- Irresistible Bazaar, bazar barang preloved branded terkurasi, diadakan pada 21–25 Januari 2026 di BintaroXchange Mall.
- Minat pasar terhadap barang preloved branded tinggi karena harga terjangkau dan variasi barang yang dapat diperiksa langsung.
- Pembeli preloved kini semakin meluas mencakup berbagai generasi, termasuk Gen Z, yang mencari sesuai gaya pribadi.
Suara.com - Minat masyarakat Indonesia terhadap barang branded preloved terus menunjukkan tren yang positif. Hal ini tercermin dari konsistensi gelaran Irresistible Bazaar, yang pada awal 2026 ini kembali hadir dan sekaligus menandai perjalanan satu dekade sejak pertama kali digelar pada Februari 2015.
Mengusung konsep bazar curated untuk barang-barang branded preloved, Irresistible Bazaar kembali hadir pada 21–25 Januari 2026 di BintaroXchange Mall 2, Tangerang Selatan, dan menjadi magnet bagi para pencinta luxury items dari berbagai kota di Indonesia.
“Kalau di Indonesia, market untuk preloved branded itu bagus. Perputaran barangnya cepat sekali. Ada yang baru dititip, langsung laku. Jadi barangnya enggak lama dipajang,” ujar Marisa Tumbuan, Founder Irresistible Bazaar dan Owner Ginger Luxthings.
Menurut Marisa, besarnya pasar Indonesia turut memengaruhi dinamika tersebut. Para penjual atau tenant tak hanya berasal dari Jakarta, tetapi juga dari Bali hingga kota-kota lain, menciptakan ekosistem jual beli yang aktif dan sehat.
Kenapa Preloved Branded Semakin Diminati?
Meningkatnya minat terhadap preloved branded bukan tanpa alasan. Selain harga yang lebih terjangkau dibandingkan produk baru, pembeli juga mendapatkan keuntungan berupa variasi pilihan yang lebih luas dalam satu waktu dan tempat.
“Kalau di bazar seperti ini, pembeli bisa langsung membandingkan beberapa model, beberapa seller, dan menyesuaikan dengan budget masing-masing. Ini tempat yang pas buat hunting,” jelas Marisa.

Ia menambahkan, dibandingkan belanja melalui media sosial yang sering kali mengharuskan pembeli memilih satu barang untuk COD, bazar memberi pengalaman melihat, menyentuh, dan menilai langsung kondisi barang sebelum membeli.
Membeli barang branded preloved juga tak selalu berarti menurunkan kualitas. Justru, jika cermat memilih, pembeli bisa mendapatkan barang dengan nilai jangka panjang.
Baca Juga: Rumah Ahmad Sahroni Dijarah Massa, Tas Mewah LV hingga Hermes Raib
“Ada tas-tas tertentu yang nilai jualnya bisa jadi investasi. Kalau dipakai dengan rapi dan disimpan dengan benar, biasanya bisa dijual lagi minimal di harga beli,” ungkap Marisa.
Selain itu, sistem poin yang diterapkan Irresistible Bazaar sejak 2025 menjadi nilai tambah tersendiri. Pengunjung bisa mengumpulkan poin belanja dan menukarkannya dengan barang-barang tertentu yang dipajang selama bazar berlangsung.
Tips Aman Berburu Preloved Agar Tak Kecewa
Agar pengalaman berburu barang preloved tetap menyenangkan, Marisa membagikan beberapa tips penting, terutama bagi pengunjung baru.
“Yang paling utama itu kenali dulu maunya apa dan budget-nya berapa. Jangan datang tanpa tahu budget, nanti pulang bisa nyesel,” katanya.
Ia juga mengingatkan agar pembeli tidak berekspektasi layaknya membeli barang baru. Ketelitian menjadi kunci utama.