- Kulit sensitif membutuhkan sunscreen yang aman tanpa alkohol atau parfum keras.
- Beberapa sunscreen populer justru bisa memicu kemerahan dan gatal.
- Simak 4 produk yang sebaiknya dihindari agar kulit tetap nyaman dan terlindungi.
Suara.com - Melindungi kulit dari paparan sinar matahari adalah langkah penting untuk kesehatan kulit. Semua orang membutuhkan sunscreen, tidak peduli usia, jenis kelamin, atau warna kulit.
Sunscreen membantu mencegah kanker kulit sekaligus melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV, termasuk penuaan dini, flek hitam, dan warna kulit tidak merata.
Namun, tidak semua sunscreen aman untuk kulit sensitif. Beberapa bisa memicu iritasi, kemerahan, atau alergi, sehingga penting untuk mengetahui sunscreen yang sebaiknya dihindari.

Mengapa Sunscreen Penting untuk Kulit Sensitif
Sinar UV terdiri dari UVA yang menyebabkan penuaan dini dan UVB yang memicu kulit terbakar. Paparan berlebihan dapat meningkatkan risiko kanker kulit.
Sunscreen juga membantu menjaga kelembapan kulit dan mengurangi peradangan. Namun, produk yang mengandung bahan kimia tertentu bisa membuat kulit sensitif bereaksi negatif.
Bahan Sunscreen yang Sebaiknya Dihindari
Bagi pemilik kulit sensitif, sebaiknya hindari sunscreen yang mengandung parfum, alkohol, dan pengawet keras. Bahan-bahan ini berpotensi menimbulkan kemerahan, gatal, atau iritasi.
Melansir dari American Academy of Dermatology Association, beberapa sunscreen kimia seperti oxybenzone dan avobenzone juga diketahui bisa memicu reaksi pada kulit sensitif.
Bagi pemilik kulit sensitif disarankan untuk memilih sunscreen berbasis mineral, seperti zinc oxide atau titanium dioxide, yang lebih lembut dan aman.
Mineral sunscreen cenderung lebih aman dan menenangkan kulit. Meskipun teksturnya sedikit lebih berat, perlindungan yang diberikan lebih optimal.
Baca Juga: 5 Pilihan Sunscreen Wardah untuk Kulit Kering dan Kusam, Wajah Jadi Glowing
Contoh Sunscreen yang Sebaiknya Dihindari Kulit Sensitif
Beberapa sunscreen mengandung alkohol, parfum, dan bahan kimia seperti oxybenzone atau avobenzone, yang dapat memicu iritasi pada kulit sensitif.
Sebaiknya lakukan patch test sebelum menggunakan produk baru, baik untuk kulit sensitif maupun tipe kulit lainnya, guna mengurangi risiko reaksi negatif.
Berikut beberapa contoh sunscreen yang sebaiknya diperhatikan.
1. Biore UV Aqua Rich Watery Essence SPF 50+ PA++++
Sunscreen ini populer karena teksturnya ringan dan cepat meresap. Namun, produk ini mengandung alkohol dan parfum, yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit sensitif.
Selain itu, ada beberapa bahan kimia filter UV seperti Diethylamino Hydroxybenzoyl Hexyl Benzoate, yang meski efektif menangkal sinar UV, bisa memicu kemerahan pada kulit yang mudah bereaksi.
Jika ingin mencoba, pastikan untuk mengaplikasikan sedikit di area kecil kulit terlebih dahulu, dan hentikan jika muncul tanda iritasi.
2. NIVEA Sun Face Protection Serum Oil Control SPF 50+
Sunscreen ini menawarkan perlindungan tinggi untuk wajah berminyak, namun mengandung denatured alcohol dan berbagai alkohol lemak, yang bisa membuat kulit kering dan sensitif menjadi lebih mudah teriritasi.
Meskipun memiliki formula oil control dan tekstur ringan, pemilik kulit sensitif sebaiknya berhati-hati. Patch test sebelum penggunaan rutin sangat disarankan.
3. L'Oreal Paris UV Defender
Produk ini mengandung alcohol dena, parfum, dan beberapa bahan filter UV kimia, seperti ethylhexyl salicylate dan oxybenzone.
Bagi kulit sensitif, penggunaan sunscreen ini dapat berisiko menimbulkan kemerahan atau rasa terbakar ringan, terutama saat diaplikasikan di area wajah yang tipis dan sensitif.
4. Emina Sun Battle SPF 30 PA+++
Emina Sun Battle memiliki formula ringan dan banyak disukai remaja. Sayangnya, produk ini juga mengandung alkohol, parfum, dan beberapa bahan kimia filter UV yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit sensitif.
Untuk kulit sensitif, selalu disarankan melakukan patch test atau memilih alternatif sunscreen mineral dengan zinc oxide atau titanium dioxide.