7 Daftar Ikan Laut yang Tidak Aman Dikonsumsi, Mengandung Racun Berbahaya

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 26 September 2025 | 07:44 WIB
7 Daftar Ikan Laut yang Tidak Aman Dikonsumsi, Mengandung Racun Berbahaya
Ilustrasi Kehidupan Laut - Daftar Ikan Laut yang Tidak Boleh Dikonsumsi (Unsplash)

Suara.com - Ikan laut adalah salah satu sumber protein hewani yang sangat gemari banyak orang. Selain bergizi, ikan laut juga menjadi makanan utama bagi banyak orang di berbagai belahan dunia. Sumber protein hewani ini memiliki cita rasa yang gurih dan lezat ketika diolah dengan bumbu tambahan.

Manfaat makan ikan juga sangat baik untuk tulang dan gigi. Pasalnya, ikan merupakan salah satu sumber mineral yang penting untuk kepadatan tulang, seperti kalsium serta fosfor.

Tak hanya itu, manfaat makan ikan juga hadir dari kandungan vitamin D yang bisa membantu penyerapan mineral ke dalam tubuh.

Akan tetapi, di balik kelezatan dan manfaatnya bagi tubuh, tidak semua jenis ikan laut aman untuk dikonsumsi. Diketahui, beberapa jenis ikan laut mengandung zat yang bisa membahayakan kesehatan manusia.

Untuk itu, kita semua wajib berhati-hati da mengetahui ikan laut yang tidak aman dikonsumsi.

Daftar Ikan Laut yang Tidak Aman Dikonsumsi

Berikut ini beberapa jenis ikan laut yang tidak aman dikonsumsi karena mengandung merkuri yang tinggi dan zat berbahaya lainnya:

1. Ikan Hiu

Ikan Hiu (Unsplash)
Ikan Hiu (Unsplash)

Di berbagai belahan dunia, ikan hiu banyak diburu untuk diambil siripnya. Sebab, sebagian orang percaya bahwa sirip ikan hiu bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Namun faktanya ikan hiu pantang dikonsumsi karena banyak mengandung merkuri.

Bahkan, jika kebanyakan mengonsumsi daging atau sirip hiu akan sangat berbahaya karena bisa menyebabkan gangguan saraf anggota tubuh, kebutaan, hingga kematian.

Perlu diketahui pula bila semakin tua umur dari ikan hiu yang dikonsumsi, maka kandungan merkuri yang ada di dalamnya tentu semakin tinggi.

baca juga

Di samping itu, mengonsumsi ikan hiu juga dapat merusak ekosistem laut. Sebab, hiu adalah predator puncak yang hidup di lautan. Apabila jumlahnya terus berkurang, maka hewan yang seharusnya dimangsa oleh ikan hiu akan bertambah.

Jumlahnya yang semakin banyak menjadikan ekosistem laut tidak seimbang bahkan rusak, serta mengakibatkan kepunahan fauna lainnya.

2. Tuna Sirip Biru

Tuna Sirip Biru (Unsplash)
Tuna Sirip Biru (Unsplash)

Selama ini, ikan tuna masuk ke dalam salah satu jenis ikan laut yang banyak dikonsumsi orang. Selain cita rasanya, ikan tuna juga mempunyai kandungan gizi yang sangat tinggi. Bahkan ikan ini kerap dijadikan menu utama ketika bayi memasuki tahap MPASI.

Meski demikan tahukah kamu jika ada salah satu jenis tuna yang dilarang untuk dikonsumsi, yaitu ikan tuna sirip biru. Terdapat dua alasan kenapa ikan tuna sirip biru tidak bisa dikonsumsi.

Alasan yang pertama karena tuna sirip biru masuk ke dalam jenis ikan yang saat ini dilindungi lantaran terancam punah.

Kemudian, alasan kedua adalah karena ikan tuna sirip biru mengandung merkuri yang cukup tinggi. Oleh karena itu, ikan tuna sirip biru tidak dapat dikonsumsi manusia karena berbahaya.

3. Ikan Gindara

Ikan Gindara (Unsplash)
Ikan Gindara (Unsplash)

Ikan gindara atau escolar yang jugadikenal sebagai ikan tuna putih merupakan jenis ikan dengan cita rasa daging lezat. Namun sayangya meski memiliki rasa enak, ikan gindara tidak boleh dikonsumsi dalam jumlah besar serta angat dibatasi jumlahnya. Bahkan jenis ikan ini tidak boleh dikonsumsi sama sekali oleh beberapa orang dengan kondisi tertentu.

