- Industri kecantikan kini menjadikan teknologi canggih sebagai fondasi utama seiring meningkatnya permintaan layanan berkualitas dan legal.
- PT Regenesis Indonesia berperan penting menghadirkan teknologi aesthetic mutakhir berbasis data serta mengutamakan legalitas selama 13 tahun.
- Regenesis meluncurkan Wonderface sebagai solusi teknologi terbaru dan menjalankan program perlindungan merek terhadap produk ilegal.
Suara.com - Industri kecantikan tengah memasuki fase baru, di mana teknologi canggih bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan fondasi utama dalam pengembangan layanan dan bisnis klinik kecantikan.
Permintaan terhadap treatment yang aman, efektif, minim downtime, serta berbasis teknologi global terus meningkat, seiring dengan semakin tingginya kesadaran masyarakat terhadap kualitas dan legalitas layanan kecantikan.
Di tengah tren tersebut, kehadiran teknologi aesthetic mutakhir menjadi penentu daya saing sebuah klinik.
Selama 13 tahun berkarya di Indonesia, PT Regenesis Indonesia konsisten mengambil peran penting dalam menghadirkan teknologi dan inovasi kelas dunia ke industri aesthetic nasional.
Reputasi ini dibangun melalui seleksi brand yang ketat, berbasis data dan referensi global, serta komitmen penuh terhadap regulasi yang berlaku.
Bagi Regenesis, kemajuan teknologi tidak dapat dipisahkan dari aspek keamanan dan legalitas, karena kepercayaan adalah fondasi utama dalam industri kecantikan.

“Inovasi tanpa kepatuhan regulasi bukanlah solusi jangka panjang. Legalitas setiap brand adalah komitmen utama kami, agar para mitra klinik dapat menjalankan bisnisnya dengan rasa aman, nyaman, dan bertanggung jawab,” ujar Ir. Emmy Noviawati, President Director PT Regenesis Indonesia.
Pernyataan ini mencerminkan arah industri aesthetic saat ini, di mana teknologi canggih harus berjalan seiring dengan standar etika dan hukum yang jelas.
Tren teknologi kecantikan global juga terlihat dari semakin intensnya kolaborasi lintas negara. Menutup tahun 2025, Regenesis menjadi tujuan kunjungan berbagai principle internasional dari hampir seluruh benua.
Baca Juga: Dua Eksekutif Teknologi Senior Siap Pacu Akselerasi Cloud dan AI di Asia Tenggara
Kepercayaan global tersebut diperkuat melalui keterlibatan aktif Regenesis dalam ajang internasional ISWAM 2025, serta berbagai kegiatan ilmiah dan edukatif bersama mitra dunia.
Workshop filler Neauvia dari Italia yang mengusung teknologi injeksi modern, hingga kehadiran TSK dari Jepang sebagai brand needle pilihan dokter, menjadi gambaran nyata bagaimana teknologi presisi kini menjadi standar baru dalam dunia aesthetic.
Kolaborasi internasional juga diperluas melalui kunjungan principle dari Paris yang menggelar Afternoon High Tea bersama para customer dan konsulen PERDOSKI.
Pertemuan ini tidak hanya mempererat hubungan bisnis, tetapi juga memperkuat pertukaran ilmu dan standar praktik terbaik dalam dunia kecantikan medis yang terus berkembang.
Salah satu sorotan utama dalam rangkaian perayaan 13 tahun Regenesis adalah peluncuran Wonderface, mesin teknologi aesthetic terbaru yang dirancang mengikuti standar teknologi global.
Wonderface hadir sebagai jawaban atas kebutuhan klinik modern yang menuntut efektivitas treatment, efisiensi operasional, dan keamanan pasien dalam satu solusi terintegrasi.
“Wonderface kami hadirkan sebagai solusi teknologi yang tidak hanya menjawab kebutuhan treatment masa kini, tetapi juga mendukung keberlanjutan dan pertumbuhan bisnis klinik dalam jangka panjang,” ungkap Ron Pirolo, Founder PT Regenesis Indonesia.
Keunggulan teknologi seperti Wonderface mencerminkan tren industri kecantikan saat ini, di mana perangkat aesthetic tidak hanya dinilai dari kecanggihannya, tetapi juga dari kontribusinya terhadap pengembangan bisnis klinik.
Teknologi yang adaptif, berbasis riset, dan mudah diintegrasikan menjadi daya tarik utama bagi pemilik klinik yang ingin tumbuh secara berkelanjutan.
Saat ini, lebih dari 36 principle global telah mempercayakan Regenesis sebagai partner eksklusif di Indonesia.
Kepercayaan tersebut diperkuat oleh ekosistem perusahaan yang solid, didukung oleh tim profesional lintas divisi serta nilai inti ICARE, Integrity, Collaboration, Accountability, Respect, dan Excellence yang menjadi budaya kerja sehari-hari.
Nilai inilah yang menjaga keseimbangan antara inovasi teknologi, kualitas layanan, dan perlindungan brand.
Di tengah maraknya peredaran produk aesthetic ilegal, Regenesis juga menghadirkan Brand Protection Program sebagai bentuk tanggung jawab industri.
Seluruh brand yang dibawa Regenesis berstatus distributor tunggal tanpa sistem reseller, memastikan keaslian, kualitas, dan legalitas produk tetap terjaga.
“Perlindungan brand adalah bagian dari upaya kami dalam menjaga ekosistem industri aesthetic yang sehat dan berkelanjutan,” tegas Ron Pirolo.
Melihat perkembangan ini, jelas bahwa teknologi canggih menjadi wajah baru industri kecantikan yang tengah diminati. Bukan hanya oleh konsumen, tetapi juga oleh para pemilik klinik yang ingin membangun bisnis profesional dan terpercaya.
Dengan pengalaman 13 tahun, inovasi berkelanjutan, serta kepercayaan global yang terus bertumbuh, PT Regenesis Indonesia semakin menegaskan posisinya sebagai mitra strategis dalam mendorong kemajuan industri aesthetic Indonesia ke level yang lebih tinggi.