Monumen Titik Nol IKN Masih Ada Tulisan "Loren Ipsum", Netizen Gagal Paham: Kok Bisa Selengah Ini?

Dinda Rachmawati

Sabtu, 19 April 2025 | 12:53 WIB
Monumen Titik Nol IKN Masih Ada Tulisan "Loren Ipsum", Netizen Gagal Paham: Kok Bisa Selengah Ini?
Monumen Titik Nol IKN Masih Ada Tulisan "Loren Ipsum", Netizen Gagal Paham: Kok Bisa Lolos? (X)

Suara.com - Sebuah foto yang dibagikan seorang warganet mendadak mencuri perhatian publik dan menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial. Bukan karena keindahan desainnya atau kemegahan konstruksinya, melainkan karena sebuah detail yang terkesan sepele namun justru menggelitik.

Bagaimana tidak, foto tersebut memperlihatkan Tugu Titik Nol Ibu Kota Nusantara (IKN) terlihat menampilkan tulisan "Lorem ipsum dolor amet, consetuer adipiscing elit". 

Kalimat ini tentu bukan sembarang kalimat, melainkan teks dummy atau pengisi sementara yang biasanya hanya ditemukan dalam desain grafis atau template cetak.

Akun X (dulu Twitter) @jejakaki membagikan foto tersebut dengan caption, “Temen ada yg iseng ke Nusantara kirim foto ini… Komen gue: kok bisa selengah ini yaa??.”

Tulisan dummy yang terpampang nyata di tugu resmi itu langsung mengundang komentar publik yang tidak kalah jenaka dan menyentil.

Ketika Placeholder Jadi Pusat Perhatian

Sebagian besar netizen menyadari bahwa "Lorem ipsum" bukanlah kalimat bermakna. Bahkan mereka yang awam sekalipun mungkin pernah melihat teks ini saat mengunduh template desain atau membuat undangan digital. 

Lorem ipsum adalah teks standar industri percetakan dan desain sejak tahun 1500-an, digunakan untuk meniru tampilan sebuah paragraf nyata agar desain bisa divisualisasikan secara proporsional sebelum konten sebenarnya diisi.

Komentar pun bermunculan, mulai dari nada santai hingga sindiran tajam. “Pasang aja, gak bakal ada yg liat ini,” tulis @koz**** dengan nada sarkasme.

baca juga

“Designer belum dibayar mungkin, eh apa budgetnya ditilep?” sindir @fel****. Komentar ini seolah menyuarakan keresahan masyarakat atas pengelolaan proyek-proyek besar yang dikerjakan setengah hati.

Penjelasan lebih teknis datang dari akun @made**** yang menulis, “Buat yang belum paham, ‘lorem ipsum’ adalah teks dummy yang biasa digunakan dalam desain grafis atau penerbitan untuk mengisi ruang sementara sebelum konten sebenarnya dimasukkan. Jadi, jika itu muncul di tugu, berarti seharusnya diganti dengan teks resmi, tapi lupa atau belum dilakukan.”

Sejarah Singkat Teks "Lorem Ipsum"

Menariknya, teks yang kerap dianggap tidak bermakna ini ternyata memiliki sejarah panjang. Berdasarkan penelusuran yang dikutip dari Cidepolitan, Lorem ipsum berasal dari tulisan filsuf dan sastrawan Romawi Marcus Tullius Cicero, yang hidup sekitar abad ke-1 sebelum masehi. 

Seorang profesor Latin bernama Richard McClintock dari Hampden-Sydney College di Virginia, AS, menemukan bahwa kalimat-kalimat dalam Lorem ipsum diambil dari bagian buku Cicero yang berjudul de Finibus Bonorum et Malorum (The Extremes of Good and Evil).

Meskipun sudah tidak bermakna secara langsung karena telah dipotong-potong dan dimodifikasi, susunan huruf dan kata-kata dalam Lorem ipsum dianggap ideal untuk menggambarkan bagaimana suatu desain teks akan terlihat dalam produk cetak atau digital.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ulasan Novel Perempuan di Titik Nol: Membongkar Dunia Patriarki bagi Wanita

Ulasan Novel Perempuan di Titik Nol: Membongkar Dunia Patriarki bagi Wanita

Your Say | Rabu, 16 April 2025 | 15:52 WIB

Menhut Raja Juli Siap Endorse Titik Nol Sabang: Bukan Ikonik buat Aceh tapi Juga Negeri Ini

Menhut Raja Juli Siap Endorse Titik Nol Sabang: Bukan Ikonik buat Aceh tapi Juga Negeri Ini

News | Kamis, 10 April 2025 | 08:51 WIB

CEK FAKTA: Budi Arie Kembalikan Dana Haji yang Dipakai buat Bangun IKN

CEK FAKTA: Budi Arie Kembalikan Dana Haji yang Dipakai buat Bangun IKN

News | Rabu, 09 April 2025 | 15:19 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×