Sambut 3 Momen Besar, Pemkab Sabu Raijua dan GEF SGP Indonesia Tanam 1.000 Mangrove

Rendy Adrikni Sadikin

Jum'at, 25 Juli 2025 | 10:39 WIB
Sambut 3 Momen Besar, Pemkab Sabu Raijua dan GEF SGP Indonesia Tanam 1.000 Mangrove
Penanaman bibit mangrove di Kawasan Wisata Mangrove Tulaika, Kelurahan Mebba, Kecamatan Sabu Barat, Rabu (23/7/2025).(Dokumentasi pribadi)

Suara.com - GEF SGP Indonesia menggandeng Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur, menanam 1.000 bibit mangrove di Kawasan Wisata Mangrove Tulaika, Kelurahan Mebba, Kecamatan Sabu Barat, Rabu (23/7/2025). Aktivitas ini bagian dari rangkaian peringatan Hari Mangrove Sedunia 26 Juli, Hari Anak Nasional, dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan RI.

Turut hadir Wakil Bupati Sabu Raijua, Thobias Uly; eks Dirjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL) KLHK periode 2019-2024, Bambang Supriyanto; serta Inspektorat Jendral KLH/BPLH 2025, Laksmi Dhewanthi. Ikut terlibat pula aktivis lingkungan Sabu Raijua, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Sabu Raijua, masyarakat, dan pelajar SMP 3 Sabu Raijua. Hal ini sebagai simbol komitmen bersama upaya pelestarian lingkungan.

Wakil Bupati Thobias Uly menekankan pentingnya inisiatif ini sebagai upaya penghijauan kembali Sabu Raijua. Menurut dia, kegiatan tersebut bakal menghasilkan warisan yang akan dinikmati generasi mendatang.

“Saat musim kemarau, kondisi di Sabu Raijua, mulai dari pantai hingga pegunungan, sangat kering. Karena itu, gerakan penanaman pohon, khususnya mangrove, sangat krusial. Kegiatan ini bukan cuma untuk kita saat ini, tetapi sebagai warisan yang akan dinikmati anak cucu kita di masa depan,” jelas Thobias dalam sambutannya.

Penanaman bibit mangrove di Kawasan Wisata Mangrove Tulaika, Kelurahan Mebba, Kecamatan Sabu Barat, Rabu (23/7/2025).(Dokumentasi pribadi)
Penanaman bibit mangrove di Kawasan Wisata Mangrove Tulaika, Kelurahan Mebba, Kecamatan Sabu Barat, Rabu (23/7/2025).(Dokumentasi pribadi)

Selain itu, Thobias juga menyerukan seluruh masyarakat tidak hanya menanam, tapi juga merawat pohon hingga tumbuh besar. Thobias mengatakan, “kita harus bersama-sama merawat Sabu Raijua agar hijau dan rindang, sehingga kita semua bisa menikmati hasilnya.”

Sementara itu, Laksmi Dhewanthi, mantan Inspektur Utama KLH/BPLH dan Focal Point Panitia Pengarah Nasional GEF SGP Indonesia, yang turut hadir dalam acara ini, menyoroti peran edukasi bagi anak-anak.

“Kami di KLH, bersama mitra-mitra seperti GEF SGP, berupaya menyiapkan generasi muda untuk melanjutkan program-program yang baik ini. Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak akan terbiasa berpartisipasi dalam merawat lingkungan,” kata Laksmi.

Ia juga menjelaskan tantangan yang dihadapi dalam penanaman mangrove di Sabu Raijua. Laksmi mengatakan Sabu Raijua sangat ringkih sebagai ekosistem pulau kecil. Ya, bibit mangrove yang masih muda kerap kali mati gara-gara curah hujan yang ekstrem.

"Sebagai ekosistem pulau kecil, Sabu Raijua sangat rentan. Bibit mangrove yang masih muda sering kali mati akibat curah hujan yang ekstrem—terlalu banyak genangan atau terlalu kering. Karena itu, kita perlu terus menanam, merawat, dan memelihara karena faktor keberhasilan tidak 100%," ujar Dhewanthi.

