Parfum Dupe Apakah Sama dengan Parfum KW? Ini 5 Pilihan yang Murah dan Wanginya Mewah

Husna Rahmayunita

Rabu, 12 November 2025 | 11:00 WIB
Parfum Dupe Apakah Sama dengan Parfum KW? Ini 5 Pilihan yang Murah dan Wanginya Mewah
Ilustrasi parfum (freepik)

Suara.com - Parfum dupe apakah sama dengan parfum KW? Sekilas terlihat mirip karena sama-sama meniru aroma parfum mahal, tapi sebenarnya keduanya sangat berbeda.

Banyak orang kini memilih parfum dupe karena lebih aman, terdaftar di BPOM, dan punya kualitas yang tidak kalah dengan parfum high-end.

Agar tidak keliru soal parfum dupe dan KW, simak perbedaannya, serta rekomendasi 5 varian parfum dupe murah tapi wanginya tak murahan yang bisa bikin kamu tetap percaya diri setiap hari.

Perbedaan Parfum Dupe dan KW

Parfum dupe adalah parfum yang dibuat dengan tujuan meniru aroma parfum mahal, tapi tetap legal dan punya merek sendiri.

Wanginya bisa sangat mirip dengan parfum high-end seperti Chanel atau Dior, tapi harganya jauh lebih bersahabat.

Secara hukum, parfum dupe terdaftar di BPOM, punya merek dan kemasan sendiri, serta diproduksi dengan standar keamanan yang jelas. Intinya, dupe itu seperti versi alternatif dari parfum mahal, bukan versi palsunya.

Sementara itu, parfum KW adalah tiruan ilegal. Mereka meniru total mulai dari nama, logo, desain botol, hingga kemasan, agar terlihat seperti produk asli dan menipu pembeli.

Padahal isi di dalamnya biasanya berkualitas rendah, beraroma menyengat, dan bisa berisiko menimbulkan iritasi karena tidak melalui pengawasan atau standar keamanan yang jelas.

baca juga

Jadi kalau kamu ingin tampil wangi tanpa khawatir soal keamanan, pilihlah parfum dupe yang resmi dan berkualitas, bukan parfum KW.

5 Rekomendasi Parfum Dupe Murah Tapi Wanginya Tak Murahan

Inilah 5 parfum dupe dengan harga terjangkau yang bisa jadi alternatif wangi mewah:

1. Lilith & Eve Daisy (Rp109.200)

Lilith & Eve Daisy (TikTok)
Lilith & Eve Daisy (TikTok)

Kalau kamu suka aroma feminin yang lembut dan manis, Lilith & Eve Daisy layak untuk dicoba. Parfum ini terinspirasi dari Marc Jacobs Daisy yang terkenal dengan nuansa floral segar.

Wanginya memadukan aroma strawberry, violet leaf, dan jasmine, menciptakan kesan manis tapi tetap ringan.

Botolnya kecil berwarna pink dengan glitter, mudah dibawa ke mana-mana. Parfum ini termasuk Eau de Parfum (EDP), jadi wanginya tetap tercium meski sudah berjam-jam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Parfum Miniso yang Tahan Lama untuk Harian, Mirip Wangi Parfum Mahal

7 Parfum Miniso yang Tahan Lama untuk Harian, Mirip Wangi Parfum Mahal

Lifestyle | Rabu, 12 November 2025 | 10:15 WIB

7 Parfum Pria Miniso Wangi Tahan Lama yang Cocok untuk Kado Pacar

7 Parfum Pria Miniso Wangi Tahan Lama yang Cocok untuk Kado Pacar

Lifestyle | Selasa, 11 November 2025 | 18:21 WIB

6 Rekomendasi Parfum Lokal Aroma Buah Segar, Bikin Mood Auto Naik

6 Rekomendasi Parfum Lokal Aroma Buah Segar, Bikin Mood Auto Naik

Lifestyle | Selasa, 11 November 2025 | 17:15 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×