Kasus Kematian Istri di Solok: Ini 5 Cara Merawat Water Heater agar Tak Keluarkan Gas Beracun

Agatha Vidya Nariswari, Rosiana Chozanah

Sabtu, 11 Oktober 2025 | 17:16 WIB
Kasus Kematian Istri di Solok: Ini 5 Cara Merawat Water Heater agar Tak Keluarkan Gas Beracun
Ilustrasi water heater mengeluarkan gas beracun (Google Studio AI)
baca 10 detik
  • Sepasang pengantin baru ditemukan tak sadarkan diri di kamar mandi penginapan glamping Alahan Panjang, Sumatera Barat, diduga akibat keracunan karbon monoksida dari water heater berbahan bakar gas.

  • Karbon monoksida merupakan gas beracun yang tidak berwarna dan tidak berbau, sehingga sulit dideteksi dan dapat menyebabkan gejala serius hingga kematian jika terhirup dalam konsentrasi tinggi.

  • Untuk mencegah risiko serupa, penting memastikan ventilasi ruangan cukup, menempatkan tabung gas di area terbuka, menggunakan selang berkualitas, serta melakukan pemeriksaan rutin dan mengenali tanda-tanda gangguan pada perangkat.

Suara.com - Sepasang pengantin baru, Gilang Kurniawan (28) dan Cindy Desta Nanda (28), ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di kamar mandi sebuah penginapan glamping di Alahan Panjang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

Keduanya tengah menikmati bulan madu di kawasan wisata berhawa sejuk itu. Kejadian terungkap setelah seorang pelayan curiga karena pasangan tersebut tidak keluar kamar dalam waktu lama.

Setelah dipanggil berkali-kali tanpa respons, pelayan bersama pengelola memutuskan untuk membuka kamar dan menemukan keduanya tergeletak di kamar mandi.

Cindy ditemukan dalam kondisi kritis dan dinyatakan meninggal dunia setelah dibawa ke puskesmas. Sedangkan Gilang masih bernapas meski lemah, dan langsung dirujuk ke Semen Padang Hospital (SPH) untuk menjalani perawatan intensif.

Pihak keluarga menduga kuat bahwa penyebab keracunan berasal dari water heater berbahan bakar gas yang terpasang di dalam kamar mandi.

Berdasarkan informasi dan foto yang diterima keluarga, tabung gas elpiji berukuran 12 kilogram diletakkan di bawah, dekat kloset, dan ruang mandi tersebut hampir tidak memiliki ventilasi udara yang memadai.

Water heater penyebab pasangan di Solok keracunan (TikTok)
Water heater penyebab pasangan di Solok keracunan (TikTok)

Bahaya Gas Beracun Karbon Monoksida

Karbon monoksida adalah gas beracun yang tidak berwarna dan tidak berbau, sehingga sulit dideteksi tanpa alat khusus. Gas ini dapat terbentuk dari pembakaran yang tidak sempurna, terutama jika ventilasi buruk atau perangkat mengalami kerusakan.

Paparan CO dalam konsentrasi tinggi dapat menyebabkan pusing, mual, kehilangan kesadaran, hingga kematian.

baca juga

Sebagai langkah pencegahan, berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menjaga keamanan penggunaan water heater gas.

5 Cara Merawat Water Heater Gas agar Tetap Aman Digunakan

1. Letakkan Tabung Gas di Area Terbuka

Hindari menempatkan tabung gas elpiji di dalam kamar mandi. Selain mengganggu estetika ruangan, posisi ini meningkatkan risiko kebocoran gas yang bisa berbahaya jika terhirup atau terkena percikan api.

2. Pastikan Ventilasi Udara Cukup

Ventilasi yang baik sangat penting untuk menjaga sirkulasi udara dan membuang gas sisa pembakaran dari water heater. Tanpa ventilasi yang memadai, gas beracun seperti karbon monoksida (CO) bisa terakumulasi dan membahayakan penghuni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belajar dari Tragedi Bulan Madu Berujung Maut, Kenali 6 Penyebab Water Heater Rusak dan Bocor

Belajar dari Tragedi Bulan Madu Berujung Maut, Kenali 6 Penyebab Water Heater Rusak dan Bocor

Lifestyle | Sabtu, 11 Oktober 2025 | 16:08 WIB

Kasus Kematian Pasangan di Solok: Bagaimana Cara Mencegah Water Heater Mengeluarkan Gas Beracun?

Kasus Kematian Pasangan di Solok: Bagaimana Cara Mencegah Water Heater Mengeluarkan Gas Beracun?

Lifestyle | Sabtu, 11 Oktober 2025 | 16:39 WIB

Sebabkan Kematian Pasangan Baru di Solok, Bagaimana Water Heater Mengeluarkan Gas Beracun?

Sebabkan Kematian Pasangan Baru di Solok, Bagaimana Water Heater Mengeluarkan Gas Beracun?

Lifestyle | Sabtu, 11 Oktober 2025 | 15:45 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×