Pertunjukan Musikal Dari Limbah Jadi Anugerah, Edukasi Soal Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular

Dinda Rachmawati

Kamis, 23 Oktober 2025 | 16:21 WIB
Pertunjukan Musikal Dari Limbah Jadi Anugerah, Edukasi Soal Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular
Pertunjukan Musikal “Dari Limbah Jadi Anugerah”, Edukasi Soal Energi Bersih dan Ekonomi Sirkuler (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Pertunjukan musikal edukatif ajak publik pahami energi bersih dan ekonomi sirkuler.
  • Kolaborasi ESDM dan GIZ angkat potensi biometana dari limbah.
  • Pesan utama: limbah bisa jadi sumber energi dan nilai ekonomi baru

Suara.com - Edukasi tentang energi bersih dan keberlanjutan lingkungan kini hadir dengan cara yang lebih kreatif dan menghibur. 

Melalui pertunjukan musikal dan dialog bertajuk “Dari Limbah Jadi Anugerah: Mewujudkan Ekonomi Sirkuler melalui Pengembangan Biometana Berbasis Limbah”, publik diajak memahami potensi besar energi terbarukan dari limbah industri dan pertanian dengan pendekatan seni yang ringan, inklusif, dan menyentuh.

Acara yang digelar di The Energy Building, Jakarta ini merupakan hasil kolaborasi antara Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM dan Pemerintah Federal Jerman melalui GIZ Indonesia & ASEAN Energy Programme, dengan dukungan International Climate Initiative (IKI).

Selain menampilkan pertunjukan musikal yang menggambarkan perjalanan “limbah menjadi sumber daya bernilai”, acara ini juga menghadirkan sesi dialog bersama para pakar, pembuat kebijakan, dan pelaku industri energi hijau. 

Tujuannya sederhana tapi berdampak besar: membuka ruang interaksi antara dunia kebijakan, akademisi, dan masyarakat untuk mempercepat transisi energi bersih di Indonesia.

Edukasi Melalui Seni: Mengubah Cara Pandang tentang Limbah

Mengangkat konsep circular economy atau ekonomi sirkuler, pertunjukan ini memvisualisasikan bagaimana limbah pertanian dan industri bisa diolah menjadi energi terbarukan seperti biometana.

Dengan pendekatan teatrikal dan musikal, pesan-pesan tentang pengelolaan limbah dan potensi energi hijau disampaikan dengan cara yang menarik dan mudah dicerna.

Plh. Direktur Bioenergi Kementerian ESDM, Harris, S.T., M.T, menjelaskan bahwa pendekatan kreatif ini menjadi cara baru untuk menjangkau lebih banyak kalangan, terutama generasi muda.

“Kegiatan hari ini merupakan komitmen bersama untuk memperkuat fondasi pengembangan biometana berbasis limbah di Indonesia. Melalui pendekatan yang lebih kreatif dan inklusif seperti pertunjukan musikal, kami berharap pesan tentang circular economy dan nilai tambah limbah dapat tersampaikan secara lebih luas dan menarik,” ujar Harris.

Harris juga menegaskan bahwa biometana kini menjadi bagian penting dalam strategi nasional menuju Net Zero Emission (NZE) pada 2060.

“Pemanfaatan biometana bukan hanya mendukung diversifikasi energi, tetapi juga mengubah limbah menjadi sumber ekonomi baru yang produktif. Ini solusi ganda: energi bersih sekaligus pembangunan daerah berkelanjutan,” tambahnya.

Kolaborasi Indonesia dan Jerman: Dari Kebijakan hingga Aksi Nyata

Pertunjukan musikal ini juga menjadi bagian dari penutupan Proyek ExploRE (Strategic Exploration of Economic Mitigation Potential through Renewables) yang telah berlangsung sejak 2018. 

