Melalui Situs Resmi Cek Bansos Kemensos
1. Buka browser dan kunjungi situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.
2. Masukkan data wilayah (Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa/Kelurahan).
3. Ketik nama lengkap sesuai KTP dan kode captcha.
4. Klik “Cari Data” untuk melihat hasil apakah nama Anda terdaftar sebagai penerima dan jenis bantuan yang didapatkan.
Melalui Aplikasi Cek Bansos Kemensos
Unduh aplikasi resmi dari Play Store atau App Store, kemudian:
1. Login dengan NIK dan data diri yang valid.
2. Pilih menu Cek Bansos.
Baca Juga: Jadwal Bansos PKH Tahap 1 2026 Cair Januari atau Februari? Cek Info Terbarunya
3. Masukkan informasi wilayah atau nama penerima untuk menampilkan status bansos secara real-time.
Perlu diingat, nama hanya muncul jika data Anda terdaftar dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) atau basis data lain yang digunakan pemerintah untuk validasi penerima bansos. Jika tidak muncul, bisa jadi data belum terdaftar atau belum terverifikasi.
Program seperti BPNT sering disalurkan setiap bulan atau dua bulan sekaligus, sedangkan PKH umumnya dilakukan triwulanan. Nominal dan jadwal bisa berubah tergantung kesiapan anggaran, hasil verifikasi data penerima, dan kondisi di lapangan.
Masyarakat perlu memahami bahwa data penerima bansos bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti hasil pemutakhiran yang dilakukan pemerintah melalui Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Oleh karena itu, warga disarankan untuk rutin mengecek status kepesertaan bansos mereka, terutama setelah adanya pendataan ulang di wilayah masing-masing. Banyak kasus penerima yang terlewat bukan karena tidak memenuhi syarat, melainkan akibat data kependudukan yang belum diperbarui, seperti alamat, status pekerjaan, atau komposisi anggota keluarga.
Di sisi lain, masyarakat juga diimbau agar lebih waspada terhadap maraknya informasi palsu atau hoaks terkait bansos yang kerap beredar di media sosial dan grup percakapan. Informasi mengenai jadwal pencairan, besaran bantuan, hingga syarat penerima sering kali dipelintir oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk menimbulkan kepanikan atau bahkan penipuan.