Jadi Perdebatan di X, Ini Keunggulan Kuliah di Universitas Terbuka

Nur Khotimah

Minggu, 13 April 2025 | 20:51 WIB
Jadi Perdebatan di X, Ini Keunggulan Kuliah di Universitas Terbuka
Ilustrasi Kuliah di Universitas Terbuka. (Pexels/Pavel Danilyuk)

Suara.com - Sebuah cuitan di media sosial X @/tanyarlfes memposting sebuah tangkapan layar yang berisi komentar miring tentang Universitas Terbuka. Komentar ini merupakan tanggapan atas postingan video TikTok tentang bekerja sambil kuliah.

"'Kerja dari dulu kok enggak punya tabungan?' ucap mereka yang enggak ngerasain kerja sambil kuliah + ngekos," ujar isi keterangan yang ada di video tersebut.

Beberapa komentar pun mengatakan bahwa berkuliah di Universitas Terbuka alias UT memiliki banyak kekurangan. "UT mau jadi apa kak?" ujar salah satu netizen. "Gak pernah dilirik UT tuh kak wkwk," timpal netizen lainnya.

Menanggapi cuitan ini, beberapa netizen di media sosial X pun balas memberikan argumen bahwa berkuliah di Universitas Terbuka atau UT sama saja seperti berkuliah di universitas lainnya.

"UT ada dalam database HEIs dunia, soalnya UT jugag kan ada dalam list dikti. Alumninya bisa daftar beasiswa-beasissa dunia, lanjut kuliah ke LN, kerja di LN, dll. Yang nentuin bisa atau nggak cuma mindset, kemauan, dan actionnya aja, apapun latar belakang kampusnya. UT/Open Universitas ini hampir tiap negara juga ada," ujar salah satu netizen dalam cuitannya.

"Dih, universitas yang terbaek aja sekarang problematik, yang ijazah palsulah, guru besar cabuli mahasiswalah, dokter residen yang perkosa pasien lah, yang komen juga problem. Di manapun sekolahnya tuh yang penting akal adab terbentuk. Bukan asbun aja," ujar netizen lainnya. 

"Aku di UT baru semester 4 tapi dari awal aku masuk kuliah udah keterima tuh di perusahaan luar negeri buat kerja, atasan ku enggak mempermasalahkan tuh aku kuliah di UT, meski kerja remote tapi aku udah perpanjang kontrak 3 kali," timpal netizen lainnya.

Jadi Perdebatan Netizen di X, Ini Keunggulan Kuliah di Universitas Terbuka

Universitas Terbuka (Instagram)
Universitas Terbuka (Instagram)

Universitas Terbuka (UT) menerapkan sistem pembelajaran mandiri dimana seluruh mahasiswa/i-nya bisa belajar kapan pun dan di mana pun menggunakan semua jenis device yang memiliki koneksi internet. 

baca juga

Cara belajar mandiri ini terbukti efektif karena terdapat banyak alumni UT telah menempati posisi-posisi penting di instansi-instansi pemerintahan maupun swasta.  

Alumni UT sudah banyak sekali yang berhasil menggapai posisi penting dalam pemerintahan, swasta maupun sebagai figur publik. Flexibility, Online Learning, dan Affordable Tuition merupakan beberapa kata kunci yang mendefinisikan UT secara garis besar.

Universitas Terbuka merupakan satu-satunya PTN Indonesia yang sukses menerapkan sistem Open and Distance Education yang bersertifikasi pada skala internasional. Hal ini terbukti dengan UT sebagai penerima sertifikat yang ke-5 kalinya dari International Council for Open and Distance Education (ICDE) untuk kualitas layanan pendidikan jarak jauhnya.  

Tidak hanya itu, banyak sekali pegawai yang berstatus sebagai mahasiswa UT karena kekuatan UT dalam hal fleksibilitas, biaya pendidikan terjangkau, serta "Learning Schemes" yang beragam dan adaptif untuk masing-masing individu.

Tentunya metode pembelajaran di UT yang mengutamakan fleksibilitas dan kemudahan akses belajar ini tidak hanya menjangkau masyarakat Indonesia di dalam negeri tetapi juga sampai manca negara melalui UT Layanan Luar Negeri (UT LLN) sebagai wadah bagi para pekerja migran Indonesia (PMI) yang berkuliah di UT namun berada di luar Indonesia.

Fleksibilitas kuliah di UT dengan tidak harus hadir secara fisik sangat menarik perhatian para Gen Z dan Millenials yang inginnya mendapatkan kemudahan belajar dan fleksibilitas belajar sesuai kondisi dan gaya mereka yang serba digital menggunakan beragam gadget sambil masih melakukan aktivitas sosial lainnya dalam komunitasnya.