Pasalnya, jika nekat mengonsumsi olan ini secara berlebihan bisa menyebabkan diare. Diketahui, ikan gindara mengandung zat lemak bernama gempylotoxin yang menjadikan dagingnya terasa lezat.

Sayangnya, zat itu bisa menimbulkan masalah pada usus jika dikonsumsi secara berlebihan. Adapun jumlah konsumsi ikan gindara yang disarankan  maksimal sebanyak enam ons atau sebaiknya kurang dari takaran itu.

4. Ikan Pedang

Ikan Pedang (Unsplash)
Ikan Pedang (Unsplash)

Jenis ikan laut lainnya yang sebaiknya tidak dikonsumsi adalah ikan pedang. Hal itu lantaran ikan pedang atau ikan todak masuk ke dalam salah satu daftar jenis ikan yang di dalamnya ditemukan kandungan merkuri yang tinggi.

Bahkan, semakin tua umur ikan ikan pedang serta semakin besar ukuran tubuhnya, ternyata kandungan merkuri di dalamnya tidak akan berkurang.

Tak sampai di situ saja, proses penangkapan ikan pedang sendiri juga kerap menggunakan long line. Sebagai informasi, long line adalah sebuah tali pancing yang disusun memanjang dengan umpan pada bagian ujungnya.

Cara penangkapan ikan dengan menggunakan metode ini, sangat membahayakan keselamatan hewan laut lainnya. Contohnya seperti penyu, hiu, burung laut dan lainnya.

5. Ikan Buntal

Ikan Buntal (Unsplash)
Ikan Buntal (Unsplash)

Ikan buntal sangat dilarang untuk dikonsumsi lantaran dagingnya mengandung zata racun yang berbahaya bagi tubuh. Diketahui, ikan buntal mengandung racun tetrodotoksin yang bisa menyerang sistem saraf dan sangat mematikan. Racun tersebut bahkan lebih mematikan daripada sianida.

6. King Mackerel

King Mackerel (Unsplash)
King Mackerel (Unsplash)

King mackerel merupakan salah satu jenis ikan laut yang ternyata begitu populer di kalangan para pemancing di Florida dan pesisir selatan Amerika. Meski jenis ikan ini begitu populer, namun sebaiknya tidak mengkonsumsi ikan king mackerel. Selain aromanya begitu amis, king mackerel juga mengandung merkuri yang cukup tinggi.

7. Ikan Mahi-Mahi

Ikan Mahi-Mahi (Unsplash)
Ikan Mahi-Mahi (Unsplash)

Ikan mahi-mahi merupakan jenis ikan laut yang selama ini banyak disukai manusia. Sayangnya, jika tidak disimpan dengan tepat mahi-mahi bisa menyebabkan keracunan histamine maupum keracunan scrombroid.

Akibatnya, kita akan terserang alergi yang parah, seperti gatal, kembung, bengkak di bagian tubuh tertentu, sampai kesulitan bernapas. Sebab, kesalahan dalam menyimpan ikan ini, menyebabkan bakteri mudah masuk dan akan memecah asam amino histidin pada daging ikan.

Demikian tadi daftar ikan laut yang tidak boleh dikonsumsi. Setelah mengetahui daftarnya sebaiknya kita hati-hati dalam memilih jenis ikan yang hendak diolah. Sebab beberapa jenis ikan menyebabkan masalah kesehatan yang serius.

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keracunan Massal Akibat Menu MBG Ikan Hiu Goreng, Bahaya Tersembunyi di Balik Daging Laut

Keracunan Massal Akibat Menu MBG Ikan Hiu Goreng, Bahaya Tersembunyi di Balik Daging Laut

Lifestyle | Kamis, 25 September 2025 | 17:40 WIB

Daftar Kosmetik Berbahaya yang Dilarang BPOM, Mengandung Merkuri hingga Hidrokuinon

Daftar Kosmetik Berbahaya yang Dilarang BPOM, Mengandung Merkuri hingga Hidrokuinon

Lifestyle | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 09:16 WIB

Konsumsi Protein Hewani Masih Rendah, Industri Peternakan Perlu Diperkuat

Konsumsi Protein Hewani Masih Rendah, Industri Peternakan Perlu Diperkuat

Health | Jum'at, 04 Juli 2025 | 14:43 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×