Upaya Pemuda Pantai Baros Jaga Ekosistem Pesisir dari Ancaman Abrasi

Agung Pratnyawan Suara.Com
Senin, 22 Desember 2025 | 13:16 WIB
Upaya Pemuda Pantai Baros Jaga Ekosistem Pesisir dari Ancaman Abrasi
Ilustrasi penanaman mangrove di pantai baros. [ist]

Namun, tantangan besar dalam membudidayakan mangrove adalah masalah sampah. 

Setiap minggu, arus besar sampah yang tidak dikelola dengan baik datang dari hulu, mengancam proses pembibitan yang sedang berlangsung. 

Beragam jenis sampah, mulai dari sampah domestik hingga puing-puing yang lebih besar, sering kali menjadi penghalang dalam upaya konservasi.

Cuaca ekstrem juga menjadi tantangan tersendiri. Badai dan angin kencang pada musim hujan sering menyebabkan kerusakan pada pohon-pohon mangrove yang belum kuat berdiri. 

Kerja keras bersama komunitas lokal sangat diperlukan untuk mengatasi berbagai masalah ini.

Edukasi dan Wisata

Ilustrasi Penanaman Pantai Baros
Ilustrasi Penanaman Pantai Baros

Kegiatan "Mangrove Sketch and Write" bukan sekedar menanam. Peserta diajak untuk mengetahui lebih lanjut tentang mangrove, manfaatnya, dan cara menjaga ekosistem maritim. 

Setiap akhir pekan, kawasan ini ramai dikunjungi pengunjung yang ingin ikut serta dalam upaya penanaman. 

Peserta yang ingin berkontribusi diwajibkan membuat reservasi terlebih dahulu dan mendapatkan edukasi terkait pentingnya mangrove.

Seperti yang disampaikan oleh Rajya Reevan, mahasiswa Atmajaya yang ikut berpartisipasi, pengalaman menanam mangrove sangat berkesan dan menarik. "Acara ini memberi saya banyak pengetahuan baru tentang cara menanam dan merawat mangrove," ujarnya.

Baca Juga: Kawasan Mangrove Baros: Jejak Kepedulian Warga akan Konservasi Lingkungan

Harapan ke Depan

Ketua Karang Taruna KP2B, Riko Sebrian, S.Pd, berharap bahwa upaya ini bisa mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. 

"Kita ingin mangrove di Pantai Baros ini dapat tumbuh lebih luas, memanfaatkan potensi yang ada agar bisa memberikan manfaat lebih bagi masyarakat," ujar Riko

Wilayah Baros masih memiliki lahan mangrove yang terbatas, sekitar empat hektar, jika dibandingkan dengan kawasan di Sumatera. 

Oleh karena itu, penting untuk memperluas penanaman dan menggugah kesadaran masyarakat tentang pentingnya keberadaan hutan mangrove.

Dengan kegiatan seperti ini, diharapkan generasi muda akan semakin terdorong untuk menjaga lingkungan dan menyadari peran penting mereka dalam melestarikan keanekaragaman hayati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI