Lowongan Kerja Perawat Gaji Fantastis! RS Ternama Ini Buka Loker Hingga 30 Juta/Bulan

M. Reza Sulaiman

Rabu, 14 Mei 2025 | 19:43 WIB
Lowongan Kerja Perawat Gaji Fantastis! RS Ternama Ini Buka Loker Hingga 30 Juta/Bulan
Lowongan Kerja Perawat Gaji Besar (freepik)
  • Gaji: Rp20–45 juta/bulan
  • Dibutuhkan di perusahaan sekuritas, fintech investasi, dan manajemen aset.

4. Posisi di Perusahaan Multinasional dan Start-up Global

Country Manager / Head of Operations.

  • Gaji: Rp50–100 juta/bulan
  • Tersedia untuk kandidat senior dengan pengalaman internasional.

Lowongan Kerja Perawat Gaji Besar

Saat ini ada beberapa lowongan kerja sebagai perawat dengan gaji tinggi di rumah sakit dan lembaga kesehatan ternama di Indonesia. Berikut daftarnya:

1. Rumah Sakit Internasional Bintaro

  • Posisi: Perawat ICU / Critical Care
  • Gaji: Rp12 – 20 juta/bulan
  • Lokasi: Tangerang Selatan
  • Kualifikasi: Minimal D3 Keperawatan, pengalaman ICU minimal 2 tahun

2. Siloam Hospitals Group

  • Posisi: Perawat Bedah
  • Gaji: Rp10 – 18 juta/bulan
  • Lokasi: Jakarta & Surabaya
  • Kualifikasi: Profesi Ners, pengalaman di ruang operasi atau bedah

3. Mayapada Hospital

  • Posisi: Homecare Nurse (VIP Client)
  • Gaji: Rp15 – 25 juta/bulan
  • Lokasi: Jakarta Selatan
  • Kualifikasi: Profesi Ners, fasih berbahasa Inggris (klien ekspatriat/VVIP)

4. RS Premier Jatinegara

  • Posisi: Perawat Hemodialisa
  • Gaji: Rp10 – 16 juta/bulan
  • Lokasi: Jakarta Timur
  • Kualifikasi: Sertifikasi hemodialisa, pengalaman minimal 1 tahun

5. Eka Hospital BSD

baca juga
  • Posisi: Clinical Nurse Specialist
  • Gaji: Rp18 – 30 juta/bulan
  • Lokasi: BSD City
  • Kualifikasi: Magister Keperawatan, pengalaman minimal 3 tahun di bidang klinis

Gelombang PHK ini tidak hanya terjadi pada perusahaan kecil, melainkan juga melibatkan nama-nama besar yang sebelumnya dikenal stabil dan berkembang pesat. Berikut ini adalah daftar perusahaan yang tercatat melakukan PHK massal pada 2025:

Daftar Perusahaan yang Melakukan PHK di Indonesia 2025

1. Ruangguru

Pada Januari 2025, perusahaan edtech ternama ini melakukan PHK terhadap sekitar 500 karyawan. PHK ini disebut sebagai bagian dari langkah efisiensi untuk menyesuaikan model bisnis yang lebih berkelanjutan.

2. Tokopedia

Perusahaan e-commerce ini memberhentikan sekitar 300 pekerja pada Februari. Langkah ini disebut sebagai dampak lanjutan dari konsolidasi pasca merger serta optimalisasi struktur organisasi.

3. Indo Textile Group

Salah satu pemain besar di sektor tekstil ini harus memangkas 1.200 tenaga kerja pada Maret, menyusul merosotnya permintaan dari pasar ekspor utama seperti Amerika Serikat dan Eropa.

4. PT Pan Brothers

Masih dari sektor tekstil, perusahaan ini melakukan PHK terhadap 850 karyawan, menunjukkan bahwa industri padat karya terus berada dalam tekanan berat akibat kompetisi global dan harga bahan baku yang meningkat.

5. Gojek

Perusahaan teknologi di sektor layanan transportasi ini melakukan PHK terhadap 400 orang pada April. Langkah ini dikaitkan dengan restrukturisasi internal dan efisiensi operasional.

6. Shopee Indonesia

Sebagai salah satu pemain besar di industri e-commerce, Shopee memberhentikan sekitar 600 pekerja pada akhir April. Keputusan ini juga disebut sebagai bagian dari strategi untuk menyesuaikan operasional dengan tantangan pasar digital saat ini.

