Suara.com - Artis, selebgram, dan influencer Lula Lahfah telah meninggal dunia pada Jumat, 23 Januari 2026.
Mendiang ditemukan tidak bernyawa di tempat tinggalnya yang berada di lantai 5 Apartemen Essence, Jalan Dharmawangsa, Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Kepergian wanita cantik kelahiran Jakarta, 17 Juli 1999 tersebut mengejutkan banyak pihak, termasuk kerabat, kekasih, rekan kerja hingga sahabatnya.
Menurut penjelasan Kapolres Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar I Putu Yuni Setiawan mengungkapkan bahwa, Lula pertama kali ditemukan oleh asisten rumah tangganya (ART) dengan kondisi sudah tidak bernyawa.
"Almarhumah sudah posisi telentang serta kondisi mulut terbuka dan berwarna kebiruan," ungkap Yuni dalam keterangan tertulisnya.
ART menemukan Lula sudah tidak lagi bernyawa pada pukul 18.44 WIB. Saat itu, ART sangat khawatir karena pintu kamar mendiang terkunci, padahal masih kondisi sakit.
Oleh karena itu, ia meminta bantuan pihak petugas apartemen untuk membuka pintu kamar, ternyata Lula sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
"Saat dicek denyut nadi sudah tidak ada," kata sang ART yang bernama Yuni itu.
Hari berikutnya Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 12.00 WIB siang, keluarga serta sahabat mengiringi kepergian Lula dengan penuh haru.
Baca Juga: Kakak dari Jerman Akhirnya Tiba, Air Mata Farah Pecah saat Bersimpuh di Nisan Lula Lahfah
Setelah seminggu berselang, masih banyak teman dekat hingga kerabat yang mengunjungi makam Lula. Bunga-bunga indah dan wangi menghiasi tempat peristirahatan terakhir mendiang.
Termasuk bunga matahari yang ternyata menjadi favorit mendiang semasa hidupnya.
Bunga Matahari Menjadi Favorit Lula Lahfah
Meskipun seminggu telah berlalu, makam almarhumah masih dihiasi banyak bunga dari orang-orang terdekatnya.
Diantara sekian jenis bunga yang berada di pusara Lula, bunga matahari mampu menarik perhatian warganet.
Deretan bunga dengan karakteristik warna kuning, kelopaknya terbuka lebar bak matahari. Bahkan, saat mekar selalu menghadap ke arah matahari. Terlihat berdiri tegak, berjajar rapi mengelilingi nisan kayu bertuliskan nama mendiang.
Usut punya usut, bunga matahari merupakan favorit mendiang. Sebagaimana tercantum dalam fanpage FB All Star Artis India + Indonesia dan FB Shanum.