Mengenal OurConservaSea, Gerakan Pemuda untuk Melestarikan Laut Papua

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 10 Juni 2025 | 09:56 WIB
Mengenal OurConservaSea, Gerakan Pemuda untuk Melestarikan Laut Papua
Komunitas OurConservaSea. (Dok. Istimewa)

Suara.com - Sebagai negara maritim, Indonesia memiliki keanekaragaman hayati laut yang melimpah. Salah satu wilayah yang dikenal dengan kekayaan lautnya adalah Papua, yang juga dijuluki sebagai ‘surga kecil yang jatuh ke bumi’.

Sayangnya, kekayaan laut yang dimiliki Indonesia tak terhindar dari berbagai ancaman. Adanya degradasi ekosistem laut akibat aktivitas manusia menjadi isu yang perlu ditangani dengan serius.

Melihat kondisi ini, komunitas OurConservaSea hadir untuk mendorong kesadaran masyarakat dengan gerakan konservasi guna melindungi ekosistem laut.

Komunitas OurConservaSea. (Dok. Istimewa)
Komunitas OurConservaSea. (Dok. Istimewa)

Founder OurConservaSea, Julia Rosemary Tapilatu, mengungkapkan bahwa komunitas ini dibentuk sebagai wujud kontribusinya dalam menjaga kelestarian ekosistem laut. Bersama dengan kakak dan teman-temannya, ia menyadari banyaknya permasalahan yang dapat mengancam keberlangsungan ekosistem laut di Indonesia.

“Sebagai seorang pemuda yang sudah tumbuh besar di wilayah Papua, saya juga melihat bahwa dari tahun ke tahun, permasalahan seperti degradasi lingkungan itu terus terjadi,” ujar Julia.

Komunitas yang berdiri sejak tahun 2020 ini menyoroti isu degradasi ekosistem laut, khususnya di wilayah Papua Barat. Papua yang selama ini dikenal sebagai kawasan dengan kekayaan laut yang besar, kini mulai menghadapi berbagai permasalahan akibat aktivitas manusia.

Julia menjelaskan bahwa ada banyak faktor yang dapat merusak ekosistem laut, mulai dari penangkapan ikan yang tidak berkelanjutan, minimnya edukasi kepada wisatawan, penggunaan sunscreen berbahan kimia yang tidak ramah lingkungan, dan berbagai aktivitas lainnya yang merusak flora dan fauna di laut.

“Hal ini paling banyak berdampak secara langsung tentunya pada ekosistem, pada habitat kita. Lebih dari itu, hal ini juga memiliki dampak secara khusus kepada teman-teman kita di daerah pesisir,” tambahnya.

Padahal, banyak dari masyarakat pesisir di Indonesia yang bergantung pada laut untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Ketika ekosistem laut rusak, sumber ekonomi dan kehidupan mereka akan ikut terancam.

baca juga

“Maka dari itu, partisipasi masyarakat, bukan cuma dari masyarakat pesisir, tetapi masyarakat secara luas, itu sangat diperlukan. Dan adanya upaya kolaborasi, baik dari berbagai pihak organisasi, NGO, sekolah, hingga pemerintahan, itu sangat penting supaya keadaan degradasi ini bisa ditanggulangi dengan baik,” jelas Julia.

Untuk mewujudkan langkah nyata dalam menghadapi permasalahan tersebut, OurConservaSea hadir dengan tiga pilar utama: educate, engage, dan empower. Mereka tak hanya menyuarakan pentingnya menjaga laut, tetapi juga mengajak masyarakat untuk terlibat secara aktif dan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mengatasi degradasi ekosistem laut.

Selama lima tahun berdiri, OurConservaSea telah aktif menjalankan berbagai program berdasarkan ketiga pilar mereka. Salah satunya melalui edukasi, dengan menyebarkan informasi seputar laut melalui konten media sosial dan podcast.

Untuk mendukung pilar edukasi, mereka juga telah menerbitkan 4 ensiklopedia yang membahas beragam flora dan fauna laut, seperti ubur-ubur, akar bahar, mangrove, dan spesies lainnya. Buku-buku ini tersedia dalam 2 bahasa dan telah dibagikan ke berbagai sekolah dan organisasi lainnya sebagai sumber bahan bacaan.

