Shampo Kuda untuk Manusia, Benarkah Aman? Diklaim Ampuh Memanjangkan Rambut

Rifan Aditya Suara.Com
Selasa, 06 Januari 2026 | 19:16 WIB
Shampo Kuda untuk Manusia, Benarkah Aman? Diklaim Ampuh Memanjangkan Rambut
Shampo Kuda untuk Manusia, Benarkah Aman? Diklaim Ampuh Memanjangkan Rambut
Baca 10 detik
  • Shampo kuda memiliki tingkat pH yang tidak sesuai kulit kepala manusia.
  • Penggunaan sampo hewan berisiko menyebabkan iritasi parah dan rambut kering.
  • Kandungan keratin pada shampo kuda hanya melapisi, bukan mempercepat pertumbuhan alami.

Suara.com - Dunia kecantikan selalu diramaikan dengan tren-tren unik, dan salah satu yang paling viral adalah penggunaan shampo kuda untuk rambut manusia.

Janjinya begitu menggiurkan yaitu rambut lebih tebal, kuat, berkilau, dan tumbuh panjang lebih cepat. Banyak testimoni bertebaran di media sosial, membuat banyak perempuan penasaran untuk mencobanya.

Namun, di balik klaim yang terdengar fantastis tersebut, muncul pertanyaan penting, apakah shampo kuda aman untuk manusia?

Apakah formula yang dirancang untuk merawat surai kuda benar-benar cocok untuk kulit kepala kita yang lebih sensitif? Artikel ini akan mengupas tuntas mitos dan fakta di balik tren ini berdasarkan tinjauan ahli.

Kenapa Shampo Kuda Begitu Populer?

Popularitas shampo kuda bukan tanpa alasan. Produk ini seringkali mengandung bahan-bahan yang juga dikenal baik untuk rambut manusia, seperti keratin dan asam amino. Bahan-bahan inilah yang menjadi primadona dalam klaim manfaatnya.

Kandungan protein yang tinggi dianggap mampu menutrisi dan memperkuat setiap helai rambut. Hasilnya, rambut terasa lebih tebal, tidak mudah patah, dan tampak lebih sehat.

Dari sinilah mitos memanjangkan rambut berasal. Ketika rambut menjadi lebih kuat dan tidak rapuh, ia bisa tumbuh mencapai panjang maksimalnya tanpa patah di tengah jalan.

Apa Bedanya Shampo Kuda dan Shampo Manusia?

Sekilas, bahan utamanya mungkin terlihat mirip. Namun, perbedaan mendasar terletak pada formula dan konsentrasinya. Produk yang dirancang untuk hewan jelas memiliki pertimbangan yang berbeda dari produk untuk manusia.

Perbedaan paling jelas ada pada tingkat pH. Kulit kuda dan kulit kepala manusia memiliki tingkat keasaman (pH) yang berbeda. Menggunakan produk dengan pH yang tidak sesuai dapat merusak lapisan pelindung alami (mantel asam) kulit kepala, memicu iritasi dan masalah lainnya.

Baca Juga: 5 Suplemen untuk Atasi Rambut Rontok, Rambut Lebih Lebat dan Bebas Botak

Selain itu formula shampo kuda dibuat untuk membersihkan kotoran dan minyak dari surai kuda yang tebal dan kasar. Konsentrasi deterjen dan bahan aktif lainnya mungkin jauh lebih tinggi dan keras untuk kulit kepala manusia.

Beberapa formula shampo kuda mungkin mengandung bahan seperti silikon dalam kadar tinggi atau bahkan insektisida untuk melindungi kuda dari kutu dan serangga.

Tentu saja, bahan-bahan ini tidak seharusnya digunakan pada manusia. Efek yang ditimbulkan jika dipakai keramas dan bersentuhan langsung dengan kulit dan rambut manusia pun belum dapat diasuransikan.

Apakah Shampo Kuda Aman untuk Manusia?

Jawabannya, tidak direkomendasikan. Meskipun mungkin tidak langsung beracun, penggunaan jangka panjang produk yang tidak sesuai peruntukannya membawa banyak risiko.

Para ahli dermatologi dan kesehatan rambut sepakat bahwa formula shampo kuda terlalu keras untuk manusia.

Kata mereka, shampo kuda diformulasikan untuk membersihkan bulu dan kulit kuda yang notabene lebih tebal dan tidak sensitif seperti kulit kepala manusia.

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI