- Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto meninggal dunia pada 7 Februari 2026.
- Sebelumnya Benny Indra dirawat di RSUP Dr. Kariadi Semarang.
- Jenazah disemayamkan di Delanggu, Klaten, dan dijadwalkan dimakamkan keesokan harinya di Makam Jonggrangan, Wonosari.
Suara.com - Kabar duka menyelimuti Kabupaten Klaten pada 7 Februari 2026. Wakil Bupati Benny Indra Ardhianto meninggal dunia di usia 33 tahun.
Wakil Bupati Klaten ini dikenal sebagai politisi cerdas dan pengusaha sukses. Ia meninggalkan jejak mendalam dalam dunia politik dan bisnis di Jawa Tengah.
Sebelumnya, Benny dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Kariadi Semarang sejak 29 Januari 2026. Ia menghembuskan napas terakhir sekitar pukul 11.00 WIB.
Jenazahnya disemayamkan di rumah duka di Desa Karang, Kecamatan Delanggu, Klaten. Beliau akan dimakamkan pada keesokan harinya di Makam Jonggrangan, Ngreden, Wonosari.
Profil, Pendidikan, dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardianto
Benny Indra Ardhianto lahir pada 14 April 1992 di Boyolali, Jawa Tengah. Ia adalah putra dari Hariyanto, seorang anggota DPRD Klaten yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Klaten.
Latar belakang keluarga politik ini menjadi fondasi awal bagi perjalanan karir Benny. Pendidikannya dimulai di SMA Negeri 1 Klaten, yang ia tamatkan pada tahun 2010.
Setelah itu, Benny melanjutkan studi sarjana di Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, dengan jurusan Manajemen, dan lulus pada 2015.
Tidak berhenti di situ, ia meraih gelar Magister Administrasi Bisnis (MBA) dari universitas yang sama pada 2019. Pendidikan tinggi ini membekali Benny dengan pengetahuan bisnis yang kuat, yang kemudian ia terapkan dalam karir profesionalnya.
Sebelum terjun ke dunia politik, Benny dikenal sebagai pengusaha muda yang energik dan inovatif. Ia memulai karir bisnisnya dengan mendirikan beberapa perusahaan di bidang distribusi dan ritel.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Wisata Air Umbul Paling Bagus dan Sepi di Klaten, HTM Cuma Rp5 Ribu
Ia menjabat sebagai Presiden Direktur PT Benny Putra Mandiri, Komisaris PT Benny Putra, dan General Manager PT Benny Putra.
Benny juga aktif dalam komunitas bisnis, seperti menjadi Sekretaris Paguyuban Pertashop Jateng DIY (P2PJD) DPC Surakarta, serta Region Coordinator Agen, SPPBE, dan Retester Elpiji 3 kg untuk Hiswana Migas Kabupaten Klaten.
Selain itu, ia mendirikan Arena Kuliner Delanggu dan Sentral Oli dan Motor Delanggu, yang menjadi pusat aktivitas ekonomi lokal.
Keterlibatannya dalam Komunitas Penggilingan Padi dan Beras (KPPB) Klaten semakin memperkuat posisinya sebagai figur yang peduli terhadap sektor pertanian dan UMKM.
Dengan latar belakang ini, Benny berhasil mengumpulkan harta kekayaan sebesar Rp1,43 miliar berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2024, yang terdiri dari aset tanah, bangunan, kendaraan, dan kas.
Perjalanan politik Benny dimulai pada 2019 ketika ia bergabung dengan Partai Gerindra, mengikuti jejak ayahnya. Meski relatif baru di kancah politik, Benny langsung menunjukkan potensi besar.
Pada Pilkada 2024, ia maju sebagai calon Wakil Bupati Klaten berpasangan dengan Hamenang Wajar Ismoyo, diusung oleh Partai Gerindra.
Pasangan ini berhasil memenangkan pilkada, dan Benny dilantik sebagai Wakil Bupati Klaten periode 2025-2030 oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025.
Saat itu, Benny berusia 32 tahun, menjadikannya salah satu wakil bupati termuda di Indonesia. Selama menjabat, ia sering mendampingi Bupati Hamenang dalam berbagai acara resmi, menunjukkan harmoni kepemimpinan yang solid.
Benny juga dipercaya sebagai Ketua Keluarga Alumni UGM (Kagama) Klaten periode 2025-2030, yang dilantik pada Oktober 2025. Pencapaiannya ini mencerminkan dedikasi terhadap pengembangan sumber daya manusia dan ekonomi lokal.
Sebagai Wakil Bupati, Benny fokus pada isu-isu pembangunan seperti pemberdayaan UMKM dan infrastruktur pedesaan. Ia dikenal sebagai sosok yang mudah didekati, dengan gaya kepemimpinan yang modern dan berbasis data.
Namun, masa jabatannya yang singkat—kurang dari satu tahun—berakhir tragis dengan kematiannya. Kepergian Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto telah meninggalkan istri, Mahanni Yulindha Pratiwi, dan dua anaknya.