5 Perbedaan Mendasar Sound Horeg dan Sound System Biasa, Bukan Sekadar Keras

Agung Pratnyawan

Selasa, 29 Juli 2025 | 18:01 WIB
5 Perbedaan Mendasar Sound Horeg dan Sound System Biasa, Bukan Sekadar Keras
Ilustrasi truk sound horeg dalam sebuah karnaval. [AI Imagen 4]

Sensasi "horeg" atau getaran fisik inilah yang menjadi esensi dan daya tarik utamanya, bahkan jika itu berarti mengorbankan kejernihan detail suara.

3. Biaya Sewa dan Investasi yang Jomplang

Perbedaan skala dan kekuatan berbanding lurus dengan biaya. Menyewa sound system standar untuk acara hajatan mungkin memakan biaya ratusan ribu hingga beberapa juta rupiah. Namun, angka ini tidak ada apa-apanya dibandingkan sound horeg.

Harga sewa sound horeg terbaru tahun 2025 bisa sangat fantastis. Biaya sewa sound horeg 2025 bervariasi mulai dari Rp 2 juta hingga Rp 75 juta per malam.

Paket premium untuk battle sound atau festival besar bisa menembus angka puluhan juta, tergantung reputasi vendor seperti Brewog Audio dan jumlah subwoofer yang digunakan. Biaya membangun satu unit truk sound horeg bahkan bisa mencapai miliaran rupiah.

4. Konteks Budaya dan Geografis

Sound system biasa bersifat universal, digunakan di hampir semua jenis acara di seluruh Indonesia, dari seminar formal, ibadah, hingga pesta ulang tahun. Sementara itu, sound horeg adalah fenomena budaya yang lebih spesifik.

Budaya ini tumbuh subur di wilayah tertentu yang menjadi basis utamanya. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyebutkan bahwa sound horeg terkonsentrasi di beberapa daerah.

Khofifah menyebut sound horeg banyak ditemukan di Tulungagung, Banyuwangi, Pasuruan, Jember, Malang, dan daerah lain.

baca juga

Wilayah seperti Malang, Jember, dan Banyuwangi bahkan dianggap sebagai 'segitiga emas' sound horeg, tempat parade dan karnaval audio ini menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan lokal.

5. Kontroversi dan Kebutuhan Regulasi

Sound system biasa jarang menimbulkan masalah sosial yang luas. Keluhan mungkin ada, tetapi biasanya diselesaikan di tingkat lokal.

Sebaliknya, sound horeg telah menjadi isu yang memicu perdebatan sengit hingga memerlukan intervensi pemerintah dan lembaga keagamaan.

Kekuatan suaranya yang ekstrem dianggap meresahkan, merusak properti, dan berbahaya bagi kesehatan.

Fenomena ini mendorong lahirnya Fatwa MUI Jawa Timur dan upaya Pemprov Jatim untuk membuat regulasi khusus. Seperti yang ditegaskan oleh anggota DPR RI, Muhammad Khozin,

Penggunaan sound horeg perlu pengaturan, bukan pelarangan. Banyak aspek yang harus menjadi pertimbangan. Hal ini menunjukkan bahwa dampak sound horeg jauh lebih kompleks dan problematis dibandingkan sound system konvensional.

Apa Itu Sound Horeg

Sound horeg adalah sebuah fenomena budaya audio di Indonesia yang mengacu pada sistem suara berdaya tinggi, sering kali portabel (terpasang di truk atau kendaraan lain), yang dirancang khusus untuk menghasilkan suara bass yang sangat kuat dan menggelegar.

Istilah "horeg" sendiri merupakan onomatopoeia atau representasi suara gemuruh dan getaran yang dihasilkan oleh bass ekstrem tersebut.

Sound system ini populer dalam berbagai acara rakyat seperti karnaval, arak-arakan, atau pesta desa, menjadi daya tarik utama karena efek getaran dan kekuatan suaranya yang luar biasa.

Fenomena ini berkembang dari kreativitas masyarakat lokal dalam memodifikasi sistem audio untuk menciptakan pengalaman sonik yang imersif dan meriah.

Apa Itu Sound System

Ilustrasi konser K-Pop (Pexels/Luis Quintero)
Ilustrasi konser K-Pop (Pexels/Luis Quintero)

Sound system adalah seperangkat peralatan elektronik yang dirancang untuk mereproduksi, menguatkan, dan mendistribusikan suara agar dapat didengar oleh audiens yang lebih luas atau dalam volume yang lebih tinggi.

Komponen dasarnya umumnya meliputi mikrofon (untuk menangkap suara), mixer (untuk mengatur dan mencampur berbagai sumber suara), amplifier (untuk menguatkan sinyal audio), dan loudspeaker (untuk mengubah sinyal listrik menjadi gelombang suara yang dapat didengar).

Peralatan tambahan seperti equalizer, compressor, atau processor efek juga sering digunakan untuk mengoptimalkan kualitas suara.

Sound system digunakan dalam berbagai aplikasi, mulai dari acara konser musik, konferensi, ibadah, hingga penggunaan rumahan untuk hiburan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Orang Ini Mendadak Viral Gegara Sound Horeg, Siapa Saja Mereka?

5 Orang Ini Mendadak Viral Gegara Sound Horeg, Siapa Saja Mereka?

Lifestyle | Selasa, 29 Juli 2025 | 16:28 WIB

10 Rekomendasi Merek Audio Mobil untuk Jedag-jedug ala Sound Horeg, tapi Tak Ganggu Tetangga

10 Rekomendasi Merek Audio Mobil untuk Jedag-jedug ala Sound Horeg, tapi Tak Ganggu Tetangga

Otomotif | Selasa, 29 Juli 2025 | 15:27 WIB

Harga Sewa Sound Horeg Terbaru 2025, Bisa Tembus Puluhan Juta per Malam

Harga Sewa Sound Horeg Terbaru 2025, Bisa Tembus Puluhan Juta per Malam

Lifestyle | Selasa, 29 Juli 2025 | 13:32 WIB

Apa itu Sound Horeg? Ini Sejarah Fenomena Viral yang Menggelegar dari Jawa Timur

Apa itu Sound Horeg? Ini Sejarah Fenomena Viral yang Menggelegar dari Jawa Timur

Lifestyle | Jum'at, 25 Juli 2025 | 19:21 WIB

Apa Itu Sound Horeg: Fenomena Audio 'Mengguncang' yang Viral dan Penuh Kontroversi

Apa Itu Sound Horeg: Fenomena Audio 'Mengguncang' yang Viral dan Penuh Kontroversi

Tekno | Kamis, 24 Juli 2025 | 15:01 WIB

Apa itu Sound Horeg? Didatangkan dari Jatim, Bakal Getarkan Pelantikan Presiden

Apa itu Sound Horeg? Didatangkan dari Jatim, Bakal Getarkan Pelantikan Presiden

Lifestyle | Sabtu, 19 Oktober 2024 | 11:56 WIB

Terkini

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×