Lebih Kenal dengan Bupati Gunungkidul Endah Subekti di Tengah Konflik Wisata Pantai Sanglen

Farah Nabilla, Rosiana Chozanah

Jum'at, 01 Agustus 2025 | 13:20 WIB
Lebih Kenal dengan Bupati Gunungkidul Endah Subekti di Tengah Konflik Wisata Pantai Sanglen
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih saat memberikan keterangan pada wartawan, Sabtu (1/3/2025). [Kontributor Suarajogja.id/Julianto]

Suara.com - Sosok Bupati Gunungkidul, Endah Subekti, tengah menjadi sorotan karena polemik yang terjadi di kawasan pesisir Pantai Sanglen, Gunungkidul.

Permasalahan belum menemui titik terang sebab warga masih menolak mengosongkan lahan untuk pembangunan kawasan wisata eksklusif oleh PT Biru Bianti Indonesia.

Kawasan pesisir Pantai Sanglen tersebut telah lama ditempati sekitar 50 warga. Mereka tinggal sekaligus berdagang di area tersebut.

Pihak Keraton Yogyakarta sebagai pemilik dari lahan pun meminta adanya dialog terbuka. Jangan sampai pendekatan dilakukan bersifat represif terhadap warga setempat.

"Ya enggak apa-apa, asal mau dialog aja. Didialogkan saja, untuk dipahami status tanahnya bagaimana. Ada penggantinya enggak? Jangan ditelantarkan," kata Gubernur DIY sekaligus Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan HB X, di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Selasa (29/7/2025).

Pantai Sanglen Gunungkidul Yogyakarta (Instagram/official_pantai_sanglen)
Pantai Sanglen Gunungkidul Yogyakarta (Instagram/official_pantai_sanglen)

Di lain sisi, Endah meminta warga untuk mengosongkan lahan secara sukarela karena mereka tidak memiliki hak legal untuk mengklaimnya.

"Saya, sebagai Bupati Gunungkidul, memahami bahwa di Sanglen itu dulunya hanya ada penjaga homestay milik Pemda, yaitu ayahnya Pak Riyadi dari Kukup. Setelah beliau pindah, datanglah banyak pihak yang memanfaatkan lokasi itu untuk berdagang. Sekarang, pihak yang berhak hendak memulai pembangunan dan investasi untuk pariwisata," paparnya.

Endah mengungkapkan bahwa pengembangan kawasan itu telah melewati tahapan perizinan resmi, termasuk memperoleh Surat Palilah dari Keraton Yogyakarta yang dikeluarkan pada Juni 2022.

Profil Lengkap Bupati Gunungkidul Endah Subekti

baca juga

Sosok Endah Subekti Kuntariningsih menjadi satu-satunya bupati perempuan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) saat ini. Kepemimpinannya dikenal unik, tegas, dan tidak segan untuk turun langsung ke masyarakat.

Lahir di Gunungkidul pada 23 Maret 1976, Endah adalah putri asli dari Kapanewon Ponjong.

Setelah menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah di Ponjong dan Karangmojo, ia melanjutkan studi D3 di AMP YKPN dan meraih gelar Sarjana Ekonomi dari STIE YKPN Yogyakarta.

Bupati Gunungkidul Endah Subekti (Instagram/bupati.gunungkidul)
Bupati Gunungkidul Endah Subekti (Instagram/bupati.gunungkidul)

Endah juga menyelesaikan program magister Agribisnis di Universitas Diponegoro pada 2024 dan kini tengah menempuh studi doktoral di universitas yang sama.

Sebelum terjun ke dunia politik, Endah telah malang melintang di sektor swasta. Ia memulai kariernya pada tahun 1994, bekerja di berbagai perusahaan hingga menjadi konsultan pajak untuk pemerintah kota dan perhotelan pada periode 2004-2008.

Perjalanan politiknya dimulai pada 2011 sebagai tenaga ahli fraksi PDI Perjuangan di DPRD DIY.

Kariernya terus menanjak hingga terpilih menjadi anggota DPRD Gunungkidul (2014-2019) dan puncaknya diamanahi sebagai Ketua DPRD Gunungkidul (2019-2024), sebelum akhirnya memenangkan Pilkada dan dilantik menjadi bupati pada 20 Februari 2025.

Harta Kekayaan Endah Subekti

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 2023, total kekayaan Endah Subekti Kuntariningsih tercatat sekitar Rp 5,1 miliar.

Asetnya meliputi tanah dan bangunan, serta koleksi alat transportasi yang cukup beragam, dari Mitsubishi Pajero Sport hingga motor Kawasaki Ninja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'Healing' Berubah Petaka: Jejak Terakhir Azka di Pantai Siung, Antara Adrenalin dan Putus Asa

'Healing' Berubah Petaka: Jejak Terakhir Azka di Pantai Siung, Antara Adrenalin dan Putus Asa

News | Senin, 28 Juli 2025 | 14:14 WIB

Potensi Wisata Lokal Padukuhan Kunang di Gunungkidul

Potensi Wisata Lokal Padukuhan Kunang di Gunungkidul

Your Say | Kamis, 17 Juli 2025 | 17:41 WIB

Buronan Korupsi Rp569 Miliar Bank Jatim Ditangkap di Gunungkidul, Uang Tunai Rp1 Miliar Disita

Buronan Korupsi Rp569 Miliar Bank Jatim Ditangkap di Gunungkidul, Uang Tunai Rp1 Miliar Disita

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 19:17 WIB

Terkini

Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade

Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:10 WIB

Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur

Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:43 WIB

Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian

Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:30 WIB

Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum

Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:46 WIB

Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba

Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:30 WIB

Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?

Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:05 WIB

5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia

5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:30 WIB

Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion

Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:27 WIB

Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN

Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:26 WIB

Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya

Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:15 WIB