuf Kalla merespon tarif yang diberlakukan oleh pemerintah Amerika Serikat melalui komando Presiden AS, Donald Trump.

Usai memberikan tanggapan terkait tarif itu, Jusuf Kalla panen pujian. Publik bahkan sampai menggali-gali terkait informasi pendidikan Jusuf Kalla.

Banyak pihak yang bertanya-tanya Jusuf Kalla lulusan apa sebenarnya sehingga ia bisa memberikan analisis mendalam melalui ilmu perekonomian.

 

Adapun pria yang berjuluk JK tersebut telah membuat analisis mendalam terkait dampak dari tarif tersebut.

Analisis JK menghasilkan temuan bahwa dampak dari tarif Trump tak perlu membuat rakyat Indonesia khawatir.

JK sontak menilai bahwa kebijakan Trump tersebut hanya berkutat di isu politik dan efeknya bagi Indonesia tak akan menjadi bola api.

"Saya pikir, itu adalah isu politik saja. Efeknya bagi Indonesia tidak akan besar. Jadi jangan terlalu khawatir seakan-akan mau kiamat dunia ini,” jelas JK sembari memberikan ilustrasi analisisnya di hadapan wartawan di kediamannya, dikutip Selasa (8/4/2025).

Penalaran JK tak berhenti di situ. Ia memberikan data perhitungan terkait berapa persen sebenarnya dampak dari tarif Trump.

baca juga

"Dengan tarif impor yang dikenakan 32 persen, dikalikan dengan harga ekspor 20 dollar AS, maka total tarif impor yang dikenakan hanya mencapai 6,4 dollar AS. Jadi, hanya kurang lebih 10 persen dari harga jualnya,” papar JK sembari menulis perhitungan di papan tulis.

JK akhirnya tiba pada kesimpulan bahwa justru Amerika Serikat yang akan lebih merugi dari keberadaan tarif tersebut.

"Justru saya berpikir, para pengusaha dan konsumen Amerika sendiri yang akan kena dampaknya sendiri karena daya beli akan tinggi," pungkas JK.

Lantas kembali ke pertanyaan, JK lulusan mana sebenarnya sampai-sampai bisa bikin itung-itungan tarif Trump dan memperoleh kesimpulan yang berani tersebut?

Lulusan universitas Eropa dan kantongi segudang gelar doktor kehormatan

Jauh sebelum menjadi seorang politisi, Jusuf Kalla dikenal sebagai seorang akademisi.

Pria kelahiran Watampone, Tanete Riattang, Bone, Sulawesi Selatan (dulu Celebes saat masa Hindia Belanda) ini terkenal dengan rekam jejak pendidikannya.

Ia melanjutkan kuliahnya di Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin usai menyelesaikan studi di SMA Negeri 3 Makassar.

Selama kuliah, Jusuf Kalla terbilang aktif di berbagai kegiatan kemahasiswaan. Ia dahulu adalah salah satu tokoh Pelajar Islam Indonesia (PII) Cabang Sulawesi Selatan dan Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Makassar tahun 1965–1966.

Tak cukup di situ, JK juga aktif di Dewan Mahasiswa Universitas Hasanuddin (UNHAS) dan menjabat sebagai Ketua. 

Terakhir, ia juga sempat aktif di Presidium Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) sebagai Ketua.

JK lalu memutuskan untuk merantau ke Benua Biru demi melanjutkan studinya di The European Institute of Business Administration, Prancis.

Setelah menyelesaikan studinya, JK juga mengantongi segudang gelar kehormatan akademis, seperti Doktor Honoris Causa bidang entrepreneur dari Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung dan Doktor Honoris Causa dari Universitas Hasanuddin, Makassar

Karier moncer usai belajar ke luar negeri

Sepulangnya dari Prancis, Jusuf Kalla akhirnya memutuskan untuk merintis bisnisnya yang bergerak di berbagai bidang, melalui ekspor-impor, perhotelan, konstruksi, hingga kelapa sawit.

Bisnis-bisnis tersebut masuk ke dalam naungan NV Hadji Kalla yang ia pimpin sebagai seorang CEO.

Sebagai salah satu pebisnis besar di Tanah Air, ia bergabung dalam Kadin Indonesia dan menjadi Ketua Dewan Pertimbangan.

Ia juga sebelumnya telah berkarier di berbagai perusahaan, termasuk dengan menjadi Komisaris Utama PT. Bukaka Teknik Utama dan Komisaris Utama PT. Bukaka Singtel International Organisasi.

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aktivisme Ki Hadjar Dewantara dalam Peta Politik dan Pendidikan Bangsa

Aktivisme Ki Hadjar Dewantara dalam Peta Politik dan Pendidikan Bangsa

Your Say | Rabu, 09 April 2025 | 11:21 WIB

Ribuan Buruh RI Terancam Terkena Gelombang PHK Jilid Dua Gegara Tarif Trump

Ribuan Buruh RI Terancam Terkena Gelombang PHK Jilid Dua Gegara Tarif Trump

Bisnis | Rabu, 09 April 2025 | 11:06 WIB

Di Bawah Bayang Taman Siswa, Politik Kini Tak Lagi Mendidik

Di Bawah Bayang Taman Siswa, Politik Kini Tak Lagi Mendidik

Your Say | Rabu, 09 April 2025 | 10:39 WIB

Banyak Lulusan Gen Z Menganggur, Sistem Pendidikan Dipertanyakan

Banyak Lulusan Gen Z Menganggur, Sistem Pendidikan Dipertanyakan

Your Say | Rabu, 09 April 2025 | 10:26 WIB

Tumbuhkan Jiwa Patriot lewat Pendidikan Karakter Ki Hajar Dewantara

Tumbuhkan Jiwa Patriot lewat Pendidikan Karakter Ki Hajar Dewantara

Your Say | Rabu, 09 April 2025 | 09:24 WIB

Terkini

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

Rajin Tarawih Selama Ramadan, Cerita 10 Warga Akhirnya Berkesempatan Umrah ke Tanah Suci

Rajin Tarawih Selama Ramadan, Cerita 10 Warga Akhirnya Berkesempatan Umrah ke Tanah Suci

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 22:34 WIB

Ketika Olahraga Jadi Ruang Mahasiswa Mengasah Skill dan Kekompakan

Ketika Olahraga Jadi Ruang Mahasiswa Mengasah Skill dan Kekompakan

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 22:27 WIB

×