Bahaya Tersembunyi Obesitas: Mengapa Berat Badan Berlebih Bikin Anda Lebih Cepat Tua?

Dinda Rachmawati

Senin, 01 September 2025 | 15:48 WIB
Bahaya Tersembunyi Obesitas: Mengapa Berat Badan Berlebih Bikin Anda Lebih Cepat Tua?
Ilustrasi obesitas - Kebiasaan Sepele yang Bikin Gemuk. (Pexels)

Suara.com - Selama ini, banyak orang memandang obesitas hanya sebagai soal penampilan atau gaya hidup. Padahal, di balik angka pada timbangan, ada fakta medis yang jauh lebih kompleks. 

Obesitas adalah kondisi kronis yang memengaruhi metabolisme tubuh, mengganggu keseimbangan hormon, dan, tanpa disadari, mempercepat proses penuaan.

“Obesitas bukan sekadar masalah gaya hidup. Ini adalah kondisi medis yang memengaruhi kesehatan metabolik dan bisa mempercepat tanda-tanda penuaan pada tubuh dan kulit,” jelas dr. Riyanny Meisha Tarliman, Clinical, Medical, and Regulatory Director Novo Nordisk Indonesia. 

Pernyataan ini menggambarkan betapa obesitas tak bisa lagi dianggap remeh. Data terbaru Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan bahwa prevalensi obesitas di Indonesia terus meningkat. 

Saat ini, 23,4 persen penduduk dewasa mengalami obesitas, naik dari 21,8 persen pada tahun 2018. Bahkan, lebih dari sepertiga penduduk Indonesia hidup dengan obesitas sentral, ditandai dengan penumpukan lemak berlebih di area perut. 

Kondisi ini bukan hanya berimplikasi pada bentuk tubuh, tetapi juga membuka pintu bagi berbagai penyakit serius, mulai dari diabetes tipe-2 hingga gangguan kardiovaskular.

Penelitian menunjukkan, setiap kenaikan lima poin indeks massa tubuh di atas 25 kg/m² dapat meningkatkan risiko kematian hingga 30 persen.

Namun, ancaman obesitas tidak berhenti pada organ dalam. dr. med. dr. Maya Surjadjaja, M.Gizi, Sp.GK, Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Anti Penuaan, Wellness, Estetik & Regeneratif Indonesia (PERDAWERI), menjelaskan hubungan erat antara obesitas dan penuaan dini. 

“Obesitas memicu peradangan kronis derajat rendah atau inflammaging. Kondisi ini mempercepat pemendekan telomer pada sel, sehingga kemampuan sel untuk beregenerasi menurun. Dalam jangka panjang, hal ini membuat fungsi organ mengalami penurunan lebih cepat dari seharusnya,” ujarnya.

baca juga

Proses ini tak hanya terjadi di dalam tubuh, tetapi juga tercermin pada kulit. Inflamasi kronis akibat obesitas mempercepat degradasi kolagen dan elastin, dua komponen penting yang menjaga kekenyalan dan kekencangan kulit. 

Akibatnya, kulit tampak kusam, garis halus dan keriput muncul lebih dini, dan hiperpigmentasi menjadi lebih nyata. Obesitas membuat tanda-tanda penuaan bukan lagi urusan usia, melainkan hasil dari proses biologis yang berlangsung lebih cepat.

Meski begitu, kabar baiknya adalah, perubahan kecil bisa membawa dampak besar. Penelitian menunjukkan bahwa penurunan berat badan sekitar lima hingga sepuluh persen saja dapat menurunkan kadar protein peradangan dalam tubuh dan mendukung keberhasilan berbagai prosedur estetika. 

“Penuaan adalah proses alami, tapi obesitas membuat proses itu berjalan lebih cepat. Dengan menjaga berat badan ideal, kita bukan hanya melindungi kesehatan organ dalam, tetapi juga menjaga kulit, energi, dan vitalitas tubuh,” tambah dr. Maya.

Mengelola obesitas bukan berarti mengejar bentuk tubuh tertentu, melainkan soal memulihkan keseimbangan metabolik. Pendekatannya bersifat holistik, dimulai dari perubahan pola hidup, penilaian klinis yang tepat, hingga intervensi medis bila diperlukan. 

