Apakah Sunat Harus Sesuai Hari Lahir? Melihat Primbon Jawa untuk Khitan Anak

M. Reza Sulaiman

Kamis, 15 Mei 2025 | 07:29 WIB
Apakah Sunat Harus Sesuai Hari Lahir? Melihat Primbon Jawa untuk Khitan Anak
Apakah Sunat Harus Sesuai Hari Lahir (freepik)
  • Senin Pon
  • Rabu Legi
  • Kamis Pahing
  • Jumat Wage
  • Sabtu Kliwon

Hari-hari ini dipercaya memberi energi positif dan cocok untuk peristiwa penting seperti khitan, pindahan, pernikahan, dan lain-lain. 

Weton Buruk untuk Sunat (Hari Pantangan)

Hari-hari berikut ini diyakini bisa membawa pengaruh buruk seperti sakit berkepanjangan, rewel, atau nasib kurang baik:

  • Selasa Kliwon
  • Rabu Pon
  • Jumat Legi
  • Minggu Wage
  • Senin Pahing

Menurut kepercayaan kejawen yang menggunakan primbon untuk menghitung hari baik dan buruk, menghindari hari-hari ini saat khitan bisa mencegah hal-hal buruk atau kesialan yang berkaitan dengan kesehatan dan masa depan anak.

Ini semua adalah pandangan dari tradisi primbon Jawa, bukan dari agama atau ilmu kedokteran. Jika kamu menganut kepercayaan ini, tidak ada salahnya mengikuti dengan catatan juga mempertimbangkan aspek medis dan kesiapan anak.

Primbon adalah kitab atau kumpulan catatan warisan budaya Jawa yang berisi berbagai ramalan, hitungan hari baik-buruk, tafsir mimpi, perjodohan, watak berdasarkan weton atau hari lahir, petunjuk hidup, serta berbagai ilmu kejawen yang berfokus pada kebatinan, spiritual, dan tradisi leluhur.

Ada alasan kuat kenapa primbon dipercaya oleh masyarakat kejawen. Alasannya adalah sebagai berikut:

1. Primbon adalah warisan leluhur, diturunkan dari generasi ke generasi dan dianggap sebagai bagian dari kearifan lokal Jawa yang sarat makna dan filosofi.

2. Primbon dipercaya sebagai kitab yang dibuat atas pengalaman empiris. Banyak orang tua zaman dulu merasa "cocok" atau “terbukti” karena hasil ramalan atau hitungan primbon kadang terasa sesuai dengan kejadian nyata, sehingga menumbuhkan kepercayaan.

baca juga

3. Dalam kepercayaan Kejawen, hidup tidak hanya ditentukan oleh logika, tapi juga oleh keharmonisan dengan alam, waktu, dan kekuatan gaib. Primbon dianggap sebagai panduan untuk menjaga harmoni itu.

4. Bagi sebagian masyarakat, primbon dijadikan pedoman saat harus mengambil keputusan penting (nikah, khitan, pindah rumah, dsb), terutama jika tidak ada pertimbangan lain yang jelas.

5. Primbon menciptakan rasa aman secara psikologis. Orang merasa tenang jika mengikuti hari baik atau ritual tertentu, walau itu tidak bisa dibuktikan secara ilmiah.

Penting untuk diingat, Primbon adalah budaya, bukan agama atau sains. Kepercayaannya bersifat subjektif dan spiritual, jadi tidak bisa dipaksakan atau diuji secara ilmiah. Namun, sebagai bagian dari warisan budaya Jawa, primbon tetap dihormati dan dilestarikan oleh banyak kalangan.

Demikian itu jawaban apakah sunat harus sesuai hari lahir. Segalanya dikembalikan lagi ke kepercayaan masing-masing. 

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Hitung Weton Jodoh Primbon Jawa untuk Menilai Kecocokan Pasangan

Cara Hitung Weton Jodoh Primbon Jawa untuk Menilai Kecocokan Pasangan

Lifestyle | Kamis, 15 Mei 2025 | 06:30 WIB

Ramalan Primbon Jawa: Mengenal Karakter dan Peruntungan Weton Rabu Legi

Ramalan Primbon Jawa: Mengenal Karakter dan Peruntungan Weton Rabu Legi

Lifestyle | Rabu, 14 Mei 2025 | 09:36 WIB

Bolehkan Orang Weton Rabu Legi Membeli Kendaraan Baru? Ini Kata Primbon Jawa

Bolehkan Orang Weton Rabu Legi Membeli Kendaraan Baru? Ini Kata Primbon Jawa

Otomotif | Rabu, 14 Mei 2025 | 08:18 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×