Lowongan Kerja Lulusan S1 di Australia: Peluang Emas di Tengah Badai PHK Indonesia

M. Reza Sulaiman

Selasa, 13 Mei 2025 | 12:54 WIB
Lowongan Kerja Lulusan S1 di Australia: Peluang Emas di Tengah Badai PHK Indonesia
Lowongan Kerja di Australia Lulusan S1 (freepik)

Suara.com - Lowongan kerja lulusan S1 di Australia banyak dicari oleh para sarjana fresh graduate yang ingin mencari kerja di luar negeri. Simak di sini informasi selengkapnya.

Gelombang PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) di Indonesia sepanjang tahun 2025 sudah mulai terasa sejak awal tahun, terutama di sektor-sektor tertentu.

Sektor paling terdampak adalah sektor teknologi dan startup. Banyak perusahaan teknologi, termasuk startup, melakukan efisiensi besar-besaran akibat tekanan pendanaan dan lemahnya daya beli konsumen.

Beberapa nama besar seperti Ruangguru, Tokopedia, dan beberapa startup fintech telah memangkas ratusan hingga ribuan karyawan. Ini menyebabkan banyak orang Indonesia memilih mencari lowongan ke luar negeri seperti Australia. 

Selain sektor teknologi dan startup, sektor manufaktur dan tekstil menjadi sektor kedua yang terdampak. PHK massal terjadi di industri tekstil dan garmen, terutama di daerah Jawa Barat dan Jawa Tengah. Faktor utama adalah penurunan permintaan ekspor dan biaya produksi yang tinggi.

Disusul kemudian oleh industri media dan retail. Perubahan perilaku konsumen dan peralihan ke platform digital menyebabkan banyak media cetak serta toko retail konvensional menutup operasionalnya sebagian atau penuh.

Penyebab utama adanya gelombang PHK adalah karena tekanan ekonomi global seperti ketidakpastian geopolitik dan harga komoditas yang fluktuatif.

Faktor konsolidasi bisnis dan efisiensi setelah pandemi dan digitalisasi besar-besaran yang membuat beberapa posisi tidak relevan lagi. Ketiga karena faktor turunnya daya beli akibat inflasi yang masih tinggi di beberapa daerah.

Pemerintah Indonesia melalui Kemenaker dan Kemenko Perekonomian sedang menyusun paket insentif dan pelatihan ulang (reskilling) bagi pekerja terdampak. Kartu Prakerja masih menjadi salah satu instrumen andalan, dengan kuota tambahan direncanakan pada pertengahan 2025.

baca juga

Jika kondisi ekonomi global membaik di semester dua 2025, gelombang PHK bisa mulai mereda. Namun, sektor-sektor yang belum bertransformasi digital secara maksimal masih berisiko mengalami efisiensi lanjutan.

Lowongan Kerja di Australia Lulusan S1

Jika Anda mencari peluang kerja di luar negeri, mungkin Anda bisa coba ke Australia. Ada banyak lowongan kerja di Australia untuk lulusan S1, baik untuk warga negara Australia maupun warga asing (termasuk WNI) yang memenuhi syarat visa kerja. 

Berikut ini beberapa jalur dan sektor yang umum tersedia:

1. Jalur Visa Kerja

Untuk WNI, Anda harus mengurus visa kerja terlebih dahulu. Beberapa jenis visa yang umum:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Info Lowongan Kerja, IDSurvey Buka Peluang Berkarier Lewat Rekrutmen Bersama BUMN 2025

Info Lowongan Kerja, IDSurvey Buka Peluang Berkarier Lewat Rekrutmen Bersama BUMN 2025

Bisnis | Selasa, 13 Mei 2025 | 11:59 WIB

PHK Massal Panasonic Global Tak Sentuh RI, Tapi Utilitas Pabrik Elektronik Nasional Mengkhawatirkan

PHK Massal Panasonic Global Tak Sentuh RI, Tapi Utilitas Pabrik Elektronik Nasional Mengkhawatirkan

Bisnis | Selasa, 13 Mei 2025 | 10:53 WIB

Lagi, 200 Karyawan Google Kena PHK

Lagi, 200 Karyawan Google Kena PHK

Bisnis | Selasa, 13 Mei 2025 | 11:43 WIB

Terkini

Iran Menutup Pintu Negosiasi Baru dengan Amerika Serikat di Sidang Umum PBB

Iran Menutup Pintu Negosiasi Baru dengan Amerika Serikat di Sidang Umum PBB

News | Senin, 28 September 2026 | 09:27 WIB

DPR Gelar RDP Hari Ini, Panggil Kalapas Soal Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

DPR Gelar RDP Hari Ini, Panggil Kalapas Soal Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

News | Senin, 28 September 2026 | 09:24 WIB

Harga Emas di Pegadaian Masih Kesulitan Tembus Rp2,7 Jutaan, Saatnya Beli?

Harga Emas di Pegadaian Masih Kesulitan Tembus Rp2,7 Jutaan, Saatnya Beli?

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 09:22 WIB

Cuma Hari Ini! KAI Obral Tiket Kereta, Bayar 81 Persen Rayakan HUT Ke-81

Cuma Hari Ini! KAI Obral Tiket Kereta, Bayar 81 Persen Rayakan HUT Ke-81

News | Senin, 28 September 2026 | 09:19 WIB

Jokowi Tunjukkan KTA PSI, Analis: Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029

Jokowi Tunjukkan KTA PSI, Analis: Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029

News | Senin, 28 September 2026 | 09:15 WIB

6 Pasangan Shio yang Paling Cocok Menikah dan Bikin Rezeki Suami Istri Melimpah

6 Pasangan Shio yang Paling Cocok Menikah dan Bikin Rezeki Suami Istri Melimpah

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 09:15 WIB

Kebijakan Saham Rp1 Berlaku, IHSG Ambruk ke Level 6.209 Pagi Ini

Kebijakan Saham Rp1 Berlaku, IHSG Ambruk ke Level 6.209 Pagi Ini

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 09:14 WIB

Dugaan Pencatutan Nama Presiden Bayangi Muktamar NU, Klaim Transaksi Suara Capai Rp400 Miliar

Dugaan Pencatutan Nama Presiden Bayangi Muktamar NU, Klaim Transaksi Suara Capai Rp400 Miliar

Jatim | Senin, 28 September 2026 | 09:07 WIB

Peluang Emas Buat UMKM: Jangan Batasi Pasar 'Modest Fashion' Cuma di Segmen Muslim!

Peluang Emas Buat UMKM: Jangan Batasi Pasar 'Modest Fashion' Cuma di Segmen Muslim!

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 09:05 WIB

Grace Natalie Buka Suara soal Rumor Jokowi Jadi Ketua Dewan Pembina PSI

Grace Natalie Buka Suara soal Rumor Jokowi Jadi Ketua Dewan Pembina PSI

News | Senin, 28 September 2026 | 09:02 WIB

×