5 Amalan Utama di Akhir Bulan Sya'ban, Sambut Ramadan dengan Hati yang Suci

M Nurhadi Suara.Com
Selasa, 10 Februari 2026 | 07:14 WIB
5 Amalan Utama di Akhir Bulan Sya'ban, Sambut Ramadan dengan Hati yang Suci
Ilustrasi beribadah (freepik)

Suara.com - Bulan Syakban sering kali disebut sebagai "pintu gerbang" menuju Ramadan. Ibarat seorang tamu agung yang akan berkunjung ke rumah, kita tentu tidak ingin menyambutnya dalam kondisi rumah yang berantakan. Begitu pula dengan hati dan amal ibadah kita.

Menjelang berakhirnya Syakban, ada beberapa amalan penting yang bisa kita lakukan agar ketika hilal Ramadan muncul, kita sudah dalam kondisi "siap tempur". Berikut adalah amalan sederhana namun bermakna yang bisa Anda terapkan:

1. Menuntaskan Hutang Puasa (Qadha)

Hal terpenting yang harus didahulukan adalah memastikan tidak ada beban hutang puasa tahun lalu yang tersisa.

Bagi kaum wanita atau siapa pun yang sempat berhalangan di Ramadan sebelumnya, akhir Syakban adalah batas waktu terakhir untuk melunasi qadha.

Menyelesaikan kewajiban ini adalah bentuk ketaatan dan kesungguhan kita menghargai bulan suci yang akan datang.

2. Mempererat Silaturahmi dan Memohon Maaf

Ramadan adalah bulan penuh ampunan. Namun, sulit bagi kita untuk mendapatkan ampunan dari Sang Pencipta jika kita masih menyimpan dendam atau sakit hati dengan sesama manusia.

Manfaatkan hari-hari terakhir Syakban untuk menghubungi orang tua, saudara, dan teman. Meminta maaf dengan tulus akan membuat hati terasa lebih ringan dan bersih saat memasuki bulan puasa.

Baca Juga: Program Makan Bergizi Tetap Jalan Selama Ramadan, BGN Siapkan Empat Skema Pelayanan Ini!

3. Memperbanyak Doa dan Istighfar

Salah satu doa yang masyhur dipanjatkan adalah permohonan agar kita disampaikan ke bulan Ramadan dalam keadaan sehat dan iman yang kuat.

Selain itu, perbanyaklah istighfar untuk membersihkan noda-noda dosa di hati, agar cahaya keberkahan Ramadan dapat masuk dengan sempurna ke dalam jiwa kita.

4. Mempersiapkan Ilmu dan Target Ibadah

Jangan biarkan Ramadan berlalu hanya sebagai rutinitas menahan lapar. Mulailah membaca kembali fikih puasa dan tentukan target pribadi.

Misalnya, target khatam Al-Qur'an, jumlah sedekah harian, atau konsistensi salat tarawih. Persiapan mental ini sangat krusial agar kita memiliki arah yang jelas selama sebulan penuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI