Bagaimana Inovasi Anak Muda di Bandung Barat Bantu Petani Beradaptasi dengan Perubahan Iklim?

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 24 Juni 2025 | 11:08 WIB
Bagaimana Inovasi Anak Muda di Bandung Barat Bantu Petani Beradaptasi dengan Perubahan Iklim?
Summer Xia, Country Director British Council Indonesia sedang meninjau lahan perkebunan paprika dan arugula garapan CAI di Pasirlangu, Kabupaten Bandung Barat (Photo by: Feri Latief for British Council)

Suara.com - Di banyak tempat, perubahan iklim mungkin terdengar seperti isu besar nan jauh. Tapi bagi petani kecil di pedesaan Indonesia, dampaknya sangat nyata, panen gagal, lahan rusak, dan ketahanan pangan ikut terganggu.

Namun, di balik tantangan tersebut, harapan tumbuh. Bukan dari kota besar atau pusat kebijakan, melainkan dari sebuah desa di lereng pegunungan Jawa Barat.

Desa Pasirlangu di Kabupaten Bandung Barat telah dikenal sebagai sentra budidaya paprika sejak dekade 1990-an. Tapi kini, hasil panen tak lagi stabil.

Curah hujan tak menentu dan suhu ekstrem membuat hasil panen kerap rusak sebelum tiba di pasar. Kurangnya infrastruktur irigasi dan fasilitas penyimpanan hanya memperparah keadaan.

Summer Xia, Country Director British Council Indonesia sedang meninjau lahan perkebunan paprika dan arugula garapan CAI di Pasirlangu, Kabupaten Bandung Barat (Photo by: Feri Latief for British Council)
Summer Xia, Country Director British Council Indonesia sedang meninjau lahan perkebunan paprika dan arugula garapan CAI di Pasirlangu, Kabupaten Bandung Barat (Photo by: Feri Latief for British Council)

Di sinilah sekelompok anak muda hadir membawa perubahan. Mereka tergabung dalam Climate Agriculture Integration (CAI)—sebuah inisiatif lokal yang mempertemukan teknologi, pertanian, dan aksi iklim dalam satu gerakan.

CAI memperkenalkan sistem irigasi tetes hemat air serta cold storage bertenaga surya. Solusi ini tak hanya menjawab kebutuhan pertanian adaptif terhadap perubahan iklim, tapi juga mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Hasilnya? Panen lebih segar, umur simpan lebih panjang, dan food loss menurun drastis.

ketua proyek CAI, Gama Subarkah, menyampaikan keresahan petani yang jadi latar inisiatif ini.

“Banyak petani paprika kewalahan menghadapi perubahan cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi dan mereka kerap mengalami kerugian karena hasil panen membusuk sebelum sempat dijual. Melalui penggunaan cold storage dan aplikasi PLTS, kami ingin memperpanjang umur simpan hasil panen sekaligus menekan limbah pangan,” ujarnya sembari menunjukkan panel surya di atas rumah produksi.

Kunci dari keberhasilan CAI adalah keterbukaan petani terhadap teknologi. Mereka tak sekadar menerima, tapi juga aktif belajar dan memodifikasi teknologi agar sesuai kebutuhan lokal.

baca juga

Selain itu, CAI turut menggandeng kader PKK, petani perempuan, dan warga sekitar dalam pengolahan pascapanen, langkah strategis untuk memperkuat ekonomi keluarga sekaligus ketahanan pangan lokal.

"Kami ingin membangun kesadaran dari ibu-ibu dan warga sekitar kebun untuk dapat memanfaatkan paprika sebagai pangan keluarga dan bisa menambah nilai ekonomi dengan mengelola paprika yang tidak terserap oleh pasar," tambah Gama.

CAI adalah salah satu buah dari Climate Skills Program, inisiatif pemberdayaan pemuda dari HSBC dan British Council. Di Jawa Barat, program ini melibatkan 157 anak muda dari berbagai kabupaten untuk belajar tentang keterampilan hijau, teknologi ramah lingkungan, dan pengelolaan proyek berbasis kearifan lokal.

Program ini juga dilaksanakan secara global di negara-negara seperti Brasil, India, Meksiko, dan Vietnam. Tujuannya seragam: membekali generasi muda dengan keterampilan dan pola pikir kritis dalam menghadapi krisis iklim. Di Indonesia, pendekatan British Council yang menggabungkan pendidikan nonformal, kolaborasi lintas sektor, dan pendanaan dari HSBC berhasil membuka ruang inovasi baru di desa-desa.

Country Director British Council Indonesia, Summer Xia,  menggarisbawahi pentingnya investasi pada pendidikan iklim.

“Melalui program ini, terbukti bahwa Indonesia tidak kekurangan anak muda yang punya ide-ide dan solusi kreatif demi menciptakan komunitas masyarakat yang berkesinambungan dengan alam,” tuturnya. “Kami percaya bahwa keterampilan, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor adalah kunci untuk menghadapi tantangan global seperti krisis iklim.”

Kini CAI menjadi bukti nyata: bahwa inovasi bisa tumbuh dari desa, bahwa anak muda punya kekuatan menciptakan perubahan, dan bahwa pertanian bisa tetap hidup, bahkan dalam kondisi iklim yang semakin tak menentu.

“Dengan dukungan yang tepat, CAI berpotensi direplikasi di wilayah lain, memperkuat fondasi pertanian yang tangguh, hemat energi, dan ramah lingkungan—sebuah langkah penting menuju masa depan Indonesia yang lebih berkelanjutan,” tutup Summer Xia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saat Pemanasan Global Mengubah Sawah Jadi Ladang Kosong, Petani Terancam Gulung Tikar

Saat Pemanasan Global Mengubah Sawah Jadi Ladang Kosong, Petani Terancam Gulung Tikar

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 09:45 WIB

Cuaca Kadang Panas Kadang Hujan? Ini Cara Simpel Ajarkan Anak Soal Perubahan Iklim dengan Santai

Cuaca Kadang Panas Kadang Hujan? Ini Cara Simpel Ajarkan Anak Soal Perubahan Iklim dengan Santai

Lifestyle | Selasa, 24 Juni 2025 | 08:32 WIB

Klub Baca: Ruang Aman Gen Z untuk Bersuara Tanpa Takut Dihakimi

Klub Baca: Ruang Aman Gen Z untuk Bersuara Tanpa Takut Dihakimi

Your Say | Minggu, 22 Juni 2025 | 10:47 WIB

Terkini

Perjuangan Marselino Ferdinan Dimulai, Operasi Lutut Langkah Pertama Comeback ke Timnas Indonesia

Perjuangan Marselino Ferdinan Dimulai, Operasi Lutut Langkah Pertama Comeback ke Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:22 WIB

MotoGP Mandalika 2026: ITDC Siapkan 130 Shuttle Bus untuk Penonton

MotoGP Mandalika 2026: ITDC Siapkan 130 Shuttle Bus untuk Penonton

Sport | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Merayakan Kemerdekaan?

Merayakan Kemerdekaan?

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Sifat dan Karakter Shio Kerbau Pria dan Wanita

Sifat dan Karakter Shio Kerbau Pria dan Wanita

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Pembangunan Jangan Cuma Kejar Ekonomi! Pastikan Rakyat di Pelosok Tidak Merasa Jauh dari Negara

Pembangunan Jangan Cuma Kejar Ekonomi! Pastikan Rakyat di Pelosok Tidak Merasa Jauh dari Negara

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:19 WIB

DJ Wanita Diduga Dilecehkan dan Dianiaya di Jaksel, Polisi Naikkan Kasus ke Penyidikan

DJ Wanita Diduga Dilecehkan dan Dianiaya di Jaksel, Polisi Naikkan Kasus ke Penyidikan

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:18 WIB

Sidang Memanas! dr Richard Lee Tuduh Doktif Minta Rp200 Miliar untuk Hentikan Perkara

Sidang Memanas! dr Richard Lee Tuduh Doktif Minta Rp200 Miliar untuk Hentikan Perkara

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:18 WIB

Pengemudi Ojol Kini Dapat Pendapatan 92% dari Hasil Kerjanya

Pengemudi Ojol Kini Dapat Pendapatan 92% dari Hasil Kerjanya

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:18 WIB

John Wick Mati Tragis di Yogya, Teror Ayam Beracun Bikin Keluarga Pasang Spanduk Sumpah Serapah

John Wick Mati Tragis di Yogya, Teror Ayam Beracun Bikin Keluarga Pasang Spanduk Sumpah Serapah

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:16 WIB

Setelah Seruan Boikot, Gedung Orang Tua Didemo Atas Tudingan Penistaan Agama

Setelah Seruan Boikot, Gedung Orang Tua Didemo Atas Tudingan Penistaan Agama

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:13 WIB

×