Sahur memang tidak wajib, tetapi sangat dianjurkan karena mengandung keberkahan dan membantu menjaga kekuatan tubuh selama berpuasa.
4. Menjaga diri dari hal-hal yang membatalkan puasa
Selama berpuasa, hindari makan, minum, hubungan suami istri, serta perbuatan lain yang dapat membatalkan puasa atau mengurangi nilai pahala.
5. Menjaga akhlak dan memperbanyak amal kebaikan
Puasa qadha sebaiknya diiringi dengan memperbanyak membaca Al-Qur'an, berzikir, bersholawat, serta bersedekah agar nilai ibadah semakin sempurna.
6. Berbuka dengan doa
Saat berbuka, dianjurkan membaca doa, di antaranya:
Allahumma laka shumtu wa 'ala rizqika afthartu.
Artinya: "Ya Allah, hanya untuk-Mu aku berpuasa, dan dengan rezeki dari-Mu aku berbuka."
Baca Juga: Nisfu Syaban 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwal Puasa dan Amalan yang Gen Z Wajib Tahu
Niat Puasa Qadha Ramadan
Niat merupakan syarat sah dalam menjalankan ibadah puasa. Berbeda dengan puasa sunnah yang niatnya bisa dilakukan setelah terbit fajar, niat puasa qadha harus dilakukan pada malam hari atau sebelum waktu subuh tiba (tabyitun niyah).
Berikut niat puasa qadha Ramadan:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلّٰهِ تَعَالَى
(Nawaitu shauma ghadin 'an qadhā'i fardhi syahri Ramadhāna lillāhi ta'ālā.)
Artinya: "Aku berniat mengqadha puasa fardu bulan Ramadan esok hari karena Allah ta'ala."