Dengan potongan middle cut dan pilihan warna yang menarik, sepatu ini cocok bagi petualang yang mengutamakan keamanan namun tetap ramah di kantong.
3. Weidenmann Stinger

Harga: Sekitar Rp385.000
Weidenmann Stinger hadir sebagai sepatu hiking mid-cut yang memadukan antara ketangguhan dan kenyamanan.
Konstruksinya dibuat rapi dengan jahitan kuat, memberikan kesan solid sejak pertama kali digunakan.
Upper breathable membantu sirkulasi udara tetap optimal, sehingga kaki tidak mudah gerah saat trekking jarak jauh. Hal ini penting untuk menjaga kenyamanan selama perjalanan.
Selain itu, outsole karet premium yang digunakan memiliki daya cengkeram baik di berbagai permukaan. Ditambah lining busa empuk di bagian dalam, langkah terasa lebih ringan dan minim risiko nyeri.
4. Kanky Story Kitadake

Harga: Sekitar Rp548.000
Kanky Story Kitadake menawarkan konsep sepatu hiking yang menyatu dengan gaya kasual. Desainnya memungkinkan sepatu ini dipakai naik gunung sekaligus menunjang aktivitas harian.
Upper terbuat dari kombinasi mesh breathable dan suede, membuat sepatu terasa adem namun tetap kokoh. Material ini juga memberi tampilan yang lebih modern dibanding sepatu hiking konvensional.
Bagian insole EVA foam menghadirkan bantalan empuk yang membantu mengurangi rasa lelah saat berjalan jauh. Kaki terasa lebih nyaman meski digunakan dalam waktu lama.
Tak ketinggalan, daya cengkeram outsole karet pilihan membuat Kitadake cukup andal di berbagai permukaan.
5. Arei Outdoor Gear Montreal

Harga: Sekitar Rp995.000
Arei Montreal dirancang untuk memberikan stabilitas sejak langkah pertama hingga akhir perjalanan.
Upper berbahan microfiber dan synthetic membuat sepatu ini ringan namun tetap kuat menopang kaki.
Sol karet dengan sistem grip khusus membantu menjaga pijakan tetap stabil di berbagai medan, termasuk jalur tanah dan bebatuan. Hal ini meningkatkan rasa aman saat hiking jarak menengah hingga panjang.
Selain itu, teknologi double injection pada sol menambah kenyamanan sekaligus memperpanjang usia pakai sepatu. Dengan bobot sekitar 465 gram, Montreal tidak terasa membebani kaki.
6. Consina Skardu

Harga: Sekitar Rp1.000.000
Consina Skardu dirancang untuk menghadapi kondisi alam yang lebih ekstrem. Salah satu keunggulannya adalah membran waterproof yang menjaga kaki tetap kering saat melewati medan basah.
Upper berbahan mesh dan nubuck leather memberikan kombinasi kekuatan dan sirkulasi udara yang baik. Material ini juga membuat sepatu terasa lebih premium dan tahan lama.
Sementara itu, outsole special rubber antislip mampu mencengkeram kuat di berbagai permukaan, meningkatkan kestabilan saat trekking. Ditambah toe protector, ujung kaki terlindungi dari benturan.
Skardu cocok untuk pendaki yang sering menjelajah medan menantang namun tetap ingin harga lebih masuk akal dibanding Salomon.
7. Eiger Pollock 2.0

Harga: Sekitar Rp1.479.000
Eiger Pollock 2.0 menjadi opsi premium dari brand lokal yang sudah dikenal luas. Sepatu ini dirancang khusus untuk menjaga stabilitas kaki saat mendaki di jalur ekstrem.
Teknologi heel support system membantu menopang tumit secara optimal, mengurangi risiko cedera akibat pijakan tidak stabil. Fitur ini sangat membantu di jalur menanjak maupun menurun.
Outsole Vibram yang digunakan terkenal akan daya cengkeramnya di berbagai kondisi medan. Dipadukan dengan insole OrthoLite yang empuk, kenyamanan kaki tetap terjaga sepanjang perjalanan.
Dengan harga yang masih jauh di bawah Salomon, Eiger Pollock 2.0 menjadi pilihan yang cocok bagi pendaki serius yang menginginkan kualitas tinggi dari produk lokal.
Itulah 7 rekomendasi sepatu hiking lokal yang lebih murah dari Salomon. Semoga membantu!
Kontributor : Dini Sukmaningtyas