Adidas Adizero Evo SL: Ideal untuk Pelari Pemula? Simak Ulasan Lengkap dr Tirta

Wakos Reza Gautama

Selasa, 05 Agustus 2025 | 15:31 WIB
Adidas Adizero Evo SL: Ideal untuk Pelari Pemula? Simak Ulasan Lengkap dr Tirta
Review sepatu Adidas Adizero Evo SL [Youtube Tirta Pengpengpeng]

Suara.com - Di tengah gempuran inovasi sepatu lari yang semakin terspesialisasi, Adidas mendobrak pasar dengan Adizero Evo SL, sebuah sepatu yang diklaim sebagai 'jawaban untuk semua'.

Namun, di balik label "all-rounder" yang menggiurkan, influencer dan dokter kenamaan, dr. Tirta Mandira Hudhi, memberikan ulasan tajam yang membongkar sisi lain dari sepatu ini: sebuah kompromi besar antara versatilitas dan daya tahan.

Dalam ulasannya, dr. Tirta menyoroti posisi unik Adizero Evo SL yang tidak mengunci diri pada satu segmen lari spesifik.

"Adidas Adizero Evo SL ini adalah sepatu all round. Jadi, dia tuh tidak fokus di satu segmen ya. Sepatu lari itu kan ada segmennya, easy run, recovery run, long run, tempo run, speed, ya, interval ada. Nah, Adizero Evo SL itu di segmen harganya aja, bukan segmen harga kita di kegunaannya aja itu dia bisa segalanya," ungkap dr. Tirta dikutip dari Youtube Tirta Pengpengpeng.

Pernyataan ini menegaskan bahwa Adizero Evo SL dirancang untuk menjadi 'satu untuk semua'. "Jadi dia digunakan untuk interval bisa, digunakan untuk speeding bisa, long run pun bisa, easy run pun bisa," tambahnya.

Fleksibilitas inilah yang menjadi daya tarik utamanya, terutama bagi pelari di kota-kota besar Indonesia yang menginginkan satu sepatu andal untuk berbagai jenis latihan tanpa harus merogoh kocek untuk membeli banyak pasang sepatu.

Kunci dari kemampuan adaptif Adizero Evo SL terletak pada penggunaan critical foam, yakni busa premium Lightstrike Pro yang sangat ringan dan responsif, teknologi yang sering ditemukan pada sepatu lari elite Adidas. Namun, teknologi ini datang dengan konsekuensi.

"Karena sepatu ini menggunakan critical foam maka cenderung akan enggak stabil. Oleh karena itu dikasih plat di bagian tengah untuk stabilitasnya," jelas dr. Tirta.

Plat atau shank di bagian tengah kaki ini memang berfungsi sebagai penyeimbang, namun kelemahan utama dari critical foam tetap menjadi perhatian.

baca juga

Masalah paling krusial, menurut dr. Tirta, adalah durabilitasnya. Busa yang empuk dan ringan ini memiliki 'harga' yang harus dibayar.

"Sepatu critical foam itu kekurangannya adalah cepat keropos, cepat gempil, cepat cuil. Apalagi kalau permukaan aspalnya enggak rata ya," tegasnya.

Ditambah lagi, untuk mengejar bobot seringan mungkin, desain outsole atau lapisan karet bawah dibuat sangat minimalis.

"Karena ini sepatu ini menggunakan critical foam dan ini rubbernya sangat minimal, itulah alasan kenapa gesekan pada aspal tidak akan bisa terhindari," lanjutnya.

Ini berarti, bagi pelari yang kerap berlatih di jalanan aspal perkotaan yang abrasif, umur pakai sepatu ini berpotensi lebih pendek.

Siapa Target Pasar Sebenarnya?

Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, dr. Tirta menyimpulkan bahwa Adizero Evo SL bukanlah yang terbaik di setiap kategori.

"Jadi sepatu ini enggak spesifik. Buat easy bisa, tetapi masih ada yang lebih bagus. Buat speed bisa, masih ada yang lebih bagus. Buat FM (Full Marathon) pun bisa, tetapi masih ada yang lebih bagus," katanya.

Lantas, untuk siapa sepatu ini paling ideal? Jawabannya terletak pada fungsi utamanya sebagai sepatu latihan serbaguna.

"Tetapi sepatu ini artinya cocok buat apa? Buat latihan. Karena satu sepatu ini bisa buat berbagai macam kategori," simpul dr. Tirta.

Ini menjadikan Adizero Evo SL pilihan cerdas bagi pelari pemula hingga menengah yang ingin memiliki satu sepatu berkualitas untuk menjajal berbagai jenis program lari, mulai dari lari santai, interval, hingga persiapan menuju race day.