Proyek ini merupakan hasil kerja sama antara GIZ dan Kementerian ESDM dalam memperkuat pemanfaatan bioenergi berbasis limbah di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sisi Gelap Tren Thrifting: Niat Kurangi Limbah, Malah Nimbun Baju Bekas

Sisi Gelap Tren Thrifting: Niat Kurangi Limbah, Malah Nimbun Baju Bekas

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:00 WIB

BRIN Paparkan Riset ke Prabowo: Potensi Limbah Sawit Jadi Listrik

BRIN Paparkan Riset ke Prabowo: Potensi Limbah Sawit Jadi Listrik

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:48 WIB

Generasi Muda dan Gagasan Circular Campus, Saat Kampus Mulai Memikirkan Masa Depan Sampah

Generasi Muda dan Gagasan Circular Campus, Saat Kampus Mulai Memikirkan Masa Depan Sampah

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Modal 1.000 Botol dan 700 Galon Bekas, Perahu GWK Kelapa Gading Juara Festival Cilung

Modal 1.000 Botol dan 700 Galon Bekas, Perahu GWK Kelapa Gading Juara Festival Cilung

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:01 WIB

Tingkatkan Literasi Pelajar, Permata Bank Gelar Edukasi di SMP Negeri 3 Ngaglik

Tingkatkan Literasi Pelajar, Permata Bank Gelar Edukasi di SMP Negeri 3 Ngaglik

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 18:19 WIB

Sisi Gelap Ekonomi Sirkular: Saat Semangat Daur Ulang Warga Kandas karena Pasar

Sisi Gelap Ekonomi Sirkular: Saat Semangat Daur Ulang Warga Kandas karena Pasar

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Tak Cukup Bicara soal Haid, Remaja Perempuan Perlu Edukasi Kesehatan Reproduksi

Tak Cukup Bicara soal Haid, Remaja Perempuan Perlu Edukasi Kesehatan Reproduksi

Health | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:39 WIB

Bisakah Limbah Sawit Gantikan Plastik Sekali Pakai? Studi Ungkap Hal Ini

Bisakah Limbah Sawit Gantikan Plastik Sekali Pakai? Studi Ungkap Hal Ini

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:51 WIB

92 Persen Sampah Laut Berakhir di Pantai Indonesia, BRIN Dorong Pencegahan dari Daratan

92 Persen Sampah Laut Berakhir di Pantai Indonesia, BRIN Dorong Pencegahan dari Daratan

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Lewat ISF 2026, Unilever Indonesia Soroti Pentingnya Inovasi Kemasan yang Berdampak

Lewat ISF 2026, Unilever Indonesia Soroti Pentingnya Inovasi Kemasan yang Berdampak

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:29 WIB

Terkini

GoTo Raup Laba Rp441 Miliar, Bisnis GoPay Tumbuh 304 Persen

GoTo Raup Laba Rp441 Miliar, Bisnis GoPay Tumbuh 304 Persen

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:56 WIB

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, PN Jakarta Timur Koordinasi Pengamanan

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, PN Jakarta Timur Koordinasi Pengamanan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:54 WIB

5 Benda Pembawa Hoki yang Wajib Ada di Dompet Shio Babi agar Rezeki Tidak Seret

5 Benda Pembawa Hoki yang Wajib Ada di Dompet Shio Babi agar Rezeki Tidak Seret

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:51 WIB

Tampil Pede! 5 Plump Lip Gloss untuk Bibir Penuh dan Berkilau

Tampil Pede! 5 Plump Lip Gloss untuk Bibir Penuh dan Berkilau

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Ciri-ciri Odometer Mobil Bekas Diakali dan Diputar Mundur, Cek Sebelum Beli!

Ciri-ciri Odometer Mobil Bekas Diakali dan Diputar Mundur, Cek Sebelum Beli!

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Anak-anak di Muara Angke Harus Digendong Terobos Banjir Rob saat Berangkat Sekolah

Anak-anak di Muara Angke Harus Digendong Terobos Banjir Rob saat Berangkat Sekolah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Tanggal Lahir Ungkap Peran Rahasia dan Pelajaran Hidup yang Harus Anda Bawa ke Keluarga

Tanggal Lahir Ungkap Peran Rahasia dan Pelajaran Hidup yang Harus Anda Bawa ke Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:48 WIB

Bahasa Indonesia Mendunia, tapi Gagal di Pasar Kerja? Ini PR Besarnya!

Bahasa Indonesia Mendunia, tapi Gagal di Pasar Kerja? Ini PR Besarnya!

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Pembalut Kena Pajak, di Mana Letak Keadilan bagi Perempuan?

Pembalut Kena Pajak, di Mana Letak Keadilan bagi Perempuan?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Ada Perbaikan Lapangan, Persija Jakarta Dipastikan Tak Bisa Pakai SUGBK Sampai April 2027

Ada Perbaikan Lapangan, Persija Jakarta Dipastikan Tak Bisa Pakai SUGBK Sampai April 2027

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:43 WIB

×