Mengenal Marsinah, Aktivis Buruh yang Terima Gelar Pahlawan Nasional Bebarengan dengan Soeharto

Yasinta Rahmawati

Senin, 10 November 2025 | 15:17 WIB
Mengenal Marsinah, Aktivis Buruh yang Terima Gelar Pahlawan Nasional Bebarengan dengan Soeharto
Peluncuran Obor Marsinah di Taman Ismail Marzuki Cikini Jakarta, Rabu (30/4). [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Anda mungkin sudah pernah mendengar nama Marsinah tapi belum tahu detail tentang siapa ia, bagaimana perjuangannya, dan mengapa namanya penting dalam sejarah perburuhan di Indonesia.

Artikel ini akan mengajak Anda mengenal Marsinah secara mendalam, mulai dari masa kecil, perjuangan sebagai buruh, hingga anugerah gelar Pahlawan Nasional yang baru saja diterimanya pada tahun 2025.

Dengan memahami kisahnya, kita bisa mengambil inspirasi bagaimana suara pekerja dan keadilan sosial menjadi bagian penting pembangunan bangsa.

Mengenal Sosok Marsinah

Mengenal Marsinah
Mengenal Marsinah

Marsinah lahir pada 10 April 1969 di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Ia adalah anak kedua dari tiga bersaudara. Ibunya meninggal saat Marsinah berusia sekitar 3 tahun, sehingga ia dibesarkan oleh nenek dan bibinya. 

Semasa sekolah, Marsinah dikenal pintar dan rajin. Namun keterbatasan ekonomi membuat ia tidak dapat melanjutkan pendidikan tinggi sebagaimana cita-citanya.

Marsinah Mulai Masuk ke Dunia Kerja dan Aktivisme Buruh

Pada akhir 1980-an hingga awal 1990-an, Marsinah merantau ke Surabaya dan bekerja di berbagai pabrik. Ia kemudian bekerja di PT Catur Putra Surya (CPS), pabrik arloji di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. 

Di sana, Marsinah tak hanya menjadi pekerja biasa, ia mulai aktif menyuarakan kondisi kerja yang dirasa tidak adil. Sebagai seorang buruh perempuan muda, ia menjadi juru bicara bagi rekan-rekan kerjanya ketika kondisi upah dan hak pekerja sering diabaikan.

Melakukan Aksi Mogok Kerja & Tuntutan Buruh

baca juga
Tangis adik Marsinah, Wijiati pecah. Ia tak kuasa menahan haru usai menjadi perwakilan keluarga menerima anugerah gelar pahlawan nasional untuk kakaknya. (Suara.com/Novian)
Tangis adik Marsinah, Wijiati pecah. Ia tak kuasa menahan haru usai menjadi perwakilan keluarga menerima anugerah gelar pahlawan nasional untuk kakaknya. (Suara.com/Novian)

Pada tanggal 3–4 Mei 1993, buruh di PT CPS melakukan aksi mogok kerja untuk menuntut kenaikan upah pokok dan tunjangan lainnya. Marsinah ikut serta dan terlibat dalam perumusan tuntutan.

Salah satu tuntutan yang dilayangkan adalah kenaikan upah pokok dari Rp1.700 per hari menjadi Rp2.250 per hari, serta tunjangan kehadiran sebesar Rp550 per hari, tuntutan yang menggambarkan betapa rendahnya kondisi upah pekerja waktu itu.

Setelah aksi tersebut, Marsinah dilaporkan hilang pada tanggal 5 Mei 1993 malam. Empat hari setelah kejadian, tanggal 9 Mei, jasad Marsinah baru ditemukan di sebuah gubuk di daerah Wilangan, Nganjuk, sekitar 200 km dari tempatnya bekerja. Kondisinya mengenaskan dengan tanda-tanda penyiksaan berat. 

Hasil forensik menyatakan Marsinah sudah tewas sehari sebelumnya. Hingga kini, pelaku penculikan dan pembunuhan Marsinah tak pernah diadili.