Kisaran Biaya Kuliah di Universitas Terbuka

Selain fleksibilitas, biaya kuliah UT yang sangat terjangkau dibanding dengan PTN lainnya pun sangat menarik perhatian para calon mahasiswa. 

Kisaran biaya pendidikan UT untuk Program Studi Diploma/Sarjana yang hanya kisaran Rp.1.300.000 – 1.900.000 per semester tentunya dapat menyentuh para lulusan SMA atau sederajat yang ingin mendapatkan pendidikan tinggi berkualitas tanpa batas dari satu-satunya PTN di Indonesia dengan sistem PTTJJ. 

Untuk yang ingin melanjutkan studi ke Program Pascasarjana, UT pun memfasilitasi dengan biaya pendidikan dalam skema fixed rate sebesar Rp8.500.000 per semester untuk Program Magister dan Rp12.500.000 per semester untuk Program Doktor. 

Dengan biaya yang terjangkau ini tentunya banyak sekali mahasiswa UT yang menjalani perkuliahan sambil melakukan aktivitas sosial lainnya. 

Kontributor : Rizky Melinda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OOTD Lily Spesial Ulang Tahun: Dior dari Kepala sampai Kaki, Setara Biaya Kuliah 1 Semester!

OOTD Lily Spesial Ulang Tahun: Dior dari Kepala sampai Kaki, Setara Biaya Kuliah 1 Semester!

Lifestyle | Minggu, 13 April 2025 | 16:43 WIB

Kampus Muhammadiyah Dilarang 'Obral' Gelar Profesor Kehormatan, Abdul Mu'ti Ungkap Alasannya

Kampus Muhammadiyah Dilarang 'Obral' Gelar Profesor Kehormatan, Abdul Mu'ti Ungkap Alasannya

News | Minggu, 13 April 2025 | 11:25 WIB

Teman Mabuk hingga Penjual Miras Ikut Diperiksa Polisi, Pemicu Tewasnya Mahasiswa UKI Tersingkap?

Teman Mabuk hingga Penjual Miras Ikut Diperiksa Polisi, Pemicu Tewasnya Mahasiswa UKI Tersingkap?

News | Rabu, 09 April 2025 | 09:54 WIB

Terkini

Jejak Digital Hannah Al Rashid Berjuang Garis 2 Viral, Ketegaran Tuai Pujian

Jejak Digital Hannah Al Rashid Berjuang Garis 2 Viral, Ketegaran Tuai Pujian

Entertainment | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo

Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:34 WIB

PSSI Naikkan Harga Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026, Paling Murah Rp250 Ribu

PSSI Naikkan Harga Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026, Paling Murah Rp250 Ribu

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Tak Lagi ke Menko Airlangga, Menperin Sarmuji Bakal Lapor Soal Industri ke Bahlil

Tak Lagi ke Menko Airlangga, Menperin Sarmuji Bakal Lapor Soal Industri ke Bahlil

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Over-Explaining di Chat: Takut Salah Paham atau Beban Mental Digital?

Over-Explaining di Chat: Takut Salah Paham atau Beban Mental Digital?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Intoleransi Laktosa? Coba 5 Alternatif Susu Nabati Ini, Lebih Aman di Perut

Intoleransi Laktosa? Coba 5 Alternatif Susu Nabati Ini, Lebih Aman di Perut

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Kemenko PM Ingatkan Santri Jangan Terjebak Pinjol dan Judol: Harta Bukan Tujuan Hidup

Kemenko PM Ingatkan Santri Jangan Terjebak Pinjol dan Judol: Harta Bukan Tujuan Hidup

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:29 WIB

Beras Fortifikasi Palsu Beredar, Apa Dampaknya bagi Tubuh dan Seberapa Bahaya?

Beras Fortifikasi Palsu Beredar, Apa Dampaknya bagi Tubuh dan Seberapa Bahaya?

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:28 WIB

Kursi DPRD Jakarta Berpeluang Nambah, Baleg DPR Beri Lampu Hijau Revisi UU DKJ

Kursi DPRD Jakarta Berpeluang Nambah, Baleg DPR Beri Lampu Hijau Revisi UU DKJ

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:21 WIB

Masa Depan CR7 Dipertanyakan usai Ngambek Tinggalkan Kamp Latihan, Sinyal Segera Pensiun?

Masa Depan CR7 Dipertanyakan usai Ngambek Tinggalkan Kamp Latihan, Sinyal Segera Pensiun?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:20 WIB

×