Lebih jauh lagi, Laksmi mengatakan, pentingnya mengganti bibit yang mati secara berkala untuk memastikan pertumbuhan yang optimal.

Penanaman bibit mangrove di Kawasan Wisata Mangrove Tulaika, Kelurahan Mebba, Kecamatan Sabu Barat, Rabu (23/7/2025).(Dokumentasi pribadi)
Penanaman bibit mangrove di Kawasan Wisata Mangrove Tulaika, Kelurahan Mebba, Kecamatan Sabu Barat, Rabu (23/7/2025).(Dokumentasi pribadi)

Ada isul lain di samping tantangan iklim, yakni dampak pengerukan pasir terhadap ekosistem pesisir. Menurut Rowi Kakamone, seorang enumerator dari Dinas Kelautan dan Perikanan, pengerukan pasir telah menyebabkan sumur-sumur air tawar menjadi payau, menambah beban biaya bagi masyarakat. Tapi, Rowi menyadari dilema yang dihadapi.

“Meskipun pembangunan harus terus berjalan, kita juga harus sadar akan dampak lingkungan. Kami selalu berupaya untuk membangun kesadaran masyarakat agar menjaga mangrove dan tidak memotongnya,” tegasnya.

Rowi juga menjelaskan Sabu Raijua memiliki keterbatasan sumber bibit mangrove. Maka, pihaknya terus membangun jejaring dengan berbagai pihak, baik dari dalam maupun luar daerah, untuk mendapatkan bantuan bibit. Ia mengajak siapa pun yang peduli lingkungan untuk berpartisipasi dalam upaya penanaman dan konservasi mangrove di Sabu Raijua.

Penanaman mangrove ini menjadi momentum penting untuk membangkitkan semangat kolaborasi. Melalui sinergi antara pemerintah, aktivis lingkungan, dan partisipasi aktif masyarakat, Sabu Raijua memiliki harapan besar untuk menjadi daerah yang lebih hijau, lestari, dan tangguh dalam menghadapi tantangan lingkungan di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:02 WIB

Pantau Gambut Soroti Rencana Prabowo Bentuk BPGMN: Jangan Cuma Tambah Lembaga Tanpa Taji

Pantau Gambut Soroti Rencana Prabowo Bentuk BPGMN: Jangan Cuma Tambah Lembaga Tanpa Taji

News | Jum'at, 25 September 2026 | 17:41 WIB

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Prabowo Bentuk Badan Gambut dan Mangrove Nasional, Fokus Cegah Karhutla

Prabowo Bentuk Badan Gambut dan Mangrove Nasional, Fokus Cegah Karhutla

News | Kamis, 24 September 2026 | 21:36 WIB

IWIP-WBN Perluas Rehabilitasi Mangrove demi Ekosistem Laut Pesisir

IWIP-WBN Perluas Rehabilitasi Mangrove demi Ekosistem Laut Pesisir

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 06:10 WIB

ibis Jakarta Raden Saleh Gandeng Komunitas Dorong Restorasi Mangrove di Kapuk Muara

ibis Jakarta Raden Saleh Gandeng Komunitas Dorong Restorasi Mangrove di Kapuk Muara

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 12:10 WIB

Di Prai Ijing, Warga Merawat Tradisi Sambil Menghidupkan Kampung Lewat Pariwisata

Di Prai Ijing, Warga Merawat Tradisi Sambil Menghidupkan Kampung Lewat Pariwisata

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 14:30 WIB

1.931 Sekolah di Flores Kembali Aktif Pascagempa

1.931 Sekolah di Flores Kembali Aktif Pascagempa

Foto | Kamis, 10 September 2026 | 08:00 WIB

Gunung Ile Lewotolok Erupsi 1.873 Kali dalam 5 Hari, Letusan Masih Terjadi hingga Minggu Malam

Gunung Ile Lewotolok Erupsi 1.873 Kali dalam 5 Hari, Letusan Masih Terjadi hingga Minggu Malam

News | Minggu, 06 September 2026 | 21:13 WIB

11 Tahun Lawan Tambang, Kisah Mama Aleta dan Tenun Mollo

11 Tahun Lawan Tambang, Kisah Mama Aleta dan Tenun Mollo

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 09:35 WIB

Terkini

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

×