Makam Lula Lahfah Dihiasi Bunga Matahari, Ini Makna Hangat di Baliknya

Nur Khotimah

Jum'at, 30 Januari 2026 | 13:59 WIB
Makam Lula Lahfah Dihiasi Bunga Matahari, Ini Makna Hangat di Baliknya
Makam Lula Lahfah berhias bunga matahari. (Instagram/gmarthagraciela)

Suara.com - Artis, selebgram, dan influencer Lula Lahfah telah meninggal dunia pada Jumat, 23 Januari 2026.

Mendiang ditemukan tidak bernyawa di tempat tinggalnya yang berada di lantai 5 Apartemen Essence, Jalan Dharmawangsa, Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Kepergian wanita cantik kelahiran Jakarta, 17 Juli 1999 tersebut mengejutkan banyak pihak, termasuk kerabat, kekasih, rekan kerja hingga sahabatnya.

Menurut penjelasan Kapolres Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar I Putu Yuni Setiawan mengungkapkan bahwa, Lula pertama kali ditemukan oleh asisten rumah tangganya (ART) dengan kondisi sudah tidak bernyawa.

"Almarhumah sudah posisi telentang serta kondisi mulut terbuka dan berwarna kebiruan," ungkap Yuni dalam keterangan tertulisnya.

ART menemukan Lula sudah tidak lagi bernyawa pada pukul 18.44 WIB. Saat itu, ART sangat khawatir karena pintu kamar mendiang terkunci, padahal masih kondisi sakit.

Oleh karena itu, ia meminta bantuan pihak petugas apartemen untuk membuka pintu kamar, ternyata Lula sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

"Saat dicek denyut nadi sudah tidak ada," kata sang ART yang bernama Yuni itu.

Hari berikutnya Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 12.00 WIB siang, keluarga serta sahabat mengiringi kepergian Lula dengan penuh haru.

baca juga

Setelah seminggu berselang, masih banyak teman dekat hingga kerabat yang mengunjungi makam Lula. Bunga-bunga indah dan wangi menghiasi tempat peristirahatan terakhir mendiang.

Termasuk bunga matahari yang ternyata menjadi favorit mendiang semasa hidupnya.

Bunga Matahari Menjadi Favorit Lula Lahfah

Meskipun seminggu telah berlalu, makam almarhumah masih dihiasi banyak bunga dari orang-orang terdekatnya.

Diantara sekian jenis bunga yang berada di pusara Lula, bunga matahari mampu menarik perhatian warganet.

Deretan bunga dengan karakteristik warna kuning, kelopaknya terbuka lebar bak matahari. Bahkan, saat mekar selalu menghadap ke arah matahari. Terlihat berdiri tegak, berjajar rapi mengelilingi nisan kayu bertuliskan nama mendiang.

Usut punya usut, bunga matahari merupakan favorit mendiang. Sebagaimana tercantum dalam fanpage FB All Star Artis India + Indonesia dan FB Shanum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Reza Arap Janji Wujudkan Impian Lula Lahfah: Enggak Ada Waktu Sedih

Reza Arap Janji Wujudkan Impian Lula Lahfah: Enggak Ada Waktu Sedih

Entertainment | Jum'at, 30 Januari 2026 | 06:40 WIB

Reza Arap Pamit Usai Lula Lahfah Meninggal, Janji Balik Lagi Jika Butuh Pertolongan

Reza Arap Pamit Usai Lula Lahfah Meninggal, Janji Balik Lagi Jika Butuh Pertolongan

Entertainment | Kamis, 29 Januari 2026 | 12:10 WIB

Sabrina Chairunnisa Tegur Netizen soal Lula Lahfah: Stop Ngurusin Orang!

Sabrina Chairunnisa Tegur Netizen soal Lula Lahfah: Stop Ngurusin Orang!

Your Say | Kamis, 29 Januari 2026 | 07:10 WIB

Terkini

Komplotan Curanmor di Jakarta Pakai Modus Polisi Gadungan untuk Intimidasi Korban

Komplotan Curanmor di Jakarta Pakai Modus Polisi Gadungan untuk Intimidasi Korban

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:41 WIB

Legenda AC Milan Franco Baresi Meninggal Dunia, Pernah Terkesan dengan Suporter Indonesia

Legenda AC Milan Franco Baresi Meninggal Dunia, Pernah Terkesan dengan Suporter Indonesia

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:39 WIB

Segera Pensiun, Komjen Karyoto dan Fadil Imran Tak Dapat Perpanjangan Masa Dinas?

Segera Pensiun, Komjen Karyoto dan Fadil Imran Tak Dapat Perpanjangan Masa Dinas?

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:36 WIB

Polisi Bongkar 769 Kasus Curanmor, 11 Senjata Api hingga 119 Kunci T Disita

Polisi Bongkar 769 Kasus Curanmor, 11 Senjata Api hingga 119 Kunci T Disita

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:36 WIB

LPSK Proses Permohonan Perlindungan Saksi FH di Kasus TPPU Eks Jampidsus

LPSK Proses Permohonan Perlindungan Saksi FH di Kasus TPPU Eks Jampidsus

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:35 WIB

Mata-Mata Iran Asal London Tertangkap Intip Pangkalan Militer Inggris di Siprus

Mata-Mata Iran Asal London Tertangkap Intip Pangkalan Militer Inggris di Siprus

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:35 WIB

Tak Cukup Putusan MK, PGRI Tagih Guru Jangan Dipaksa Menanggung Beban Tambahan

Tak Cukup Putusan MK, PGRI Tagih Guru Jangan Dipaksa Menanggung Beban Tambahan

Jogja | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:31 WIB

Ini Bukan Tinju! Pelatih Timor Leste Kirim Pesan Aneh Buat Timnas Indonesia

Ini Bukan Tinju! Pelatih Timor Leste Kirim Pesan Aneh Buat Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:29 WIB

18 Nyawa Melayang di Usia Emas: Petaka Human Error di Jalan Raya Pringsewu Tembus 115 Kasus

18 Nyawa Melayang di Usia Emas: Petaka Human Error di Jalan Raya Pringsewu Tembus 115 Kasus

Lampung | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:27 WIB

Protes Tambang Nikel Raja Ampat, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk di Pembukaan GIIAS 2026

Protes Tambang Nikel Raja Ampat, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk di Pembukaan GIIAS 2026

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:26 WIB

×