Apakah Sunat Harus Sesuai Hari Lahir? Melihat Primbon Jawa untuk Khitan Anak

M. Reza Sulaiman

Kamis, 15 Mei 2025 | 07:29 WIB
Apakah Sunat Harus Sesuai Hari Lahir? Melihat Primbon Jawa untuk Khitan Anak
Apakah Sunat Harus Sesuai Hari Lahir (freepik)

Suara.com - Dalam budaya kejawen, sunat harus sesuai hari lahir karena ada beberapa alasan spiritual di balik keputusan tersebut.

Sementara dalam pandangan Islam, Sunat atau khitan tidak harus dilakukan sesuai hari lahir. Itu karena tidak ada kewajiban atau dalil yang mewajibkan sunat dilakukan pada hari lahir atau hari tertentu.

Waktu pelaksanaan sunat dalam ajaran Islam ditentukan oleh kesiapan fisik anak, pertimbangan medis, tradisi keluarga atau budaya lokal, dan kemudahan dalam segi waktu. 

Beberapa masyarakat mungkin mengaitkan sunat dengan hari lahir karena alasan budaya atau simbolis, namun itu bukan keharusan dalam agama maupun medis.

Menurut primbon Jawa, memang ada kepercayaan bahwa waktu pelaksanaan khitan sebaiknya disesuaikan dengan hari lahir atau weton anak.

Ini bukan berdasarkan agama, melainkan kepercayaan tradisional Jawa yang mengaitkan waktu-waktu tertentu dengan keberuntungan, keselamatan, dan pengaruh spiritual terhadap kehidupan seseorang.

Primbon meyakini bahwa setiap anak memiliki weton yakni hari lahir berdasarkan penanggalan Jawa: hari pasaran dan hari biasa. Menyesuaikan waktu sunat dengan weton tertentu diyakini bisa menghindari pengaruh buruk atau nasib sial di kemudian hari.

Memilih hari sunat yang “baik” menurut hitungan weton bisa mendatangkan keberkahan, kesehatan, dan keselamatan bagi anak.

Ada kepercayaan bahwa hari tertentu bisa mempengaruhi karakter, rezeki, atau perjalanan hidup anak setelah disunat.

baca juga

Orang tua yang mengikuti primbon biasanya akan berkonsultasi dengan orang pintar yang dipercaya masyarakat setempat seperti dukun, sesepuh, atau ahli primbon untuk menentukan hari baik sunat berdasarkan weton anak dan weton orang tua.

Namun, hal ini tidak berlaku universal dan lebih kepada keyakinan budaya. Dalam Islam atau medis, hal semacam ini tidak dianggap relevan.

Berikut ini adalah ringkasan weton yang dianggap baik dan buruk untuk melaksanakan khitan menurut primbon Jawa.

Weton Baik untuk Sunat (Hari Baik)

Hari-hari berikut dianggap membawa keselamatan, lancar prosesnya, dan masa depan anak akan baik:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Hitung Weton Jodoh Primbon Jawa untuk Menilai Kecocokan Pasangan

Cara Hitung Weton Jodoh Primbon Jawa untuk Menilai Kecocokan Pasangan

Lifestyle | Kamis, 15 Mei 2025 | 06:30 WIB

Ramalan Primbon Jawa: Mengenal Karakter dan Peruntungan Weton Rabu Legi

Ramalan Primbon Jawa: Mengenal Karakter dan Peruntungan Weton Rabu Legi

Lifestyle | Rabu, 14 Mei 2025 | 09:36 WIB

Bolehkan Orang Weton Rabu Legi Membeli Kendaraan Baru? Ini Kata Primbon Jawa

Bolehkan Orang Weton Rabu Legi Membeli Kendaraan Baru? Ini Kata Primbon Jawa

Otomotif | Rabu, 14 Mei 2025 | 08:18 WIB

Terkini

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

Geger Penemuan Mayat Pria Terbungkus Karung Ditemukan di Bawah Tol Bocimi

Geger Penemuan Mayat Pria Terbungkus Karung Ditemukan di Bawah Tol Bocimi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 21:52 WIB

Bukan Cuma Mobil Mewah, Apartemen Vinna Ledy Anggraeni Ikut Disita KPK Terkait Kasus Suap!

Bukan Cuma Mobil Mewah, Apartemen Vinna Ledy Anggraeni Ikut Disita KPK Terkait Kasus Suap!

News | Selasa, 29 September 2026 | 21:48 WIB

Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Siapkan Strategi Khusus untuk Dongkrak UMKM Lokal

Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Siapkan Strategi Khusus untuk Dongkrak UMKM Lokal

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 21:46 WIB

Modus 'Pemilik Tanah Palsu' Terbongkar, Kades di Bogor Jadi Tersangka

Modus 'Pemilik Tanah Palsu' Terbongkar, Kades di Bogor Jadi Tersangka

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 21:42 WIB

Cashback 10% Setiap Pembayaran BRIVA Melalui Superapp BRImo

Cashback 10% Setiap Pembayaran BRIVA Melalui Superapp BRImo

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 21:39 WIB

Hari Statistik Nasional 2026, BPS Apresiasi Kontribusi PLN dalam Penguatan Kualitas Data

Hari Statistik Nasional 2026, BPS Apresiasi Kontribusi PLN dalam Penguatan Kualitas Data

News | Selasa, 29 September 2026 | 21:38 WIB

Macet 12 Km di Ketapang Berlarut-larut! Pemerintah Diminta Rombak Total Sistem Penyeberangan

Macet 12 Km di Ketapang Berlarut-larut! Pemerintah Diminta Rombak Total Sistem Penyeberangan

News | Selasa, 29 September 2026 | 21:35 WIB

Video Remaja Acungkan Celurit di Underpass Joglo Viral, Polisi Amankan Dua Pelajar

Video Remaja Acungkan Celurit di Underpass Joglo Viral, Polisi Amankan Dua Pelajar

Jawa Tengah | Selasa, 29 September 2026 | 21:35 WIB

×