Kasus ini menjadi salah satu simbol pelanggaran hak asasi manusia dan kekerasan terhadap pekerja di era Orde Baru, membuka wacana bagaimana kebebasan berserikat, perlindungan pekerja, dan keadilan sosial harus dijaga. 

Marsinah Mendapat Gelar Pahlawan Nasional

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gusdurian Tolak Gelar Pahlawan Soeharto: Prabowo Sarat Kepentingan Politik dan Relasi Keluarga!

Gusdurian Tolak Gelar Pahlawan Soeharto: Prabowo Sarat Kepentingan Politik dan Relasi Keluarga!

News | Senin, 10 November 2025 | 15:12 WIB

Buruh Dorong Kasus Marsinah Diungkap Kembali, Apa Kata Istana?

Buruh Dorong Kasus Marsinah Diungkap Kembali, Apa Kata Istana?

News | Senin, 10 November 2025 | 15:00 WIB

Gelar Pahlawan untuk Marsinah: Perjuangan Buruh Dibayar Nyawa dan Tak Pernah Terungkap Pelakunya

Gelar Pahlawan untuk Marsinah: Perjuangan Buruh Dibayar Nyawa dan Tak Pernah Terungkap Pelakunya

News | Senin, 10 November 2025 | 14:24 WIB

Terkini

Jokowi Jawab Gugatan Pendidikan Gibran di MK: Mengapa Singgung Paket C?

Jokowi Jawab Gugatan Pendidikan Gibran di MK: Mengapa Singgung Paket C?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 18:19 WIB

Cegah Spekulasi Liar, DPR Minta Imipas Buka-bukaan Soal Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Cegah Spekulasi Liar, DPR Minta Imipas Buka-bukaan Soal Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:18 WIB

Bukan Buat Perang, Ini Alasan RI Butuh Kapal Induk

Bukan Buat Perang, Ini Alasan RI Butuh Kapal Induk

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 18:15 WIB

Kuliah Gratis di PTN Dinilai Bisa Bikin PTS Kolaps, Pemerintah Diminta Siap-siap

Kuliah Gratis di PTN Dinilai Bisa Bikin PTS Kolaps, Pemerintah Diminta Siap-siap

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:14 WIB

REDMI Note 17 Pro Max 5G Bawa Baterai 10.000mAh, Bonus Kuota XL 1.000GB

REDMI Note 17 Pro Max 5G Bawa Baterai 10.000mAh, Bonus Kuota XL 1.000GB

Tekno | Kamis, 24 September 2026 | 18:14 WIB

Gerah Dikloning, Piaggio Patenkan Bentuk 3D Vespa: Pabrikan Lain Gak Boleh Bikin Motor Mirip Lagi?

Gerah Dikloning, Piaggio Patenkan Bentuk 3D Vespa: Pabrikan Lain Gak Boleh Bikin Motor Mirip Lagi?

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 18:12 WIB

Bebas Kilap! 4 Physical Sunscreen Silica untuk Kontrol Sebum Kulit Sensitif

Bebas Kilap! 4 Physical Sunscreen Silica untuk Kontrol Sebum Kulit Sensitif

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 18:10 WIB

KPA: Jangan Lagi Kriminalisasi Petani dan Masyarakat Adat yang Perjuangkan Tanah

KPA: Jangan Lagi Kriminalisasi Petani dan Masyarakat Adat yang Perjuangkan Tanah

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:09 WIB

Polisi Tetapkan 10 Orang Tersangka Kasus Penyerangan di Humbahas

Polisi Tetapkan 10 Orang Tersangka Kasus Penyerangan di Humbahas

Sumut | Kamis, 24 September 2026 | 18:06 WIB

Ada Staf Terluka Saat Sidak Lapas Cibinong, Ombudsman Pilih Tak Tempuh Jalur Hukum

Ada Staf Terluka Saat Sidak Lapas Cibinong, Ombudsman Pilih Tak Tempuh Jalur Hukum

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:03 WIB

×