Farmakoterapi kini juga menjadi salah satu opsi, terutama untuk mereka dengan BMI di atas 30 atau BMI di atas 27 yang disertai penyakit penyerta. 

Untuk mendukung edukasi masyarakat, Novo Nordisk Indonesia bahkan menghadirkan Truth About Weight (TAW) Indonesia sebagai sumber informasi tepercaya seputar obesitas dan penanganannya.

Penuaan adalah proses yang tak bisa dihindari, tetapi kecepatan proses itu bisa dikendalikan. Menjaga berat badan sehat bukan sekadar soal estetika; ini tentang mempertahankan kualitas hidup. 

Obesitas membuat tubuh menua lebih cepat, tetapi dengan pemahaman yang tepat dan langkah-langkah berbasis bukti, setiap orang punya kesempatan untuk menua dengan sehat, bugar, dan percaya diri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Rekomendasi Sunscreen Anti Aging: Formulanya Ringan, Ampuh Cegah Tanda Penuaan

5 Rekomendasi Sunscreen Anti Aging: Formulanya Ringan, Ampuh Cegah Tanda Penuaan

Lifestyle | Kamis, 28 Agustus 2025 | 10:00 WIB

Rahasia Kulit Tetap Segar di Usia 40-an, Ini 7 Rekomendasi Moisturizer yang Wajib Dicoba

Rahasia Kulit Tetap Segar di Usia 40-an, Ini 7 Rekomendasi Moisturizer yang Wajib Dicoba

Lifestyle | Kamis, 28 Agustus 2025 | 07:22 WIB

Produk Wardah Anti Aging Apa Saja? Ini 5 Pilihan Terbaik biar Kulit Tetap Kencang

Produk Wardah Anti Aging Apa Saja? Ini 5 Pilihan Terbaik biar Kulit Tetap Kencang

Lifestyle | Rabu, 27 Agustus 2025 | 15:17 WIB

Terkini

Rupiah Menguat Tipis Imbas Menkeu Baru Suahasil Nazara Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Rupiah Menguat Tipis Imbas Menkeu Baru Suahasil Nazara Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:52 WIB

Zero Odol Masih Jauh Tercapai, 72 Ribu Truk Obesitas Masih Beroperasi di Jalan

Zero Odol Masih Jauh Tercapai, 72 Ribu Truk Obesitas Masih Beroperasi di Jalan

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:51 WIB

Buka Layanan SPKLU Kini Bisa Jadi Bisnis yang Cuan

Buka Layanan SPKLU Kini Bisa Jadi Bisnis yang Cuan

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:46 WIB

Berapa Gaji Suahasil Nazara sebagai Menkeu? Intip Kekayaannya versi LHKPN

Berapa Gaji Suahasil Nazara sebagai Menkeu? Intip Kekayaannya versi LHKPN

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:45 WIB

Perkuat Literasi Kripto Nasional, Bursa Kripto CFX Gandeng Berbagai Pihak

Perkuat Literasi Kripto Nasional, Bursa Kripto CFX Gandeng Berbagai Pihak

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:42 WIB

Pengakuan Wanita Muda Indonesia Bekerja di Tempat Judi Malaysia Dibayar Rp7 Juta

Pengakuan Wanita Muda Indonesia Bekerja di Tempat Judi Malaysia Dibayar Rp7 Juta

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:40 WIB

Kolektor Australia Bongkar Keindahan dan Filosofi Kain Tradisional Lombok

Kolektor Australia Bongkar Keindahan dan Filosofi Kain Tradisional Lombok

Bali | Selasa, 15 September 2026 | 09:39 WIB

Suahasil Nazara dari Partai Apa? Dilantik Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

Suahasil Nazara dari Partai Apa? Dilantik Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:36 WIB

Harga Minyak Kembali Naik di Tengah Ancaman Krisis Pasokan Akibat Konflik Timur Tengah

Harga Minyak Kembali Naik di Tengah Ancaman Krisis Pasokan Akibat Konflik Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:32 WIB

Menkeu Suahasil Pengganti Purbaya Janjikan Data APBN KiTa Dipaparkan Lebih Lengkap

Menkeu Suahasil Pengganti Purbaya Janjikan Data APBN KiTa Dipaparkan Lebih Lengkap

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:31 WIB

×