Mengapa Hantu di Indonesia Berbeda dengan di Luar Negeri? Ini Penyebabnya

Rifan Aditya

Rabu, 28 Mei 2025 | 13:01 WIB
Mengapa Hantu di Indonesia Berbeda dengan di Luar Negeri? Ini Penyebabnya
Ilustrasi Hantu - Mengapa Hantu di Indonesia Berbeda dengan di Luar Negeri? (Unsplash)

Suara.com - Meski namanya sama-sama hantu dan rupanya menyeramkan, namun hantu lokal dengan hantu dari luar negeri memiliki perbedaan yang cukup besar. Lantas mengapa hantu di Indonesia berbeda dengan di luar negeri?

Bahkan nama-nama yang digunakannya pun sangat berbeda antara hantu di Indonesia dan luar negeri. 

Ada ciri khas tersendiri dari masing-masing negara tempat makhluk halus tinggal. Bahkan beberapa diantara mereka juga mempunyai kemampuan untuk menampakkan diri.

Namun karena berada di alam yang berbeda, hantu-hantu ini tidak bisa menampakkan wujud aslinya melainkan hanya menyamai wujud-wujud makhluk yang ada di sekitar manusia. 

Tak jarang dipercaya hantu kerap menampakkan diri dalam wujud-wujud yang menyeramkan tujuannya tentu saja untuk menyesatkan manusia agar mengikuti hasutan mereka.

Selain itu, hantu juga akan menakut-nakuti manusia agar manusia lebih takut pada mereka daripada kepada Tuhan. 

Pada umumnya sosok hantu Indonesia (lokal) yang ada dalam film dibuat sangat menyeramkan dengan pakaian yang kumuh dan kusam.

Hal ini berbanding terbalik dibanding hantu internasional yang terkadang berwujud bersih meskipun menyeramkan, sebut saja drakula.

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, hantu lokal dan internasional tidak sama. Meski sama-sama makhluk gaib namun mereka memiliki wujud yang berbeda-berbeda.

baca juga

Lantas mengapa hantu di Indonesia berbeda dengan di luar negeri? Dan apa saja perbedaan hantu loksl dan hantu luar negeri.

Mengapa Hantu di Indonesia Berbeda dengan di Luar Negeri?

Sejatinya, penyebab mengapa hantu Indonesia berbeda dengan hantu luar negeri karena dipengaruhi berbagai faktor kebudayaan yang tidak sama. Untuk lebih lengkapnya, simak beberapa perbedaan berikut:

1. Perbedaan tempat tinggal

Hantu lokal Indonesia umumnya suka mendiami pohon tua, rumah tua, rawa-rawa, hingga gedung tua yang kumuh.

Sementara itu, hantu luar negeri biasanya lebih sering digambarkan tinggal di kerajaan maupun kastil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Kisah Mayat Berjalan, YouTuber Lentera Malam Kasih Tanggapan Mengejutkan

Viral Kisah Mayat Berjalan, YouTuber Lentera Malam Kasih Tanggapan Mengejutkan

Entertainment | Kamis, 22 Mei 2025 | 22:01 WIB

Kisah Mayat Mendatangi Kantor Media Massa dalam Buku Klop karya Putu Wijaya

Kisah Mayat Mendatangi Kantor Media Massa dalam Buku Klop karya Putu Wijaya

Your Say | Jum'at, 25 April 2025 | 08:43 WIB

Merinding? Ini Penjelasan Ilmiah Kenapa Kamu Merasa Melihat Hantu

Merinding? Ini Penjelasan Ilmiah Kenapa Kamu Merasa Melihat Hantu

Tekno | Jum'at, 24 Januari 2025 | 17:26 WIB

Pulau Hantu di Laut Kaspia: Muncul, Menghilang, dan Memikat Ilmuwan

Pulau Hantu di Laut Kaspia: Muncul, Menghilang, dan Memikat Ilmuwan

Tekno | Kamis, 23 Januari 2025 | 16:02 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×