Dari Warung Kecil ke Mimpi Besar: Kisah Yuli Rahmawati yang Berjuang Demi Pendidikan Anak

Vania Rossa

Sabtu, 15 November 2025 | 16:00 WIB
Dari Warung Kecil ke Mimpi Besar: Kisah Yuli Rahmawati yang Berjuang Demi Pendidikan Anak
Yuli Rahmawati, Pejuang Pendidikan dari Warung Kelontong. (Dok. Bukalapak)
baca 10 detik
  • Yuli Rahmawati memulai usahanya dari warung kecil dan perlahan membangunnya menjadi sumber penghidupan bagi keluarganya.
  • Dengan semangat belajar serta keberanian mencoba hal baru, usahanya semakin berkembang dan lebih stabil.
  • Perjalanan ini ia jalani demi mewujudkan impiannya menyekolahkan anak-anak hingga meraih masa depan yang lebih baik.

Suara.com - Di sebuah gang kecil di Kapuk Muara, Jakarta Utara, ada sebuah warung sederhana yang selalu ramai disinggahi tetangga. Bukan hanya karena barangnya lengkap, tapi karena senyum pemiliknya, Yuli Rahmawati, yang tak pernah lelah menyapa siapa pun yang mampir.

Di balik senyum itu, tersimpan perjalanan panjang seorang ibu yang percaya bahwa pendidikan adalah jembatan menuju masa depan yang lebih baik.

Bagi Yuli, hidup dalam keterbatasan tidak pernah menjadi alasan untuk menyerah. Sejak awal menikah, ia dan suaminya harus memutar otak agar tetap bisa memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus menyekolahkan anak-anak.

Ketika Yuli hamil pertama kali, ia meninggalkan pekerjaannya sebagai SPG di sebuah mal, pekerjaan yang secara ekonomi membantu, tapi tak lagi mungkin ia jalani tanpa pendampingan untuk mengurus anak.

Dengan modal Rp1 juta dan etalase seadanya, Yuli memutuskan membuka warung pada 2006. Usahanya naik-turun, namun ia bertahan.

“Yang penting bisa bantu biaya sekolah anak,” begitu prinsip yang terus menuntunnya.

Meski tak besar, warung itu menjadi napas ekonomi keluarga.

Perubahan Datang dari Keberanian Memulai Hal Baru

Titik balik terjadi pada 2018. Saat itu Yuli memutuskan bergabung sebagai Mitra Bukalapak. Lewat platform tersebut, ia mulai menyediakan berbagai produk virtual—pulsa, paket data, token listrik, hingga layanan pengiriman uang. Pelanggan pun makin banyak karena warungnya menawarkan layanan yang tak dimiliki warung lain di sekitar.

“Dari sini babak baru usaha saya dimulai. Warung jadi lebih ramai, dan hasilnya alhamdulillah jauh lebih baik,” cerita Yuli.

Namun bukan hanya peningkatan omzet yang ia dapatkan. Yuli menemukan komunitas yang membuatnya merasa tidak berjalan sendirian: komunitas Juwara Mitra Bukalapak. Di sana ia ikut pelatihan, berbagi pengalaman, dan belajar manajemen usaha bersama para pelaku UMKM lain—terutama sesama perempuan.

““Saya belajar banyak, bukan cuma soal usaha, tapi soal semangat dan cara bertahan," katanya.

Ketekunannya kemudian mengantarkannya menjadi Juara Pujaan Vol. 4, penghargaan yang diberikan kepada Mitra Bukalapak yang menunjukkan keteguhan, keberanian, dan semangat untuk terus bertumbuh.

Ia menerima modal usaha sebesar Rp20 juta yang rencananya akan digunakan untuk menambah stok barang, memperluas produk virtual, dan melakukan sedikit renovasi agar warung lebih nyaman bagi pelanggan.

Tujuannya sederhana, tapi penuh makna: memastikan kedua anaknya bisa kuliah sampai selesai, sesuatu yang sejak dulu menjadi impiannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Politik Kampus: Laboratorium Kecil untuk Sistem Tata Negara

Politik Kampus: Laboratorium Kecil untuk Sistem Tata Negara

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 11:20 WIB

Nilai PISA Rendah, Mengapa Kita Masih Sibuk Mengganti Kurikulum?

Nilai PISA Rendah, Mengapa Kita Masih Sibuk Mengganti Kurikulum?

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 06:23 WIB

43 Ribu Orang Keracunan MBG, Koalisi Sipil Somasi Prabowo

43 Ribu Orang Keracunan MBG, Koalisi Sipil Somasi Prabowo

News | Kamis, 10 September 2026 | 19:47 WIB

Kembalikan Guru ke Kelas, Bukan ke Tumpukan Administrasi

Kembalikan Guru ke Kelas, Bukan ke Tumpukan Administrasi

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 15:10 WIB

Belum Wisuda, Puluhan Lulusan MMTC Yogyakarta Sudah Terserap Dunia Kerja

Belum Wisuda, Puluhan Lulusan MMTC Yogyakarta Sudah Terserap Dunia Kerja

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 10:15 WIB

KJP Jangan Diputus di Tengah Tahun Ajaran Gara-Gara Pergeseran Desil

KJP Jangan Diputus di Tengah Tahun Ajaran Gara-Gara Pergeseran Desil

News | Kamis, 10 September 2026 | 10:05 WIB

Pendidikan Indonesia: Terlalu Banyak Program, Terlalu Sedikit Kemajuan

Pendidikan Indonesia: Terlalu Banyak Program, Terlalu Sedikit Kemajuan

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 17:00 WIB

1.931 Sekolah di Flores Kembali Aktif Pascagempa

1.931 Sekolah di Flores Kembali Aktif Pascagempa

Foto | Kamis, 10 September 2026 | 08:00 WIB

29 Pelajar Jakarta Terjaring Demo 27 Agustus Dikirim ke Barak TNI, Disdik: Pembinaan Karakter

29 Pelajar Jakarta Terjaring Demo 27 Agustus Dikirim ke Barak TNI, Disdik: Pembinaan Karakter

News | Rabu, 09 September 2026 | 21:13 WIB

Jalan Sore Sambil Pukul Panci, Ibu-Ibu di Jogja: Stop MBG, Negara Jangan Budek

Jalan Sore Sambil Pukul Panci, Ibu-Ibu di Jogja: Stop MBG, Negara Jangan Budek

News | Selasa, 08 September 2026 | 19:29 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×