Wali Kota Madiun Maidi dari Partai Apa? Terciduk OTT KPK

Ruth Meliana

Selasa, 20 Januari 2026 | 12:47 WIB
Wali Kota Madiun Maidi dari Partai Apa? Terciduk OTT KPK
Wali Kota Madiun Maidi (kedua kiri) dikawal petugas setibanya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (19/1/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S./rwa]
baca 10 detik
  • Wali Kota Madiun Maidi terjaring OTT KPK pada Senin, 19 Januari 2026, terkait dugaan suap proyek dan dana CSR.
  • Total 15 orang diamankan KPK, termasuk Kepala Dinas PUPR.
  • Sembilan orang dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan intensif.

Suara.com - Wali Kota Madiun Maidi terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin, 19 Januari 2026.

OTT KPK ini mengejutkan banyak pihak, mengingat Maidi dikenal sebagai figur birokrat berpengalaman yang telah memimpin Kota Madiun selama dua periode. Lantas, Wali Kota Madiun Maidi dari Partai Apa?

Profil Wali Kota Madiun Maidi

Wali Kota Madiun Maidi dikawal petugas setibanya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (19/1/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S./rwa]
Wali Kota Madiun Maidi dikawal petugas setibanya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (19/1/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S./rwa]

 

Lahir di Magetan, Jawa Timur, pada 12 Mei 1961, Maidi memiliki latar belakang pendidikan yang solid.

Ia lulus dari IKIP Surabaya (sekarang Universitas Negeri Surabaya), Universitas Merdeka Madiun, Universitas Satyagama Jakarta, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, dan Universitas Terbuka Surabaya.

Karirnya dimulai sebagai guru geografi. Ia kemudian menjabat sebagai Kepala SMAN 2 Madiun, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Madiun, hingga Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun selama sembilan tahun (2009-2018).

Sebelum terjun ke politik, Maidi adalah aparatur sipil negara (ASN) dengan rekam jejak panjang di birokrasi.

Pada Pilkada 2018, ia maju sebagai calon Wali Kota Madiun dengan dukungan PDI Perjuangan dan koalisi partai lainnya. Ia sukses memenangkan jabatan untuk periode 2019-2024.

Pada periode kedua, yakni 2025-2030, Maidi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025, berpasangan dengan Wakil Wali Kota F. Bagus Panuntun.

Kekayaan Maidi tercatat mencapai Rp16,9 miliar berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN). Hartanya mencakup aset tanah, bangunan, kendaraan, dan lainnya.

baca juga

Wali Kota Madiun Maidi dari Partai Apa?

Wali Kota Madiun Maidi (kedua kiri) dikawal petugas setibanya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (19/1/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S./rwa]
Wali Kota Madiun Maidi (kedua kiri) dikawal petugas setibanya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (19/1/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S./rwa]

 

Pertanyaan utama yang sering muncul adalah: Maidi dari partai apa? Maidi tercatat sebagai politikus dari Partai Gerindra.

Pada Pilkada Serentak 2024, ia maju dengan dukungan utama dari Gerindra, meskipun didukung oleh koalisi gemuk sebanyak 11 partai politik, termasuk PSI, NasDem, Demokrat, PKB, PKS, PAN, Prima, Gelora, PBB, dan PPP.

Koalisi ini membuat pasangan Maidi-Bagus meraih suara terbanyak di seluruh tiga kecamatan di Kota Madiun.

Namun, DPD Gerindra Jawa Timur menegaskan bahwa Maidi bukan kader resmi partai karena belum memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA), meskipun sedang mengikuti fit and proper test untuk menjadi Ketua DPC Gerindra Kota Madiun.

Dukungan dari Gerindra datang setelah Maidi menyerahkan formulir bakal calon wali kota ke partai tersebut pada Mei 2024. Ia sempat menyatakan optimisme atas dukungan tersebut.

OTT KPK terhadap Maidi menjadi pukulan telak bagi karir politiknya. KPK mengamankan total 15 orang di wilayah Madiun, termasuk Maidi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Madiun, dan pejabat lainnya.

Dugaan kasus terkait fee proyek pembangunan dan dana Corporate Social Responsibility (CSR) di Kota Madiun. Tim KPK menyita uang tunai ratusan juta rupiah sebagai barang bukti.

Setelah diamankan, sembilan orang, termasuk Maidi, dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut. Maidi tiba di KPK sekitar pukul 22.33 WIB pada malam yang sama, didampingi delapan orang lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ternyata Pecinta SUV Mewah, Ini Isi Garasi Bupati Sudewo yang Kena OTT KPK

Ternyata Pecinta SUV Mewah, Ini Isi Garasi Bupati Sudewo yang Kena OTT KPK

Otomotif | Selasa, 20 Januari 2026 | 12:26 WIB

Wali Kota Madiun Maidi Kena OTT KPK Kasus Apa?

Wali Kota Madiun Maidi Kena OTT KPK Kasus Apa?

Lifestyle | Selasa, 20 Januari 2026 | 11:34 WIB

Benarkah Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK? Ini Kronologinya

Benarkah Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK? Ini Kronologinya

Lifestyle | Selasa, 20 Januari 2026 | 11:09 WIB

Terkini

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

×