4. Melembabkan Kulit agar Tidak Mudah Iritasi

Kulit yang kering dan dehidrasi lebih rentan mengalami perubahan warna dan iritasi. Karena itu, penggunaan pelembab tidak boleh dilewatkan, meskipun kulit Bunda tergolong berminyak.
Pelembab membantu mengunci kelembaban, memperkuat skin barrier, dan mendukung proses regenerasi kulit. Pilih pelembab sesuai jenis kulit, dengan kandungan seperti vitamin B3 (niacinamide), ceramide, atau glycerin.
Kandungan ini dikenal mampu menjaga kelembaban sekaligus membantu mencerahkan kulit secara perlahan.
5. Tabir Surya sebagai Pelindung Utama

Tahap terakhir sekaligus paling krusial dalam perawatan flek hitam adalah penggunaan tabir surya. Paparan sinar UV merupakan penyebab utama munculnya flek hitam dan penuaan dini. Tanpa perlindungan yang memadai, hasil dari seluruh rangkaian skincare bisa sia-sia.
Gunakan sunscreen dengan minimal SPF 30 dan aplikasikan secara merata di seluruh wajah serta leher. Gunakan setiap pagi, bahkan saat Bunda beraktivitas di dalam ruangan. Untuk perlindungan maksimal, aplikasikan ulang setiap dua hingga tiga jam bila diperlukan.
Demikian itu urutan skincare untuk hilangkan flek hitam tanpa rusak skin barrier. Menghilangkan flek hitam bukan proses instan. Dibutuhkan kesabaran dan konsistensi agar kulit dapat memperbaiki diri secara alami tanpa mengalami kerusakan.
Dengan mengikuti urutan skincare yang tepat dan memilih produk yang ramah skin barrier, flek hitam dapat memudar secara bertahap dan warna kulit pun tampak lebih merata. Ingat, kulit yang sehat adalah fondasi utama untuk wajah yang cerah dan glowing. Jadi, rawat kulit dengan lembut, rutin, dan penuh perhatian, ya.
Baca Juga: Cari Sabun Cuci Muka untuk Flek Hitam? Intip 6 Rekomendasinya yang Bikin Wajah Bersih Tanpa Noda
Kontributor : Mutaya Saroh