Sebabkan Kematian Pasangan Baru di Solok, Bagaimana Water Heater Mengeluarkan Gas Beracun?

Agatha Vidya Nariswari, Rosiana Chozanah

Sabtu, 11 Oktober 2025 | 15:45 WIB
Sebabkan Kematian Pasangan Baru di Solok, Bagaimana Water Heater Mengeluarkan Gas Beracun?
Ilustrasi water heater mengeluarkan gas beracun (Google Studio AI)
baca 10 detik
  • Sepasang suami istri ditemukan tak sadarkan diri di kamar mandi penginapan glamping akibat paparan karbon monoksida (CO), yang menyebabkan sang istri meninggal dunia dan sang suami dirawat intensif.
  • Pihak keluarga menduga sumber gas beracun berasal dari water heater berbahan bakar gas yang dipasang tanpa ventilasi memadai, dengan tabung elpiji berada dekat kloset.
  • Kejadian ini menjadi peringatan serius bagi pengelola penginapan untuk memastikan sistem ventilasi dan instalasi perangkat gas sesuai standar keselamatan.

Suara.com - Sepasang suami istri ditemukan tak sadarkan diri akibat keracunan karbon monoksida (CO) di sebuah penginapan glamping di Alahan Panjang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat pada Kamis (9/10/2025).

Insiden terungkap saat seorang pelayan curiga karena pasangan baru tersebut tidak kunjung keluar dari kamar. Tidak kunjung mendapat jawaban setelah dipanggil berulang kali, akhirnya pelayan beserta pengelola penginapan memutuskan masuk ke dalam kamar untuk mengecek.

Pasangan itu ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di dalam kamar mandi. Sang istri bernama Cindy (28) sudah dalam keadaan kritis dan dinyatakan meninggal dunia setibanya di puskesmas.

Sementara sang suami bernama Gilang (28) masih bisa bernapas walau lemah. Kini, korban dirawat intensif di Semen Padang Hospital (SPH).

Pihak keluarga meyakini bahwa gas beracun itu kemungkinan besar berasal dari perangkat pemanas air (water heater) yang terpasang di dalam kamar mandi.

Dari informasi dan foto yang mereka terima, terlihat tabung gas elpiji berukuran 12 kilogram diletakkan di bawah, dekat dengan kloset, sementara ruang mandi tersebut hampir tidak memiliki ventilasi udara.

Bagaimana Water Heater Bisa Mengeluarkan Gas Beracun?

Water heater berbahan bakar gas berpotensi menghasilkan karbon monoksida (CO) yang beracun apabila proses pembakarannya tidak berlangsung sempurna atau sistem ventilasinya tidak memadai.

Gas alam yang digunakan dalam proses pembakaran akan menghasilkan residu berupa karbon dioksida (CO2) dan uap air, yang seharusnya dialirkan keluar melalui ventilasi yang baik.

baca juga

Namun, jika saluran ventilasi tersumbat sehingga sirkulasi buruk, instalasi tidak sesuai standar, atau terjadi kerusakan pada perangkat, maka gas dapat terakumulasi di dalam ruangan dan menimbulkan risiko keracunan.

Penyebab Water Heater Mengeluarkan Gas Beracun

1. Ventilasi yang tidak memadai

Ketika saluran udara tidak berfungsi dengan baik atau tidak tersedia, gas hasil pembakaran tidak dapat keluar secara optimal.

Akibatnya, gas-gas seperti karbon monoksida dan karbon dioksida dapat terperangkap di dalam ruangan dan menimbulkan risiko kesehatan.

2. Proses pembakaran yang tidak sempurna

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasar Water Heater Ramai, Modena Siap Pimpin Inovasi dengan Seri Onyx!

Pasar Water Heater Ramai, Modena Siap Pimpin Inovasi dengan Seri Onyx!

Tekno | Selasa, 23 September 2025 | 18:47 WIB

Manuver Comeback dari Daerah: PPP Solok 'Sodorkan' Epyardi Asda untuk Kursi Ketua Umum

Manuver Comeback dari Daerah: PPP Solok 'Sodorkan' Epyardi Asda untuk Kursi Ketua Umum

News | Selasa, 16 September 2025 | 22:00 WIB

Pusham UII: Pemkot Padang Wajib Lindungi Kebebasan Beragama

Pusham UII: Pemkot Padang Wajib Lindungi Kebebasan Beragama

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 17:14 WIB

Terkini

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Video | Selasa, 15 September 2026 | 22:15 WIB

×