4 Adu Potret Gusti Purbaya vs KGPH Mangkubumi: Rebutan Jadi Raja Solo PB XIV

Ruth Meliana

Minggu, 16 November 2025 | 11:44 WIB
4 Adu Potret Gusti Purbaya vs KGPH Mangkubumi: Rebutan Jadi Raja Solo PB XIV
kolase Gusti Purbaya dan KGPH Mangkubumi (Ist)

Suara.com - Wafatnya Sri Susuhunan Ingkang Sinuhun Kangjeng Susuhunan Pakubuwana XIII (PB XIII) pada 2 November 2025 memicu gejolak suksesi yang mendebarkan di Keraton Surakarta. Hanya berselang beberapa hari, dua putra mahkota sang almarhum raja, KGPAA Gusti Purbaya dan KGPH Mangkubumi, langsung saling mengklaim sebagai penerus takhta.

Konflik tersebut menjadi sorotan utama karena melibatkan benturan antara titah langsung raja terakhir dan upaya konsensus mendadak dari internal Keraton. Yuk simak potret Gusti Purbaya dan KGPH Mangkubumi yang berebut jadi Raja Solo PB XIV berikut ini.

1. Jejak Klaim Dua Pewaris Utama

Gusti Purbaya, KGPH Mangkubumi [kolase]
Gusti Purbaya, KGPH Mangkubumi [kolase]

Gusti Purbaya, yang memiliki nama lahir Gusti Raden Mas Suryo Aryo Mustiko, dikenal sebagai putra bungsu sekaligus putra tunggal PB XIII dari permaisuri utamanya, GKR Pakubuwana.

Keunggulannya diakui secara resmi sejak tahun 2022, di mana dia telah dinobatkan oleh mendiang ayahnya sendiri sebagai putra mahkota dengan gelar KGPAA Hamangkunegoro Sudibyo Rajaputra Narendra Mataram pada usia yang relatif muda, 21 tahun.

Tiga hari pasca wafatnya PB XIII, Gusti Purbaya langsung mendeklarasikan diri sebagai SISKS Pakubuwana XIV, berpegangan pada titah langsung dari Raja yang telah mangkat.

Di sisi lain, KGPH Mangkubumi atau yang juga dikenal dengan nama Hangabehi adalah putra sulung, anak tertua PB XIII, dari pernikahan sang raja dengan istri keduanya.

Mangkubumi memiliki nama kecil Gusti Raden Mas Soerjo Soeharto. Klaimnya sebagai penerus takhta baru menguat setelah rapat keluarga besar Keraton di Sasana Handrawina pada 13 November 2025.

Dalam pertemuan itu, dia diangkat sebagai Pangeran Pati (Putra Mahkota), yang secara tradisional merupakan posisi untuk penerus takhta, memberikan legitimasi tersendiri dari sebagian besar perwakilan trah dan sentana dalem.

2. Latar Belakang dan Pendidikan

Gusti Purbaya, KGPH Mangkubumi [kolase]
Gusti Purbaya, KGPH Mangkubumi [kolase]

Gusti Purbaya mewakili figur cendekiawan muda dalam tradisi Keraton. Dia menempuh pendidikan dasar di SD Muhammadiyah 1 Surakarta, dilanjutkan di Semesta Bilingual Boarding School Semarang.

baca juga

Latar belakang akademisnya terbilang cemerlang. Dia baru saja lulus dengan predikat Cum Laude dari Fakultas Hukum Universitas Diponegoro pada Juli 2024 dan kini tengah menempuh pendidikan S2 di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Gadjah Mada (UGM).

Kombinasi pendidikan hukum dan ilmu sosial yang dia miliki dapat menjadi aset untuk memimpin Keraton di era modern.

Sementara itu KGPH Mangkubumi, yang lahir pada 5 Februari 1985, mewakili sosok pangeran yang lebih senior dan sudah lama berakar di lingkungan Keraton.

Di usianya yang menginjak 40 tahun, Mangkubumi saat ini memegang jabatan strategis sebagai Pengageng Kasentanan Pengageng Museum Suaka Budaya Keraton Surakarta.

Peran ini menunjukkan keterlibatannya yang mendalam dalam administrasi Keraton, khususnya dalam melestarikan warisan budaya. Istrinya adalah Ray Siti Zainab, dan mereka dikaruniai dua anak.

3. Konflik Penobatan

Gusti Purbaya, KGPH Mangkubumi [kolase]
Gusti Purbaya, KGPH Mangkubumi [kolase]

Momen penobatan KGPH Mangkubumi sebagai Pangeran Pati tak berjalan mulus. Kubu Gusti Purbaya, yang dipimpin oleh kakak perempuannya, GKR Timoer Rumbay (putri dari istri pertama PB XIII), langsung menyerbu lokasi rapat.

Timoer secara terbuka menuding Mangkubumi telah melanggar kesepakatan internal keluarga inti PB XIII, menjadikannya pihak yang dianggap mengkhianati wasiat atau persetujuan kekerabatan.