7. PT Astra Otoparts

Dari sektor manufaktur otomotif, PHK terhadap 300 pekerja terjadi pada Februari, seiring perlambatan produksi akibat turunnya permintaan global.

8. Lion Parcel

Perusahaan logistik ini juga tak luput dari gelombang PHK, dengan sekitar 200 pekerja yang terdampak pada awal tahun.

Jika dijumlahkan, sebanyak 4.350 pekerja dari berbagai sektor telah kehilangan pekerjaan hingga Mei 2025. Sektor tekstil mencatat jumlah PHK tertinggi, disusul oleh teknologi dan e-commerce.

Mengapa Gelombang PHK Terjadi?

Ada beberapa faktor yang menyebabkan maraknya PHK di Indonesia pada 2025, antara lain:

  1. Penurunan permintaan global, terutama dari negara-negara mitra dagang utama.
  2. Otomatisasi dan digitalisasi, yang mengurangi kebutuhan akan tenaga kerja manusia.
  3. Efisiensi biaya operasional di tengah tekanan ekonomi dan ketidakpastian pasar.
  4. Restrukturisasi internal sebagai bagian dari strategi adaptasi pasca pandemi.
  5. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Ketenagakerjaan telah menyampaikan bahwa mereka akan mengintensifkan program reskilling dan upskilling bagi para pekerja terdampak. Selain itu, pemerintah juga mendorong pelatihan wirausaha dan memperkuat sektor UMKM untuk menyerap tenaga kerja baru.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadwal Bursa Lowongan Kerja UGM Integrated Career Days 2025

Jadwal Bursa Lowongan Kerja UGM Integrated Career Days 2025

Bisnis | Rabu, 14 Mei 2025 | 14:50 WIB

Lulusan SMK Merapat! Gaji Tinggi Menanti di Australia, Ini Daftar Lowongan Terbukanya

Lulusan SMK Merapat! Gaji Tinggi Menanti di Australia, Ini Daftar Lowongan Terbukanya

Lifestyle | Rabu, 14 Mei 2025 | 11:02 WIB

Makin Ganas, Microsoft PHK 6.000 Karyawan

Makin Ganas, Microsoft PHK 6.000 Karyawan

Bisnis | Rabu, 14 Mei 2025 | 14:11 WIB

Terkini

Komunikasi Instan Tanpa Bergantung Internet, Ini Alasan Radio Profesional Masih Dibutuhkan

Komunikasi Instan Tanpa Bergantung Internet, Ini Alasan Radio Profesional Masih Dibutuhkan

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 23:11 WIB

Apa Sunblock yang Bagus? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga

Apa Sunblock yang Bagus? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:05 WIB

4 Sunscreen yang Tidak Mengandung Alkohol dan Parfum untuk Meminimalkan Risiko Iritasi

4 Sunscreen yang Tidak Mengandung Alkohol dan Parfum untuk Meminimalkan Risiko Iritasi

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:10 WIB

4 Pensil Alis Waterproof yang Bagus dan Tahan Lama, Hasil Natural Sepanjang Hari

4 Pensil Alis Waterproof yang Bagus dan Tahan Lama, Hasil Natural Sepanjang Hari

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:05 WIB

7 Sepatu Lari Diskon di Foot Locker, Potongan Harga hingga 30 Persen

7 Sepatu Lari Diskon di Foot Locker, Potongan Harga hingga 30 Persen

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:49 WIB

Ramalan Zodiak Juli 2026 Lengkap, Siapa yang Paling Beruntung Bulan Ini?

Ramalan Zodiak Juli 2026 Lengkap, Siapa yang Paling Beruntung Bulan Ini?

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:35 WIB

Penyandang Diabetes Indonesia Tembus 20,4 Juta, Terapi DM Tipe 2 Bertambah

Penyandang Diabetes Indonesia Tembus 20,4 Juta, Terapi DM Tipe 2 Bertambah

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:12 WIB

Apa Zodiak Tahta Tertinggi? Bintang Ini Juaranya

Apa Zodiak Tahta Tertinggi? Bintang Ini Juaranya

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:10 WIB

5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian

5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:02 WIB

Merek Sepatu Lari Lokal yang Bagus Apa? Ini 5 Rekomendasi Seri Terlarisnya sesuai Review Pembeli

Merek Sepatu Lari Lokal yang Bagus Apa? Ini 5 Rekomendasi Seri Terlarisnya sesuai Review Pembeli

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:55 WIB

×