Bukan Sekadar Hidangan Perayaan, Tumpeng Kini Jadi Simbol Persatuan Indonesia

M. Reza Sulaiman

Minggu, 24 Agustus 2025 | 21:25 WIB
Bukan Sekadar Hidangan Perayaan, Tumpeng Kini Jadi Simbol Persatuan Indonesia
Ilustrasi Nasi Tumpeng. (Pixabay/Mufid Majnun)

Suara.com - Kuliner tradisional sering kali lebih dari sekadar makanan. Di Indonesia, hidangan tumpeng menempati posisi istimewa karena bukan hanya hadir dalam berbagai perayaan, tetapi juga menyimpan filosofi syukur, persatuan, dan kebersamaan.

Di tengah derasnya arus modernisasi, tumpeng kini mendapat perhatian baru sebagai bagian dari identitas budaya sekaligus alat diplomasi yang memperkenalkan Indonesia ke dunia. Seperti disampaikan Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, “Lebih dari sekadar makanan, kuliner dapat menjadi alat diplomasi budaya yang sangat efektif sehingga makin banyak negara yang mengenal Indonesia melalui makanannya.”

Mengapa Tumpeng Begitu Penting untuk Dilestarikan?

Simbol keberagaman dan persatuan

Tumpeng bukan hanya nasi berbentuk kerucut dengan lauk pauk di sekelilingnya. Dalam praktiknya, ia hadir dalam upacara adat Jawa, perayaan keagamaan, hingga acara syukuran keluarga sederhana. Keberadaan tumpeng dalam lintas tradisi ini menjadikannya simbol nyata bahwa perbedaan budaya dan keyakinan bisa disatukan melalui sebuah hidangan.

Warisan budaya dengan filosofi mendalam

Bentuk kerucut tumpeng melambangkan hubungan manusia dengan Tuhan, sedangkan lauk di sekitarnya mencerminkan keseimbangan hidup antara manusia dengan alam dan sesamanya. Filosofi ini mengajarkan bahwa makanan bukan hanya untuk mengenyangkan perut, tetapi juga menyimpan pesan moral dan spiritual yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Sarana edukasi dan identitas generasi muda

Di era digital, generasi muda cenderung lebih mengenal makanan cepat saji global ketimbang kuliner tradisional. Tumpeng bisa menjadi pintu masuk untuk mengajarkan mereka tentang kearifan lokal, sejarah, serta nilai-nilai kebersamaan yang terkandung dalam makanan. Melalui festival, buku, atau pameran, tumpeng dihadirkan kembali agar anak muda tidak hanya mengenal, tetapi juga bangga menjadikannya bagian dari identitas mereka.

baca juga
Festival Tumpeng Nusantara 2025. (Dok. Istimewa)
Festival Tumpeng Nusantara 2025. (Dok. Istimewa)

Festival Tumpeng Nusantara 2025: Merayakan Identitas Lewat Rasa

Untuk merayakan Hari Kemerdekaan RI, Indonesian Gastronomy Community (IGC) bersama Hotel Borobudur Jakarta dan Asosiasi Perusahaan Jasaboga Indonesia (APJI) menyelenggarakan Festival Tumpeng Nusantara 2025.

Acara ini tidak sekadar menampilkan aneka hidangan, tetapi juga menegaskan tumpeng sebagai simbol identitas bangsa. Salah satu agenda penting adalah peluncuran buku Tumpeng Indonesia oleh IGC. Ria Musiawan, Ketua Umum IGC, menekankan: “Tumpeng adalah lebih dari sekadar hidangan, melainkan simbol perayaan, kebersamaan, dan nilai budaya yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.”

Selain itu, festival ini juga menggelar Kompetisi Tumpeng Selamat yang diikuti 16 peserta dari berbagai lembaga pendidikan, dimenangkan oleh tim dari Universitas Asaindo. Ada pula Pameran Tumpeng yang menampilkan 10 jenis tumpeng berbeda dari berbagai daerah, lengkap dengan makna dan sejarahnya.

Membawa Tumpeng ke Masa Depan

Arief Djoko Budiono, koordinator penerbitan buku, menyebut tujuan utama karya ini adalah mendokumentasikan sejarah dan variasi tumpeng dari berbagai daerah. Sementara Pudyotomo A. Saroso, Ketua Dewan Pakar IGC, menambahkan bahwa publikasi ini diharapkan dapat menginspirasi generasi muda agar memahami nilai budaya melalui makanan.

Bagi Tashya Megananda Yukki dari APJI, festival ini adalah cara nyata menumbuhkan rasa cinta tanah air melalui kuliner. Sementara Karina Eva Poetry dari Hotel Borobudur menilai kegiatan semacam ini sejalan dengan upaya pariwisata berkelanjutan.

Dari simbol syukur dalam tradisi lama hingga perayaan modern, tumpeng terus membuktikan dirinya sebagai kuliner yang menyatukan. Melestarikannya bukan sekadar menjaga cita rasa, tetapi juga merawat jati diri bangsa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hidden Gem di Kemayoran: Seribu Rasa Sajikan Pengalaman Makan Mewah dengan Pemandangan Golf Memukau

Hidden Gem di Kemayoran: Seribu Rasa Sajikan Pengalaman Makan Mewah dengan Pemandangan Golf Memukau

Lifestyle | Rabu, 20 Agustus 2025 | 08:12 WIB

Resep Nasi Tumpeng yang Tidak Ambyar, Anti Gagal untuk Acara Kemerdekaan

Resep Nasi Tumpeng yang Tidak Ambyar, Anti Gagal untuk Acara Kemerdekaan

Lifestyle | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 12:26 WIB

8 Ide Menghias Tumpeng Unik untuk 17 Agustus, Cantik dan Bikin Laper

8 Ide Menghias Tumpeng Unik untuk 17 Agustus, Cantik dan Bikin Laper

Lifestyle | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 19:02 WIB

Potong Tumpeng dari Bagian Puncaknya Itu Keliru, Begini Etika yang Tepat

Potong Tumpeng dari Bagian Puncaknya Itu Keliru, Begini Etika yang Tepat

Lifestyle | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 11:35 WIB

Bye Tumpeng Raksasa! Ide Tumpeng Mini 17an Instagrammable & Anti Ribet

Bye Tumpeng Raksasa! Ide Tumpeng Mini 17an Instagrammable & Anti Ribet

Lifestyle | Kamis, 14 Agustus 2025 | 10:30 WIB

Segar, Menyantap Somtam Thailand Kuah Asam di Raules Cafe & Resto

Segar, Menyantap Somtam Thailand Kuah Asam di Raules Cafe & Resto

Your Say | Rabu, 13 Agustus 2025 | 13:18 WIB

Terkini

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 07:18 WIB

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 07:15 WIB

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 07:05 WIB

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:03 WIB

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 07:00 WIB

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 06:58 WIB

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:57 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 06:56 WIB

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Jabar | Minggu, 13 September 2026 | 06:50 WIB

Igor Tolic Pasang Badan Usai Persib Bandung Tumbang di Tangan Persija Jakarta

Igor Tolic Pasang Badan Usai Persib Bandung Tumbang di Tangan Persija Jakarta

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:45 WIB

×