Meski begitu, calon pembeli harus sadar akan kompromi yang ada.

"Cuman daya tahannya, rubbernya sangat minimal dikarenakan apa? Ya, critical foam itu dulu," tutupnya, mengingatkan kembali akan kelemahan material utamanya.

Dengan harga resmi yang berada di kisaran Rp 2 jutaan, Adizero Evo SL menawarkan teknologi sepatu balap dalam paket latihan harian, sebuah 'pisau bermata dua' yang menuntut pemahaman mendalam dari penggunanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berapa Harga Sepatu Hoka Asli? Ini 5 Model Terbaiknya untuk Lari di Agustus 2025

Berapa Harga Sepatu Hoka Asli? Ini 5 Model Terbaiknya untuk Lari di Agustus 2025

Lifestyle | Selasa, 05 Agustus 2025 | 14:40 WIB

Pemula Wajib Tahu! 7 Cara Jitu Bedakan Sepatu Lari New Balance Ori vs KW

Pemula Wajib Tahu! 7 Cara Jitu Bedakan Sepatu Lari New Balance Ori vs KW

Lifestyle | Selasa, 05 Agustus 2025 | 14:24 WIB

Tampil Maksimal di Lapangan, Ini Alasan Adidas Gamecourt 2.0 Jadi Sepatu Tenis Andalan untuk Pemula

Tampil Maksimal di Lapangan, Ini Alasan Adidas Gamecourt 2.0 Jadi Sepatu Tenis Andalan untuk Pemula

Lifestyle | Senin, 04 Agustus 2025 | 21:09 WIB

Samba Mulai Membosankan? Ini 5 Sepatu Alternatif yang Lebih Segar dan Unik

Samba Mulai Membosankan? Ini 5 Sepatu Alternatif yang Lebih Segar dan Unik

Lifestyle | Senin, 04 Agustus 2025 | 18:10 WIB

5 Rekomendasi Sepatu PUMA Asli untuk Lari Mulai Rp400 Ribuan, Pilihan Terbaik Agustus 2025

5 Rekomendasi Sepatu PUMA Asli untuk Lari Mulai Rp400 Ribuan, Pilihan Terbaik Agustus 2025

Lifestyle | Senin, 04 Agustus 2025 | 16:53 WIB

Terkini

4 Efek Samping Pakai Air Mawar dan Cara Mengatasinya

4 Efek Samping Pakai Air Mawar dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 07:27 WIB

Pangeran Harry Garap Dokumenter Putri Diana, Peringati 30 Tahun Kepergian Sang Ibu

Pangeran Harry Garap Dokumenter Putri Diana, Peringati 30 Tahun Kepergian Sang Ibu

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 07:25 WIB

Milk & Mocha: Ketika Momen Kecil Ternyata Tak Selalu Membekas

Milk & Mocha: Ketika Momen Kecil Ternyata Tak Selalu Membekas

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 07:25 WIB

Cara Membedakan Keringat Biasa vs Sunscreen Luntur Saat Cuaca Panas Terik, Cek Tandanya

Cara Membedakan Keringat Biasa vs Sunscreen Luntur Saat Cuaca Panas Terik, Cek Tandanya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 07:20 WIB

Masker Mata yang Bagus Merk Apa? Ini 5 Rekomendasi Produknya

Masker Mata yang Bagus Merk Apa? Ini 5 Rekomendasi Produknya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 07:18 WIB

Skuad Timnas Indonesia Berubah Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Dony Tri dan Yakob Sayuri Dicoret

Skuad Timnas Indonesia Berubah Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Dony Tri dan Yakob Sayuri Dicoret

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 07:17 WIB

Oktober Berpotensi Jadi Puncak Panas Jateng, BMKG Wanti-wanti Dehidrasi dan Kebakaran

Oktober Berpotensi Jadi Puncak Panas Jateng, BMKG Wanti-wanti Dehidrasi dan Kebakaran

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 07:16 WIB

AC LG Makin Pintar, AI Bisa Baca Kondisi Ruangan hingga Atur Konsumsi Listrik

AC LG Makin Pintar, AI Bisa Baca Kondisi Ruangan hingga Atur Konsumsi Listrik

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 07:15 WIB

Negara G7 Ngamuk Houthi Serang Arab Saudi: Hentikan!

Negara G7 Ngamuk Houthi Serang Arab Saudi: Hentikan!

News | Rabu, 23 September 2026 | 07:12 WIB

Usai Dapat Arahan BPK, KAI Siapkan Pengembalian Eks Stasiun Banjarnegara

Usai Dapat Arahan BPK, KAI Siapkan Pengembalian Eks Stasiun Banjarnegara

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 07:09 WIB

×