Kubu Purbaya juga meragukan keabsahan rapat tersebut. Timoer Rumbay menegaskan bahwa rapat yang menghasilkan penobatan Mangkubumi tidak dihadiri oleh mayoritas anak kandung PB XIII (kecuali Mangkubumi sendiri) maupun sebagian besar adik-adik kandung almarhum raja.

Hal ini menunjukkan bahwa konsensus keluarga besar yang diklaim sebagai dasar penobatan Mangkubumi masih cacat secara perwakilan. Oleh karenanya, Timoer memastikan acara Jumenengan Dalem Binayangkare Pakubuwana XIV untuk Gusti Purbaya akan tetap dilaksanakan sesuai jadwal.

4. Merasa Dijebak?

Gusti Purbaya, KGPH Mangkubumi [kolase]
Gusti Purbaya, KGPH Mangkubumi [kolase]

Konflik ini semakin keruh dengan kesaksian Kanjeng Gusti Panembahan Agung Tedjowulan, adik kandung almarhum PB XIII. Tedjowulan, yang berinisiatif mengadakan rapat, merasa dijebak dalam proses penobatan Mangkubumi.

Tujuan awalnya adalah mengumpulkan seluruh keluarga dan Sentana Dalem untuk menyepakati masa berkabung minimal 40 hari sebelum membahas suksesi takhta, demi menghormati mendiang raja.

Namun di tengah perembukan, agenda rapat mendadak berubah. Tedjowulan tiba-tiba diminta menjadi saksi pengikraran dan penobatan Mangkubumi sebagai Pangeran Pati. Pensiunan TNI ini mengaku tidak punya pilihan saat Mangkubumi bersimpuh (sungkem) di hadapannya untuk meminta restu.

Meskipun lisan telah memberikan restu sebagai seorang tua (pangestu), dia menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak tahu menahu mengenai agenda tambahan tersebut, merasa dipaksa menerima keputusan yang telah disusun di depannya.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologi Panas Perebutan Takhta Keraton Solo 2025, Siapa Raja Sebenarnya?

Kronologi Panas Perebutan Takhta Keraton Solo 2025, Siapa Raja Sebenarnya?

Entertainment | Sabtu, 15 November 2025 | 22:00 WIB

Putra PB XIII Tiba-Tiba Dinobatkan Jadi PB XIV, Rapat Keraton Solo Berubah Ricuh

Putra PB XIII Tiba-Tiba Dinobatkan Jadi PB XIV, Rapat Keraton Solo Berubah Ricuh

Video | Jum'at, 14 November 2025 | 14:18 WIB

Terpopuler: Jalan Terjal Calon Raja Keraton Solo Gusti Purbaya hingga Zodiak Paling Hoki

Terpopuler: Jalan Terjal Calon Raja Keraton Solo Gusti Purbaya hingga Zodiak Paling Hoki

Lifestyle | Kamis, 06 November 2025 | 07:00 WIB

Terkini

5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik

5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:05 WIB

5 Shio yang Menarik Keberuntungan 3 Juli 2026, Hari Penuh Peluang Baru

5 Shio yang Menarik Keberuntungan 3 Juli 2026, Hari Penuh Peluang Baru

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:10 WIB

5 Sheet Mask dengan Kandungan PDRN Agar Kulit Kencang dan Bebas Keriput

5 Sheet Mask dengan Kandungan PDRN Agar Kulit Kencang dan Bebas Keriput

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:41 WIB

Pakar Beri Peringatan Soal Tren Sunscreen di Media Sosial

Pakar Beri Peringatan Soal Tren Sunscreen di Media Sosial

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:15 WIB

5 Zodiak Paling Beruntung pada 3 Juli 2026, Rezeki Datang hingga Peluang Karier Terbuka

5 Zodiak Paling Beruntung pada 3 Juli 2026, Rezeki Datang hingga Peluang Karier Terbuka

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Tak Hanya Oud, Wewangian Khas Dubai Kini Tawarkan Aroma Manis hingga Floral yang Digemari Anak Muda

Tak Hanya Oud, Wewangian Khas Dubai Kini Tawarkan Aroma Manis hingga Floral yang Digemari Anak Muda

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:40 WIB

10 Manfaat Lidah Buaya untuk Wajah Kamu, Atasi Jerawat hingga Eksim

10 Manfaat Lidah Buaya untuk Wajah Kamu, Atasi Jerawat hingga Eksim

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:20 WIB

Apa Saja Parfum yang Ada di Alfamart? Ini 6 Pilihan dengan Wangi Elegan dan Segar

Apa Saja Parfum yang Ada di Alfamart? Ini 6 Pilihan dengan Wangi Elegan dan Segar

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:27 WIB

Tak Cuma Ganggu Mental, Stres Kerja Bisa Picu Hipertensi hingga Diabetes

Tak Cuma Ganggu Mental, Stres Kerja Bisa Picu Hipertensi hingga Diabetes

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:24 WIB

6 Moisturizer di Indomaret untuk Kulit Kering, Mulai Rp39 Ribuan

6 Moisturizer di Indomaret untuk Kulit Kering, Mulai Rp39 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

×