- Setiap tanggal 22 November, di Indonesia memperingati Hari Perhubungan Darat.
- Momen ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan dan kenyamanan bagi pengguna jalan.
- Berikut ini rangkuman sejarah Hari Perhubungan Darat Nasional
Suara.com - Setiap tanggal 22 November, di Indonesia memperingati Hari Perhubungan Darat. Peringatan ini pun memiliki arti yang cukup penting.
Salah satu tujuan peringatan ini adalah mengapresiasi kontribusi sektor transportasi darat dalam menunjang mobilitas masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Selain itu, juga menjadi pengingat pentingnya keselamatan dan kenyamanan, baik untuk angkutan umum, kendaraan pribadi, maupun fasilitas pejalan kaki.
Barangkali belum banyak yang mengetahui, berikut ini rangkuman sejarah Hari Perhubungan Darat Nasional yang diperingati setiap 22 November.

Awal Mula Hari Perhubungan Darat Nasional
Berdasarkan informasi dari laman KPU Kabupaten Pegunungan Bintang, perkembangan transportasi darat di Indonesia tidak terlepas dari masa kolonial Belanda.
Pada abad ke-19, pemerintah Hindia Belanda membangun berbagai sarana transportasi, seperti jalan raya dan jalur kereta api.
Tujuannya adalah untuk mendukung aktivitas ekonomi sekaligus mempermudah pengangkutan hasil bumi dari pedalaman menuju pelabuhan.
Setelah kemerdekaan pada tahun 1945, pemerintah kemudian mulai menata sistem transportasi nasional secara lebih terstruktur.
Baca Juga: Yuk Cari Tahu! 19 November Memperingati Hari Apa Saja di Dunia dan Indonesia
Pembentukan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia menjadi tonggak penting dalam pengelolaan transportasi, termasuk transportasi darat.
Untuk menghargai peran besar para pekerja transportasi, terutama di sektor darat, ditetapkanlah Hari Perhubungan Darat.
Tujuannya adalah meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya transportasi darat dalam kehidupan sehari-hari.
Makna Hari Perhubungan Darat Nasional
Hari Perhubungan Darat di Indonesia tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang sejarah transportasi yang ada di Tanah Air.
Peringatan ini juga menjadi pengingat akan peran penting sektor transportasi darat dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam mendukung mobilitas masyarakat dan kegiatan ekonomi.
Selain itu, peringatan ini berfungsi sebagai sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan keselamatan, ketertiban, dan efisiensi dalam sistem transportasi nasional.
Di momen ini, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat biasanya secara rutin menyelenggarakan berbagai kegiatan.
Kegiatan tersebut meliputi seminar, kampanye keselamatan lalu lintas, serta penghargaan bagi para insan transportasi yang berprestasi.
Makna utama dari peringatan ini adalah menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama antara pemerintah, pelaku transportasi, dan masyarakat.
Hal ini bertujuan untuk menjaga kelancaran arus transportasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang perhubungan darat.