- Alyssa Daguise menekankan pentingnya merawat kulit kepala, terutama bagi perempuan yang sering styling dan mengalami rambut rontok.
- Tekanan gaya hidup modern dapat menyebabkan pressured hair yang berdampak pada kesehatan rambut.
- Perawatan berbasis biomimetik membantu memulihkan kulit kepala agar rambut tumbuh lebih sehat.
Suara.com - Bagi Alyssa Daguise, rambut bukan sekadar pelengkap penampilan. Di tengah rutinitas photoshoot, event, hingga styling dengan paparan panas yang intens, ia menyadari satu hal penting, rambut yang terlihat indah selalu berawal dari kulit kepala yang sehat.
“Kalau kita cewek, biasanya fokus ke skincare wajah. Tapi menurut aku, jangan lupa skincare routine untuk hair scalp, karena itu penting banget,” ujar Alyssa.
Menurutnya, rambut adalah pusat perhatian. Sehingga kondisinya yang kering, kusam, atau rontok sedikit saja langsung terlihat jelas di wajah.
Pengalaman pribadi membuat Alyssa semakin sadar akan pentingnya perawatan rambut secara menyeluruh. Paparan alat styling panas membuat rambutnya mudah kering dan rapuh.
Bahkan, momen rambut rontok setelah keramas menjadi titik balik baginya untuk benar-benar mengubah cara merawat rambut.
“Pas aku keramas dan rambut langsung rontok, aku langsung mikir, okay, I have to change something from my hair. Kalau udah rontok atau ada tanda-tanda, aku langsung ganti total,” ungkapnya.
Alyssa juga menekankan pentingnya memahami kondisi kulit kepala sebelum asal mencoba produk. Menurutnya, banyak orang hanya mengandalkan sampo tanpa benar-benar mengecek kesehatan kulit kepala, padahal masalah rambut sering berawal dari sana.
Kini, rutinitas perawatan rambut Alyssa lebih terstruktur. Ia tidak hanya menggunakan sampo dan kondisioner, tetapi juga hair serum yang diaplikasikan saat rambut setengah kering. Meski masih menggunakan hair dryer, ia merasakan perubahan signifikan.
“Serum itu bantu banget. Scalp jadi lebih sehat, rambut lebih bervolume dan glossy,” katanya.
Baca Juga: Musim Hujan Datang, Rambut Butuh Perawatan Ekstra agar Tetap Sehat dan Mudah Diatur
Rambut Rontok dan Ketombe Berawal dari Kulit Kepala

Pandangan Alyssa sejalan dengan penjelasan medis. DSE Trichologist Board, dr. Ardhiah Iswanda Putri, SpDVE, M.Ked.Klin, menegaskan bahwa kesehatan rambut sangat ditentukan oleh kondisi kulit kepala.
Kulit kepala yang mengalami tekanan, baik karena stres, polusi, panas, atau aktivitas padat dapat kehilangan keseimbangannya.
“Kulit kepala yang tertekan bisa memicu kerontokan, ketombe, rasa gatal, hingga iritasi. Karena itu, perawatan sebaiknya difokuskan pada pemulihan fungsi alami kulit kepala,” jelas dr. Ardhiah.
Ia menjelaskan pendekatan biomimetik dalam perawatan rambut bekerja dengan meniru mekanisme alami kulit kepala. Dengan begitu, perawatan tidak melawan sistem tubuh, melainkan mendukung proses pemulihan dan penguatan barrier kulit kepala secara alami.
Senior Group Head of Paragon Personal Care & Male Grooming ParagonCorp, Khikin Indahsari, menambahkan bahwa kondisi “pressured hair” kerap dialami perempuan aktif, namun sering dianggap sepele.