Tepuk Sakinah Lebih dari Sekadar Tren Viral, Apakah Wajib Bagi Calon Pengantin?

Rifan Aditya

Jum'at, 26 September 2025 | 06:10 WIB
Tepuk Sakinah Lebih dari Sekadar Tren Viral, Apakah Wajib Bagi Calon Pengantin?
Tepuk Sakinah Lebih dari Sekadar Tren Viral, Apakah Wajib Bagi Calon Pengantin?
baca 10 detik
  • Video tepuk sakinah viral hingga membuat banyak orang berkomentar.
  • Apakah Tepuk Sakinah ini wajib dilakukan oleh setiap pasangan yang akan menikah?
  • Padahal ada kewajiban lain yang tidak boleh dilewatkan oleh calon pengantin yaitu Bimbingan Perkawinan (Bimwin).

Suara.com - Dunia maya baru-baru ini diramaikan oleh sebuah fenomena unik dari Kantor Urusan Agama (KUA). Namanya "Tepuk Sakinah".

Aksi sederhana penuh makna ini dengan cepat menyebar, menjadi perbincangan hangat, dan bahkan tren di kalangan calon pengantin.

Video-video yang menampilkan pasangan calon pengantin (catin) dan petugas KUA melakukan tepuk tangan sambil menyanyikan yel-yel singkat ini membanjiri linimasa.

Kegiatannya terlihat menyenangkan. Namun, di balik keriuhannya, muncul pertanyaan mendasar: apakah Tepuk Sakinah ini wajib dilakukan oleh setiap pasangan yang akan menikah?

Apa Sebenarnya Tepuk Sakinah Itu?

Tepuk Sakinah adalah sebuah metode edukasi pranikah yang kreatif. Tujuannya untuk menyampaikan nilai-nilai penting dalam membangun rumah tangga.

Metode ini merupakan bagian dari program Bimbingan Perkawinan (Bimwin) yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama.

Menurut Prof Alimatul Qibtiyah, salah satu penggagasnya, Tepuk Sakinah lahir dari kreativitas para instruktur Bimwin sejak 2018.

"Tepuk Sakinah diciptakan sebagai salah satu strategi untuk menghidupkan nilai kesalingan, kesetaraan, dan kebersamaan dalam berkeluarga dengan cara yang menyenangkan,” ujar Prof Alimatul.

Gerakan dan liriknya terinspirasi dari lima pilar Keluarga Sakinah, yaitu:

baca juga
  • Berpasangan: Melambangkan ikatan suci pernikahan.
  • Janji Kokoh (Mitsaqon Ghalidho): Mengingatkan bahwa nikah adalah janji suci kepada Allah SWT.
  • Saling Memberi Kebaikan: Termasuk di dalamnya saling cinta, hormat, dan menjaga.
  • Musyawarah: Menekankan pentingnya komunikasi dalam mengambil keputusan bersama.
  • Tarodhin (Saling Ridha): Keikhlasan menerima kelebihan dan kekurangan pasangan menjadi kunci keharmonisan.

Jadi, Wajib atau Tidak?

Jawaban singkatnya: tidak wajib. Prof Alimatul Qibtiyah menegaskan bahwa Tepuk Sakinah bukanlah sebuah kewajiban.

"Ini kan hanya salah satu strategi. Ya kalau harus tidaknya untuk calon pengantin nggak harus sih. Ini hanya salah satu strategi pembelajaran saja atau pelatihan agar kemudian pilar-pilar keluarga sakinah itu bisa diterima dengan menyenangkan. Sehingga nggak ada keharusan gitu (Tepuk Sakinah)," jelasnya.

Yang diwajibkan oleh Kementerian Agama adalah keikutsertaan calon pengantin dalam program Bimbingan Perkawinan (Bimwin).

Tujuannya adalah untuk membekali pasangan dengan pengetahuan yang cukup sebelum memulai bahtera rumah tangga.

Tepuk Sakinah hanyalah salah satu dari banyak metode yang bisa digunakan. Metode ini dipilih karena dianggap efektif.

