Bukan Sekadar Daur Ulang: Intip Koper dari Limbah yang Jadi Simbol Gaya Hidup Berkelanjutan

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Senin, 13 Oktober 2025 | 15:35 WIB
Bukan Sekadar Daur Ulang: Intip Koper dari Limbah yang Jadi Simbol Gaya Hidup Berkelanjutan
Intip Koper dari Limbah Jadi Gaya Hidup Berkelanjutan. (Dok. Istimewa)
    • Industri perlengkapan perjalanan masih menghadapi kritik karena dampak limbah dan kurangnya inovasi hijau.
    • Samsonite menjawab lewat koleksi terbaru yang mengutamakan material daur ulang dan desain tahan lama.
    • Koleksi ini meraih Red Dot Award berkat kombinasi antara inovasi, keberlanjutan, dan efisiensi desain.

Suara.com - Di tengah meningkatnya kesadaran lingkungan, industri fesyen dan perlengkapan perjalanan masih menghadapi kritik besar soal jejak karbon dan limbah plastik.

Sebagian besar produk perjalanan seperti koper dan tas masih sulit diperbaiki atau didaur ulang, membuatnya cepat berakhir di tempat pembuangan.

Di sisi lain, konsumen mulai menuntut brand global untuk tidak hanya menjual gaya hidup mobilitas, tetapi juga tanggung jawab ekologis.

Intip Koper dari Limbah Jadi Gaya Hidup Berkelanjutan. (Dok. Istimewa)
Intip Koper dari Limbah Jadi Gaya Hidup Berkelanjutan. (Dok. Istimewa)

Kebutuhan ini mendorong perubahan di antara pelaku industri perlengkapan perjalanan, yang kini ditantang untuk berinovasi tanpa mengorbankan bumi.

Tantangannya bagaimana membuat produk yang tahan lama, fungsional, namun tetap ramah lingkungan dalam seluruh proses produksinya?

Menjawab isu tersebut, Samsonite meluncurkan koleksi Paralux™, lini koper dan tas hardside yang dirancang bagi pelancong yang menghargai efisiensi, desain, dan keberlanjutan.

“Paralux lebih dari sekadar sebuah koleksi, karena jadi cerminan nyata komitmen Samsonite untuk dorong batasan akan fungsi pokok perlengkapan perjalanan. Peluncuran ini merepresentasikan sisi terbaik Samsonite; desain unggul, inovasi berkelanjutan, dan pemahaman mendalam tentang bagaimana orang-orang beraktivitas di dunia. Kami bangga hadirkan sistem yang tidak hanya memenuhi tuntutan perjalanan masa kini, tetapi juga menghormati tanggung jawab kami terhadap planet yang kita tinggali bersama ini,” ujar Kyle Gendreau, CEO Samsonite Group.

Produk Paralux dibuat dengan material daur ulang: 50 persen polipropilena pascakonsumen untuk kerangka luar, 100 persen aluminium daur ulang untuk tabung troli, serta seluruh kain, pita resleting, dan lapisan dalam dari 100 persen plastik PET daur ulang. Bahkan, roda dan pegangan dirancang agar mudah diperbaiki oleh pengguna tanpa harus dikirim ke pusat servis.

Berkat desain tahan lama dan efisiensi material, Paralux dianugerahi dua penghargaan Red Dot Award untuk Sustainability Design dan Overall Design.

Tak hanya soal tampilan, koleksi ini menawarkan fungsi cerdas seperti sistem akses ganda, packing cubes modular, serta kompatibilitas antarbagian yang memudahkan pelancong modern berkemas secara efisien dan sadar lingkungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rahasia Traveler Pro: Mengapa Swiss Army Knife Wajib Dibawa dalam Perjalanan!

Rahasia Traveler Pro: Mengapa Swiss Army Knife Wajib Dibawa dalam Perjalanan!

Lifestyle | Rabu, 08 Oktober 2025 | 22:39 WIB

Limbah Plastik Jadi Sensor Air: Terobosan Para Peneliti UGM

Limbah Plastik Jadi Sensor Air: Terobosan Para Peneliti UGM

Tekno | Sabtu, 27 September 2025 | 15:26 WIB

Bumi Belum Merdeka: Dijajah Sampah Plastik yang Kita Biarkan

Bumi Belum Merdeka: Dijajah Sampah Plastik yang Kita Biarkan

Your Say | Kamis, 21 Agustus 2025 | 13:12 WIB

Terkini

5 Rekomendasi Moisturizer dari Brand Lokal untuk Mencerahkan Kulit

5 Rekomendasi Moisturizer dari Brand Lokal untuk Mencerahkan Kulit

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 13:15 WIB

Physical vs Chemical Sunscreen, Mana yang Lebih Aman untuk Bumil? Cek 5 Rekomendasinya

Physical vs Chemical Sunscreen, Mana yang Lebih Aman untuk Bumil? Cek 5 Rekomendasinya

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 12:35 WIB

Alasan Pelecehan Digital Mahasiswa FH UI Disebut Kekerasan Seksual

Alasan Pelecehan Digital Mahasiswa FH UI Disebut Kekerasan Seksual

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 12:27 WIB

Kemenkes Rilis Aturan Label Gizi, Minuman Kekinian Kini Punya Rapor dari A Hingga D

Kemenkes Rilis Aturan Label Gizi, Minuman Kekinian Kini Punya Rapor dari A Hingga D

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 12:16 WIB

Mengenal Rape Culture Pyramid, Jangan seperti 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual

Mengenal Rape Culture Pyramid, Jangan seperti 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 12:15 WIB

6 Tips Parfum Tahan Lama di Baju, Wangi Tidak Mudah Hilang dan Lebih Awet

6 Tips Parfum Tahan Lama di Baju, Wangi Tidak Mudah Hilang dan Lebih Awet

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 11:56 WIB

Menularkan Kepedulian dari Pinggiran Ciliwung: Cara River Ranger Ubah Cara Pandang Terhadap Sungai

Menularkan Kepedulian dari Pinggiran Ciliwung: Cara River Ranger Ubah Cara Pandang Terhadap Sungai

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 11:30 WIB

4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka dari Brand Lokal untuk Pudarkan Flek Hitam

4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka dari Brand Lokal untuk Pudarkan Flek Hitam

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 11:27 WIB

Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong

Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 11:01 WIB

3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura

3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:48 WIB