Kronologi Wanita di Purwakarta Ditemukan Tewas: Pernah Lapor Dapat Teror, Tak Ada Tindak Lanjut

Yasinta Rahmawati, Dita Alvinasari

Rabu, 13 Agustus 2025 | 17:58 WIB
Kronologi Wanita di Purwakarta Ditemukan Tewas: Pernah Lapor Dapat Teror, Tak Ada Tindak Lanjut
Ilustrasi pembunuhan (unsplash)

Suara.com - Kabar ditemukannya Dea Permata Karisma (27), wanita asal Purwakarta yang tewas bersimbah darah di rumahnya baru-baru ini menggemparkan publik.

Korban ditemukan tak bernyawa pada Selasa siang, 12 Agustus 2025 di kediamannya yang berlokasi di Jatiluhur dengan sejumlah luka tusuk di tubuhnya.

Terungkap bahwa sebelum kematiannya, Dea telah berbulan-bulan menerima teror dan ancaman pembunuhan melalui pesan WhatsApp (WA).

Ancaman tersebut bahkan sudah sempat dilaporkan ke Polsek Jatiluhur. Namun, laporan itu tidak mendapatkan tindak lanjut dari pihak berwenang.

Kasus ini pun memicu kemarahan publik. Akun Instagram Polsek Jatiluhur langsung dibanjiri komentar dari warganet.

Ilustrasi pembunuhan. [Ist]
Ilustrasi pembunuhan. [Ist]

Kronologi Penemuan Korban

Korban pertama kali ditemukan tak bernyawa oleh pembantunya. Saat ditemukan, tubuhnya bersimbah darah dengan sejumlah luka tusuk.

Seorang tetangga mengaku masih melihat korban pada sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, Dea tampak seperti biasa dan diduga hendak membeli sayur.

Tak lama setelahnya, pembantu korban berlari ketakutan ke luar rumah sambil berteriak bahwa majikannya telah dibunuh.

baca juga

Tetangga dan warga di sekitar rumah Dea yang mendengar teriakan itu pun langsung bergegas menuju rumah korban.

Peristiwa ini kemudian diselidiki oleh Polres Purwakarta. Tim identifikasi melakukan olah TKP dan akan dilakukan autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban.

Korban Sempat Dapat Teror

Menurut keterangan orang tua korban, sebelum ditemukan tewas, Dea telah mengalami berbagai teror selama berbulan-bulan.

Aksi teror dimulai dari pelemparan cat ke rumah. Pelaku bahkan pernah menerobos masuk ke kediaman korban, meski akhirnya terpergok pembantu dan melarikan diri.

Selain itu, korban juga pernah menerima pesan singkat di WhatsApp (WA) yang berisi ancaman pembunuhan secara eksplisit.

Menanggapi berbagai teror tersebut, ibu korban menjelaskan bahwa pihak keluarga telah melapor ke Babinsa hingga Polsek Jatiluhur.

Namun, saat itu laporan tersebut tidak mendapatkan tindak lanjut hingga akhirnya Dea ditemukan tak bernyawa di rumahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dea Permata Purwakarta Dibunuh, Publik Tuntut Oknum Babinsa Polisi Ditangkap Buntut Abaikan Laporan

Dea Permata Purwakarta Dibunuh, Publik Tuntut Oknum Babinsa Polisi Ditangkap Buntut Abaikan Laporan

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 16:13 WIB

Perempuan di Purwakarta Tewas Padahal sudah Lapor soal Ancaman, Polsek Jatiluhur Banjir Hujatan

Perempuan di Purwakarta Tewas Padahal sudah Lapor soal Ancaman, Polsek Jatiluhur Banjir Hujatan

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 12:31 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

×