Brand Kuliner Lokal Ini Salip Startup Teknologi, Masuk Forbes Asia 100 to Watch 2025

Bimo Aria Fundrika

Senin, 15 September 2025 | 13:41 WIB
Brand Kuliner Lokal Ini Salip Startup Teknologi, Masuk Forbes Asia 100 to Watch 2025
Brand Kuliner Lokal Se’Indonesia. (Dok. Istimewa)

Suara.com - Industri kuliner cepat saji di Indonesia masih kerap dihadapkan pada stigma: serba instan, mahal untuk kualitas premium, dan sulit bersaing dengan merek internasional.

Padahal, selera lokal yang begitu kaya punya potensi besar untuk dikemas modern dan dibawa ke level global. Tantangannya adalah bagaimana menghadirkan cita rasa otentik dengan harga terjangkau, tanpa mengorbankan kualitas.

Di sisi lain, daftar tahunan Forbes Asia 100 to Watch sering kali didominasi perusahaan teknologi—mulai dari biotech, green tech, space tech, hingga deep tech. Nama perusahaan rintisan di sektor makanan jarang terdengar di panggung bergengsi ini.

Kondisi ini membuat munculnya brand kuliner dari Indonesia di daftar tersebut menjadi sebuah kejutan sekaligus kebanggaan tersendiri.

Tahun ini, brand kuliner cepat saji Se’Indonesia resmi diumumkan masuk dalam daftar bergengsi Forbes Asia 100 to Watch 2025. Pengakuan ini menegaskan posisi brand kuliner tersebut sebagai salah satu perusahaan rintisan paling menjanjikan di Asia-Pasifik yang berhasil menghadirkan inovasi model bisnis sekaligus melestarikan cita rasa kuliner lokal.

Dari 100 perusahaan terpilih, hanya delapan berasal dari Indonesia. Menariknya, mereka menjadi satu-satunya brand F&B Indonesia yang berhasil masuk daftar, mewakili pertumbuhan pesat sektor kuliner berbasis budaya.

Didirikan pada 2022, Se’Indonesia merevolusi makanan cepat saji dengan protein berkualitas tinggi yang terjangkau dan mudah diakses. Terinspirasi dari hidangan tradisional se’i asap khas Nusa Tenggara Timur, mereka menghadirkan rice box daging sapi asap premium yang kini menjadi favorit di berbagai kota Indonesia.

Brand Kuliner Lokal Se’Indonesia. (Dok. Istimewa)
Brand Kuliner Lokal Se’Indonesia. (Dok. Istimewa)

Dengan model produksi dapur terpusat berbasis teknologi, mereka menjaga konsistensi rasa sekaligus menekan biaya agar tetap ramah di kantong.

Strategi ini membuahkan hasil. Saat ini, mereka menyajikan lebih dari 2 juta porsi setiap bulan melalui lebih dari 150 outlet online dan dine-in di Jawa, Bali, dan Sumatra. Keberhasilan tersebut diperkuat lewat pendanaan Seri A senilai USD 9,7 juta pada April 2025, yang dipimpin oleh Insignia Ventures Partners bersama investor lainnya.

baca juga

“Terpilih dalam daftar Forbes Asia 100 to Watch adalah pengakuan global bagi Se’Indonesia sekaligus kuliner nusantara. Kami ingin menunjukkan bahwa makanan Indonesia bisa berdiri sejajar dengan brand internasional, dengan tetap menghadirkan cita rasa otentik yang premium namun tetap terjangkau bagi semua kalangan,” ujar Rinaldi Dharma Utama, Co-Founder & CEO Se’Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sukses di Solo, Nunung Srimulat Gandeng Vicky Prasetyo Bisnis Kuliner di Jakarta

Sukses di Solo, Nunung Srimulat Gandeng Vicky Prasetyo Bisnis Kuliner di Jakarta

Entertainment | Sabtu, 13 September 2025 | 21:00 WIB

Pinkan Mambo dan Bisnis Kuliner, Murni Jualan atau Cari Jalur 'Comeback'?

Pinkan Mambo dan Bisnis Kuliner, Murni Jualan atau Cari Jalur 'Comeback'?

Your Say | Sabtu, 13 September 2025 | 09:24 WIB

5 Sepatu Lari Lokal Terbaik Rekomendasi Dokter Tirta, Harga Ratusan Ribu Saja

5 Sepatu Lari Lokal Terbaik Rekomendasi Dokter Tirta, Harga Ratusan Ribu Saja

Lifestyle | Selasa, 09 September 2025 | 15:03 WIB

Terkini

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:42 WIB

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi

Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:34 WIB

Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja

Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:32 WIB

Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO

Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO

Jakarta | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan

Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:27 WIB

Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?

Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:26 WIB

×