Cara yang interaktif dan ceria membuat materi yang berat menjadi lebih mudah dicerna dan diingat oleh para peserta.

Lirik Tepuk Sakinah

Lirik Tepuk Sakinah terdiri dari frasa-frasa berikut ini, yang diulang untuk memperkuat daya ingat dan maknanya.

Berpasangan …
Berpasangan …
Berpasangan …

Janji Kokoh …
Janji Kokoh …
Janji Kokoh …

Saling Cinta, Saling Hormat, Saling Jaga, Saling Ridho, Musyawarah untuk Sakinah.

Inovasi Edukasi di Era Digital

Viralnya Tepuk Sakinah menunjukkan sebuah pergeseran menarik. Ini adalah bukti bahwa lembaga pemerintah seperti KUA mampu beradaptasi dengan zaman. Mereka berhasil menciptakan sebuah inovasi dalam penyampaian edukasi pranikah.

Di tengah gempuran informasi dan hiburan singkat di media sosial, metode konvensional seperti ceramah bisa terasa membosankan.

Tepuk Sakinah hadir sebagai angin segar. Ia mengubah proses Bimwin yang mungkin terkesan kaku menjadi lebih relevan dan menarik bagi generasi milenial dan Gen Z.

Keberhasilan Tepuk Sakinah menjadi viral bukan hanya karena keunikannya. Ini juga menunjukkan adanya kebutuhan di masyarakat akan cara-cara baru dalam belajar.

Pesan-pesan penting tentang pernikahan, ketika dikemas secara kreatif, ternyata bisa diterima dengan sangat baik.

Fenomena ini menjadi studi kasus yang menarik tentang bagaimana edukasi publik dapat dilakukan secara efektif di era digital.

Makna yang Lebih Dalam

Meskipun tidak wajib, Tepuk Sakinah memberikan nilai tambah yang signifikan. Ia bukan sekadar yel-yel kosong. Setiap kata dan gerakan di dalamnya adalah pengingat akan komitmen besar yang akan dijalani seumur hidup.

Ini adalah cara untuk menanamkan pondasi yang kuat sejak awal. Bahwa pernikahan adalah tentang kerjasama, saling menghargai, dan komunikasi. Viralitasnya mungkin akan meredup, namun pesan di baliknya harus terus hidup dalam setiap rumah tangga.

Pada akhirnya, Tepuk Sakinah adalah sebuah alat. Keberhasilannya diukur bukan dari seberapa banyak yang melakukannya, tetapi dari seberapa banyak pasangan yang memahami dan mengamalkan nilai-nilai di dalamnya.

Bagaimana menurut Anda? Apakah metode kreatif seperti Tepuk Sakinah ini perlu diperbanyak untuk program edukasi lainnya? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral! 'Tepuk Sakinah' di KUA Bikin Bimbingan Pra-Nikah Jadi Lebih Asyik

Viral! 'Tepuk Sakinah' di KUA Bikin Bimbingan Pra-Nikah Jadi Lebih Asyik

Your Say | Rabu, 24 September 2025 | 15:13 WIB

Terpopuler: Heboh Diaspora Nikmati Fasilitas Mewah saat Sambut Prabowo di AS, Tepuk Sakinah Viral

Terpopuler: Heboh Diaspora Nikmati Fasilitas Mewah saat Sambut Prabowo di AS, Tepuk Sakinah Viral

Lifestyle | Rabu, 24 September 2025 | 07:05 WIB

Viral Tepuk Sakinah di KUA, Cara Baru Bimbingan Pranikah yang Bikin Calon Pengantin Heboh

Viral Tepuk Sakinah di KUA, Cara Baru Bimbingan Pranikah yang Bikin Calon Pengantin Heboh

Entertainment | Selasa, 23 September 2025 | 15:30 WIB

Lirik Tepuk Sakinah yang Viral di TikTok, Sederhana tapi Punya Makna Mendalam

Lirik Tepuk Sakinah yang Viral di TikTok, Sederhana tapi Punya Makna Mendalam

Lifestyle | Selasa, 23 September 2025 | 14:44 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×