Tak hanya edukasi, OurConservaSea juga melakukan aksi lapangan seperti pembersihan pantai (beach clean up) dan pengambilan sampel sampah laut (marine debris sampling) di Manokwari, Papua Barat. Kegiatan ini tak sekadar bermanfaat untuk penelitian, tetapi juga menjadi sarana bagi para relawan untuk belajar secara langsung mengenai isu laut.

Ke depannya, mereka ingin terus menjaga kelestarian laut di Papua serta mengajak masyarakat luas untuk ikut peduli. Mereka percaya bahwa perubahan dapat dimulai dari langkah sederhana. Namun jika dilakukan bersama-sama, langkah kecil akan membawa dampak besar untuk laut.

“Kami benar-benar berharap, semoga dari satu langkah ke langkah lain yang telah kami lakukan, bisa memberikan gelombang perubahan yang memberikan kontribusi nyata untuk masa kini dan masa depan,” tutur Julia.

Penulis: Kayla Riasya Salsabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiga Pilar Kedamaian: Solusi Atasi Emosi di Lapas Narkotika Muara Sabak

Tiga Pilar Kedamaian: Solusi Atasi Emosi di Lapas Narkotika Muara Sabak

Your Say | Selasa, 10 Juni 2025 | 08:13 WIB

MIMPI di Belantara Jambi: Mahasiswa Ubah Harapan Masyarakat Suku Anak Dalam

MIMPI di Belantara Jambi: Mahasiswa Ubah Harapan Masyarakat Suku Anak Dalam

Your Say | Senin, 09 Juni 2025 | 11:04 WIB

Di Desa Pulau Pandan, Komunitas MAGA Ajak Remaja Rancang Masa Depan Unik

Di Desa Pulau Pandan, Komunitas MAGA Ajak Remaja Rancang Masa Depan Unik

Your Say | Senin, 09 Juni 2025 | 09:40 WIB

Terkini

Presiden Kena Sadap, Pemerintah Didesak Perketat Regulasi Hingga Pengawasan Penyadapan

Presiden Kena Sadap, Pemerintah Didesak Perketat Regulasi Hingga Pengawasan Penyadapan

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:15 WIB

Kakorlantas dan Astamaops Polri Cek 3 Pelabuhan di Cilegon, Pastikan Kesiapan Pengamanan Nataru

Kakorlantas dan Astamaops Polri Cek 3 Pelabuhan di Cilegon, Pastikan Kesiapan Pengamanan Nataru

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 21:08 WIB

Izin Penyadapan Ilegal hingga Penghapusan Data, Irjen Slamet Uliandi Terancam 10 Tahun Penjara

Izin Penyadapan Ilegal hingga Penghapusan Data, Irjen Slamet Uliandi Terancam 10 Tahun Penjara

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:00 WIB

Bye Kusam dan PIH! 4 Moisturizer Alpha Arbutin Cuma di Bawah Rp50 Ribuan

Bye Kusam dan PIH! 4 Moisturizer Alpha Arbutin Cuma di Bawah Rp50 Ribuan

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 21:00 WIB

7 Arti Mimpi Kecelakaan Mobil atau Motor Tapi Selamat

7 Arti Mimpi Kecelakaan Mobil atau Motor Tapi Selamat

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 20:55 WIB

Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?

Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:54 WIB

Ramai Isu Book Shaming: Saatnya Pembaca Bedakan Kritik Karya dengan Hinaan

Ramai Isu Book Shaming: Saatnya Pembaca Bedakan Kritik Karya dengan Hinaan

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 20:45 WIB

Pemerintah Desak Bank MNC Penuhi Hak Nasabah

Pemerintah Desak Bank MNC Penuhi Hak Nasabah

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 20:43 WIB

Keysha Angelica Riset Gestur Pelakor Lewat Medsos demi Peran Citra di Kesetiaan

Keysha Angelica Riset Gestur Pelakor Lewat Medsos demi Peran Citra di Kesetiaan

Entertainment | Kamis, 05 November 2026 | 20:40 WIB

Jika Presiden Saja Bisa Disadap, Seberapa Aman Privasi Digital Kita?

Jika Presiden Saja Bisa Disadap, Seberapa Aman Privasi Digital Kita?

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 20:35 WIB

×